CIANJUR, [KC].- Kekawatiran terhadap adanya gangguan teknik terkait pelaksanaan Ujian Nasional Computer Based Test (UN-CBT) ternyata tidak terbukti. Hari pertama pelaksanaan UN-CBT di Kabupaten Cianjur relatif lancar. Tiga sekolah yang menyelenggaran UN sistem online yakni SMK Al Ittihad, SMAN 1 dan SMK Bina Nusantara melaksanakan tepat waktu.
Kejadian sewaktu try out semisal perbedaan absensi denganidentitas siswa tidak lagi terjadi. Demikian juga adanya soal yang tidak jelas atau kabur, saat pelaksanaan UN-CBT hari pertama sudah tidak terjadi lagi.
Berdasarkan pantauan, pelaksanaan UN-CBT diawali dengan breafing antar proktor pada pukul 07.00 WIB untuk mempersiapkan berbagai hal. Selanjutnya pada pukul 07.30 secara serentak dimulai pelaksanaan UN-CBT untuk season pertama. Para siswa yang sudah memiliki identitas masing-masing memasukkan identitas dengan login kemudian memasukkan pasword masing-masing.
Meski sudah login, para siswa belum mendapatkan soal yang harus dikerjain, melainkan para siswa terlebih dahulu harus memasukkan token masing-masing yang sudah ditentukan dari kementerian pendidikan. Setelah itu baru mereka bisa memunculkan soal dan bisa dikerjakan.
Kepala SMK Al Ittihad, Anton mengatakan, secara umum season pertama pelaksanaan UN berjalan lancar. Meski ada sedikit kendala teknis, namun dengan cepat bisa teratasi tanpa mengganggu pelaksanaan UN-CBT.
"Tadi memang sempat ada gangguan jaringan dari klien ke server tidak konek, namun setelah dilakukan penggantian komputer dengan laptop bisa berjalan normal kembali tanpa harus mengganggu pelaksanaan UN-CBT," kata Anton saat dihubungi, Senin (13/4/2015).
Dikatakan Anton, pelaksanaan UN disekolah yag dipimpinnya berjalan sesuai dengan harapan. Para siswa yang melaksanakan UN-CBT tidak lagi grogi. Semua itu tidak terlepas dari latihan-latihan yang sudah dilaksanakan. Dalam pelaksanaanya tidak terjadi perbedaan.
"Kelihatannya para siswa bisa melaksanakan dengan UN-CBT ini, mereka terlihat tersenyum setelah menyelesaikan soal. Kita harapkan hingga selesai pelaksanaan UN-CBT berjalan sesuai yang kita harapkan, kalaupun ada sedikit kendala yang terpenting bisa teratasi dan tidak mengganggu jalannya UN," paparnya.
Hal yang tidak jauh berbeda juga terjadi si SMAN 1 Cianjur, pelaksanaan UN-CBT disekolah unggulan itu berjalan sesuai dengan harapan. Bahkan untuk antisipasi terjadinya gangguan jaringan sekolah tersebut menggunakan sambungan internet melebihi yang disarankan.
"Kita menggunakan jaringan internet FO (fiber optic) dengan kapasitas 2 mega global dan lima domestik. Ini melebihi yang disarankan sebesar 1 mega. Kita ingin pelaksanaan ujian online ini sukses, tidak ada yang namanya gangguan, apalagi gangguan jaringan," kata Kepala Sekolah SMAN 1 Cianjur, Engkus Daryana didampingi Proktor utama Didin Haerudin.
Untuk tenaga listrik, pihaknya telah langsung mendatangi PLN. Pihak PLN memberikan garansi selama pelaksanaan UN-CBT diupayakan tidak ada gangguan pemadaman. "PLN menjanjikan manufer jaringan khusu disekolah yang menggelar UN-CBT. Tapi kita juga siapkan jenset sebagai antisipasinya," katanya.
Pada hari pertama pelaksanaan UN-CBT, sebanyak 401 siswa yang terdiri dari tiga jurusan yakni Bahasa, IPS dan IPA semua mengikuti ujian. Jika terdapat siswa yang tidak bisa mengikuti dengan alasan sakit atau terlambat diberikan kesempatan untuk ujian susulan.
"Pelaksanaan UN-CBT secara umum berjalan lancar pada hari pertama season pertama ini. Mudah-mudahan hingga selesai juga berjalan sesuai yang diharapkan, tidak ada gangguan teknis maupun non teknis," tegasnya. [KC-02]**.











Axact

Kabar Cianjur

Pemimpin Redaksi : Asep Moh. Muhsin, Redaktur Pelaksana : Mustofa, Wartawan/Reporter : Asep M, Iman Sulaiman, Yedi Mulyadi, Ahmad Jaelani, Muhammad Fikri, Produksi TV : Aves Marley.Kantor Redaksi Kabar Cianjur : Jl. Siliwangi Kp. Kebonmanggu Sawahgede Cianjur 085724070444

Post A Comment:

0 comments:

Terima Kasih atas saran, masukan, dan komentar anda.