CIANJUR, [KC].- Hari ini, Jum'at (17/4/2015) Dewan Pimpinan Daerah Partai Demokrasi Perjuangan (DPD PDI-P) Jawa Barat dijawalkan akan melakukan verifikasi faktual terhadap berkas bakal calon bupati. Salah satunya berkas yang disampaikan Wakil Bupati Cianjur H. Suranto.

Sebagaimana diketahui orang nomor dua di Cianjur itu telah mengembalikan berkas formulir pendaftaran sebagai calon bupati ke DPC PDI-P Kabupaten Cianjur baru-baru ini. Suranto juga mendaftar di Partai Hati Nurani Rakyat (Hanura) dan partai Persatuan Pembangunan (PPP)

Ketua Tim Pelangi (tim pemenangan H Suranto, red), KH M. Choirul Anam MZD, mengatakan, proses verifikasi faktual itu dilakukan sebagai bagian dari tahapan yang harus dilalui oleh setiap orang yang mendaftarkan dirinya untuk maju dalam pertarungan pemilihan kepala daerah (Pilkada) Kabupaten Cianjur 2015.

"Kalau melihat berkas Pak Suranto sudah lengkap semuanya. Tinggal menjalani verifikasi faktual di DPD PDI-P Jawa Barat," kata Choirul.

Dikatakan kyai yang juga Ketua Pengurus Cabang Nahdlatul Ulama (PCNU) Kabupaten Cianjur itu, Suranto sendiri dimungkinkan tidak bisa menghadiri secara langsung proses tersebut dikarenakan dia masih disibukkan dengan tugas dan kewajibannya sebagai wakil bupati Cianjur.

“Tugas dan kewajibannya sebagai wakil bupati itu tidak bisa ditinggalkannya, karena itu adalah pertanggungjawabannya kepada masyarakat selaku wakil bupati," kata Choirul yang mengaku telah mendapatkan mandat dari Suranto untuk datang mewakilinya dalam verifikasi faktual itu.

Pihaknya juga mengaku telah berkomunikasi dengan DPD PDI-P Jabar yang sangat menghormati dan respek terhadap keputusan Suranto yang lebih mengutamakan tugas dan kewajibannya sebagai wakil bupati.
“Nanti saya yang akan mewakili beliau. DPD PDI-P Jabar malah sangat menghargai Pak Suranto yang mengutamakan tugas dan kewajibannya,” sambungnya.

Ketua DPC PDI-P Kabupaten Cianjur, Budiono menyatakan, verifikasi faktual itu akan dilaksanakan selama satu hari penuh dan dijadwalkan dimulai pada pukul 08.00 WIB. Proses verifikasi itu sendiri, lanjut dia, akan dilakukan langsung oleh DPD PDI-P Jabar.

"Kami di DPC hanya membuka dan menerima pendaftaran saja. Kalau verifikasi ya langsung DPD sendiri yang melakukan,” terang pria yang juga anggota DPRD Jawa Barat itu.

Pria yang akrab dipanggil Romo itu menambahkan, setelah proses verifikasi tersebut, selanjutkan akan dilakukan survei terhadap seluruh calon yang sudah mendaftar itu. Adapun lembaga survei yang ditunjuk adalah lembaga survei independen dan terpercaya serta bukan kelas abal-abal alias pesanan.

“Ada dua lembaga survei langsung dari Jakarta. Itu lembaga yang terpercaya, idependen dan terpercaya. Jadi tidak bisa direkayasa hasilnya. Bukan lembaga survei abal-abal atau pesanan,” tegas Romo.

Hasil survei akan menjadi bahan pertimbangan utama untuk diajukan ke DPP PDI-P di Jakarta serta akhirnya ditetapkan sebagai calon yang diusung oleh PDI-P dalam pertarungan pilkada Kabupaten Cianjur yang akan digelar pada 9 Desember 2015 mendatang.

“Kalau nantinya DPP sudah menetapkan sebagai calon dari PDI-P, tentu kami akan berjuang mati-matian untuk mengusung dan mengawalnya menjadi bupati Cianjur untuk periode lima tahun mendatang. Itu harus dilakukan agar Cianjur bisa lebih baik," katanya [KC-02/gp]**.
Axact

Kabar Cianjur

Pemimpin Redaksi : Asep Moh. Muhsin, Redaktur Pelaksana : Mustofa, Wartawan/Reporter : Asep M, Iman Sulaiman, Yedi Mulyadi, Ahmad Jaelani, Muhammad Fikri, Produksi TV : Aves Marley.Kantor Redaksi Kabar Cianjur : Jl. Siliwangi Kp. Kebonmanggu Sawahgede Cianjur 085724070444

Post A Comment:

0 comments:

Terima Kasih atas saran, masukan, dan komentar anda.