CIANJUR, [KC].- Sebanyak 78 siswa SMP/MTs di Kabupaten Cianjur ternyata tidak bisa mengikuti Ujian Nasional Paper Based Test (UN-PBT) dengan berbagai alasan. Mereka akan diikutkan kembali dalam UN-PBT susulan yang akan dilaksanakan mulai Senin-Jum'at (11-15/5/2015).

Kepala Bidang (Kabid) SMP Dinas Pendidikan Kabupaten Cianjur, Rosidin, mengungkapkan, jumlah siswa yang tidak hadir dalam pelaksanaan UN-PBT pekan lalu itu diketahui setelah setiap sekolah di sub rayon melaporkan tingkat kahadiran para siswanya. Setelah dilakukan rekap ternyata ada sekitar 78 siswa yang diketahui tidak hadir.

"Ada berbagai alasan mereka tidak bisa mengikuti UN-PBT, salah satunya sakit. Kita tidak bisa memaksakan, mereka masih memiliki kesempatan untuk mengikuti UN-PBT susulan. Kita harapkan para siswa yang semula tidak hadir saat UN-PBT bisa hadir seluruhnya pada UN-PBT susulannya," kata Rosidin saat dihubungi, Minggu (10/5/2015).

Dikatakan Rosidin, pelaksanaan UN-PBT susulan akan diselenggarakan di masing-masing sub rayon dengan pengawasan dari para guru yang ada di sub rayon tersebut. "Kalau soal ujiannya sudah disiapkan jauh-jauh hari bersamaan soal UN-PBT. Kondisi soalnya juga terjaga kerhasiannya, masih disegel dan dalam pengawasan aparat kepolisian," tegasnya.

Jika dalam UN-PBT susulan masih saja ada siswa yang tidak hadir, siswa tersebut akan dikembalikan ke sekolahnya masing-masing untuk kelulusannya. Mereka masih bisa saja lulus asal memenuhi segala persyaratan. Karena kelulusan sekolah untuk tahun ini tidak berdasar atas hasil UN-PBT.

"UN tidak menjadi dasar utama kelulusan siswa. Pihak sekolah yang memiliki kewenangan siswa itu lulus atau tidak. Termasuk siswa yang tidak ikut UN-PBT bisa saja lulus jika memenuhi persyaratan seperti ikut proses kegiatan belajar mengajar selama selama masa belajar dan nilainya baik serta berkelakuan baik," tegas Rosidin.

Ketua sub rayon III, Susila Direja mengaku, seluruh siswa diwilayah sub rayonIII yang meliputi Kecamatan Cugenang, Pacet, Cipanas dan Cikalongkulon mengikuti UN-PBT. Dengan demikian pada pelaksanaan UN-PBT susulan ini tidak ada satupun siswa daru sub rayon III yang ikut.

"Alhamdulillah seluruh siswa diwilayah jangkauan sub rayon III semuanya sudah ikut UN-PBT. Sehingga kami bisa lebih santai, tidak harus mempersipakan UN-PBT susulan. Kita hanya menunggu hasil pengumumannya saja," kata Susila saat ditemui terpisah.

Susila mengharapkan, meski UN saat ini tidak menjadi dasar kelulusan siswa, tapi pihaknya menginginkan nilai UN bisa lebih baik dari tahun-tÀhun sebelumnya. "Saat persiapan UN kita tidak jauh berbeda dengan tahun-tahun sebelumnya, hanya saat ini siswa lebih tenang. Tapi tetap kita berharap hasilnya bisa maksimal sebagai tolak ukur keberhasilan selama siswa mengikuti kegiatan belajar mengajar," katanya [KC-02]**.






Axact

Kabar Cianjur

Pemimpin Redaksi : Asep Moh. Muhsin, Redaktur Pelaksana : Mustofa, Wartawan/Reporter : Asep M, Iman Sulaiman, Yedi Mulyadi, Ahmad Jaelani, Muhammad Fikri, Produksi TV : Aves Marley.Kantor Redaksi Kabar Cianjur : Jl. Siliwangi Kp. Kebonmanggu Sawahgede Cianjur 085724070444

Post A Comment:

0 comments:

Terima Kasih atas saran, masukan, dan komentar anda.