CIANJUR, [KC].- Badan Narkotika Nasional Kabupaten (BNNK) Cianjur berhasil mengamankan tiga orang pengkonsumsi narkoba jenis ganja.Ketiga orang tersebut diamankan setelah pihak BNNK makukan test urine dan hasilnya ketiganya positif mengkonsumsi narkoba.

Kepala BNNK Cianjur Hendrik membenarkan telah mengamnkan yiga orang yang positif mengkonsumsi ganja. Ketiga orang itu diamankan tidak secara bersamaan. Pertama BNNK berhasil mengamankan dua orang berinisial AJ (29) dan A (21), warga Panembong, Kecamatan Cianjur pada Selasa (19/5/2015).

"Dari dua orang itu kami kembangkan dan hasilnya mengarah pada seorang berinisial S (29). Tanpa menunggu waktu lama kami bergerak dan pada Rabu (20/5/2015) petang kami berhasil mengamnkan di daerah Jebrod Kecamatan Cilaku. Setelah kami test urine, hasilnya positif konsumsi narkoba," kata Hendrik, Kamis (21/5/2015)

Dikatakan Hendrik, berdasarkan penuturan AJ dan A, keduanya mengaku sudah lama berteman dan mengenal S. Mereka juga mengakui sudah sering mengkonsumsi narkoba jenis ganja secara bersama-sama. "Saat kami amankan S itu tengah berjualan baju koko dipinggir jalan. Ia juga ternyata berprofesi sebagai tukang ojeg," katanya.

Untuk tindak lanjutnya, hasil dari assisment, pihak BNNK memutuskan untuk mengirim AJ ke Balai Rehabilitasi Sosial Pamardi Putera di Lembang, Bandung. Aj ditengarai hanya sebagai pengguna bukan pengedar. Sedangkan A, meski juga sebagai pengguna, namun pihak BNNK belum mengirim untuk direhab lantaran masih ada upaya pendalaman karena S ini di dapat dari keterangan A.

Pihaknya mengakui, saat mengamankan ketiganya, tidak didapati Barang Bukti (BB) daun haram itu. "Karena mereka itu sebagai pengguna, ini hasil dari pemeriksaan dan intrograsi yang kami lakukan," jelasnya.
Karena hanya sebagai pengguna golongan I jenis ganja untuk konsumsi sendiri, BNNK mrekomendasikan untuk menjalani rehabilitasi inap di Balai Rehabilitasi Sosial Pamardi Putera di Lembang, Bandung. "Kita harapkan selama direhab bisa mendapatkan keterampilan dan setelah sembuh bisa kembali ke kehidupan yang tentu lebih baik," harapnya.

Kendati telah berhasil mengamankan tiga orang pengkonsumsi narkoba, BNNK masih terus melakukan pengembangan lebih lanjut untuk menyelidiki jaringan narkotika berkaitan dengan kasus penyalahgunaan narkotika. Hal itu mengingat peredaran narkoba di Cianjur sudah menyebar ke berbagai lapisan masyarakat.
"Peredaran narkoba ini sudah menyebar ke berbagai kalangan. Lihat saja AJ, ia ini broker kendaraan bekas, sedangkan A bekerja di salon, lalu S profesinya sebagai tukang ojeg dan berjualan baju. Ini kan berarti bahwa peredaran narkoba sudah menyebar ke berbagai lapisan masyarakat," jelas Hendrik.

Melihat fenomena yang terjadi pihaknya berharap, agar masyarakat tidak ragu-ragu untuk melaporkan jika menemui adanya penyebaran narkotika di lingkungannya masing-masing. Kalaupun ada kerabat, teman atau keluarga sekalipun yang terjerat narkoba, kalau memang ia hanya sebagai penyalahguna, maka pihaknya akan merekomendasikan untuk menjalani rehabilitasi.

"Kami BNNK sangat menunggu jika ada masyarakat atau keluarganya yang benar-benar menjadi penyalahguna narkoba bukan pengedar akan direkomendasikan untuk direhab, jangan takut. Tapi kalau untuk pengedar kami tanpa ampun, kami proses sesuai hukum yang berlaku," tegasnya [KC-02/gp]**








Axact

Kabar Cianjur

Pemimpin Redaksi : Asep Moh. Muhsin, Redaktur Pelaksana : Mustofa, Wartawan/Reporter : Asep M, Iman Sulaiman, Yedi Mulyadi, Ahmad Jaelani, Muhammad Fikri, Produksi TV : Aves Marley.Kantor Redaksi Kabar Cianjur : Jl. Siliwangi Kp. Kebonmanggu Sawahgede Cianjur 085724070444

Post A Comment:

0 comments:

Terima Kasih atas saran, masukan, dan komentar anda.