CIANJUR,  [KC].- Pemerintah Kabupaten Cianjur kesulitan untuk menempatkan sejumlah calon transmigrasi yang telah mendaftarkan diri. Pasalnya, kesempatan untuk menjadi transmigrasi yang dibaiaya pemerintah jumlahnya sangat terbatas. Pada tahun 2014 saja, Pemkab Cianjur hanya bisa memberangkatkan 7 Kepala Keluarga atau sekitar 28 jiwa.

Kepala Dinas Sosial Tenaga Kerja dan Transmigrasi (Dinsosnakertrans) Kabupaten Cianjur H. Sumitra melalui Kepala Bidamg Transmigrasi, Asep Nazarudin mengatakan, minimnya kuota untuk peserta transmigrasi tersebut membuat sejumlah pendaftar harus menjadi daftar tunggu. Pemberangkatannya tergantung kesempatan yang tersedia.

"Jatahnya memang minim sekali, sementara yang daftar sangat banyak. Ini yang tidak seimbang dan menjadi persoalan tersendiri. Karena masyarakat yang mendaftar menjadi tranmigran itu memang benar-benar mengharapkan penghidupan yang lebih baik. Mereka ingin merubah nasibnya," kata Asep didampingi staf pelaksana Budi Mulyana, Senin (2/3/2015).

Dikatakan Asep, pada tahun 2014 jumlah pendaftar yang ingin menjadi peserta transmigran mencapai sekitar 190 KK. Sementara yang diberangkatkan hanya 7 KK. "Berarti sebanyak 183 KK masuk daftar tunggu. Itu belum termasuk yang mendaftar pada tahun ini, jumlahnya akan semakin bertambah," katanya.

Jumlah kuota transmigran keluar pulau jawa cenderung menurun. Hal itu tergantung dengan kesepahaman antar daerah tujuan dengan pemerintah daerah. "Salah satu faktornya tidak lain adalah masalah anggaran. Kalau anggarannya mencukupi, kemungkinan semua pendaftar transmigran bisa diberangkatkan ke daerah tujuan," paparnya.

Dikatakan Asep, untuk tahun 2015 pihaknya belum mengetahui persis berapa jumlah kuota yang diberikan. Saat ini masih dalam tahap koordinasi dengan provinsi,  penyusunan draf kesepkatn MoU. "Dari situ kita harus menyiapkan ruang lingkup, komunikasi, iformasi dan edukasi. Dilanjutkan dengan survei potensi kawasan dan fasilitasi penyediaan tanah perencanaan tata ruang permukiman transmigrasi," paparnya.

Dengan demikian untuk menentukan lokasi tujuan transmigrasi masih memerlukan waktu panjang. Sementara jumlah pendaftar semakin meningkat. "Ini yang menjadi problema, harus kita hadapi dan kita carikan penyelesaiannya. Kalau mengandalkan pemerintah, memang harus sabar, kecuali mau mandiri," tegas Asep.

Hingga saat ini jumlah transmigran ke luar pulau jawa asal Kabupaten Cianjur yang terdata mencapai 473 KK dengan jiwa mencapai 1.879. "Itu terhitung pemberangkatan dari tahun 2000 hingga 2013. Diantara mereka ada yang sudah berhasil dan ada juga yang kurang berhasil," paparnya  [KC-02]**.
Axact

Kabar Cianjur

Pemimpin Redaksi : Asep Moh. Muhsin, Redaktur Pelaksana : Mustofa, Wartawan/Reporter : Asep M, Iman Sulaiman, Yedi Mulyadi, Ahmad Jaelani, Muhammad Fikri, Produksi TV : Aves Marley.Kantor Redaksi Kabar Cianjur : Jl. Siliwangi Kp. Kebonmanggu Sawahgede Cianjur 085724070444

Post A Comment:

0 comments:

Terima Kasih atas saran, masukan, dan komentar anda.