CIANJUR, [KC].- Ribuan warga yang tersebar di sejumlah Desa di Kabupaten Cianjur saat ini rawan ketersediaan air bersih. Sejumlah upaya tengah dilakukan untuk memenuhi kebutuhan air bersih di wilayah beberapa desa tersebut. Salah satunya dengan melakukan droping air bersih melalaui tangki khusus yang disiapkan.

Kepala Dinas Tata Ruang dan Permukiman (Distarkim) Kabupaten Cianjur, Yoni Raleda melalui Kepala Bidang (Kabid) Air Bersih dan Sanitasi, Yudi Pratidi membenarkan sejumlah desa di Cianjur saat ini rawan ketersediaan air bersih. Desa-desa tersebut diantaranya Desa Kertasari dan Desa Kertamukti Kecamatan Haurwangi, Desa Girimukti Kecamatan Cibeber dan Desa Hamerang Kecamatan Cibinong

"Yang sangat rentan dan rawan air bersih itu Desa Kerta Mukti Kecamatan Haurwangi dan Desa Hamerang Kecamatan Cibinong. Untuk yang di Haurwangi desa itu berbatasan langsung dengan sungai Citarum sedangkan yang di Cibinong lokasinya diapit oleh bukit yang kiri kanannya jurang. Ini sangat rentan dan rawan air bersih," kata Yudi saat ditemui, Rabu (29/4/2015).

Untuk menangani kebutuhan air bersih tersebut saat ini tengah dilakukan berbagai upaya. Mulai dari droping air bersih dengan menggunakan tangki air dan hydran umum. "Kita droping air ke sejumlah desa itu melalui tangki air dan kita simpan di desa. Kita juga menggunakan hydran umum yang bekerjasama dengan PDAM," kata Yudi.

Tidak hanya itu, saat ini secara bertahap desa-desa yang rawan air bersih itu tengah dilakukan pembangunan sarana air bersih melalui pembangunan sumur bor. Sejumlah desa juga dibangunkan sarana air bersih melalui pemanfaatan sumber air yang terdekat dan bisa digunakan untuk kebutuhan jangka panjang.

"Ada sejumlah desa yang rawan air bersih tahun ini kita bangunkan sarana air bersih melalui program sumur bor. Kita buatkan sumor bor ini sampai kesambungan instalasi kerumah warga. Hanya saja semuanya secara bertahap, berdasarkan usulan dan skala prioritas," paparnya.

Dijelaskan Yudi, pada tahun 2015 ini ada 15 titik pembangunan sumur bor untuk melayani kebutuhan masyarakat akan air bersih. Ke 15 titik sumor bor tersebut diantaranya berada di Desa Cirumput Kecamatan Cugenang, Desa Karangwangi Kecamatan Cidaun, Desa Cikidang Bayabang Kecamatan Mande, Desa Pamoyanan Kecamatan Cibinong, Desa Caringin Kecamatan Cijati, Desa Merkarlaksana Kecamatan Cikadu, Desa Cibodas Kecamatan Cijati, Desa Sukamulya Kecamatan Naringgul, Desa Kertasari Kecamatan Haurwangi, Desa Sukaluyu Kecamatan Sukaluyu, Desa Mangunkerta Kecamatan Cugenang, Desa Buniwangi Kecamatan Pagelaran, Desa Hamerang Kecamatan Cibinong, Desa Sindangresmi dan Bumbangsari Kecamatan Takokak.

"Untuk anggaran pembangunan sumor bor ini bersumber dari Dana Alokasi Khusus (DAK) tahun 2015 senilai Rp 5 milyaran. Saat ini masih dalam proses pelalangan. Dalam pelaksanaanya nanti harus sambungan rumah. Kalau dulu HU (Hidran Umum), sekarang wajib sambungan rumah. Minimalnya ada sampling, sesuai dengan air," tegasnya  [KC-02]**.
Axact

Kabar Cianjur

Pemimpin Redaksi : Asep Moh. Muhsin, Redaktur Pelaksana : Mustofa, Wartawan/Reporter : Asep M, Iman Sulaiman, Yedi Mulyadi, Ahmad Jaelani, Muhammad Fikri, Produksi TV : Aves Marley.Kantor Redaksi Kabar Cianjur : Jl. Siliwangi Kp. Kebonmanggu Sawahgede Cianjur 085724070444

Post A Comment:

0 comments:

Terima Kasih atas saran, masukan, dan komentar anda.