CIANJUR, [KC].- Karut marutnya data kependudukan membuat Dinas Kependudukan dan Catatan Sipil (Disdukcapil) Kabupaten Cianjur tharus bekerja keras untuk membenahi. Melalui perekaman data e-KTP diharapkan data kependudukan bisa lebih dipertanggungjawabkan.

"Saat ini terus kita benahi. Sejumlah data yang tidak valid kita lakukan perubahan. Kita klarifikasi kepada yang bersangkutan. Setelah valid kita lakukan perekaman dan menjadi data kependudukan," kata Kepala Bidang
Pendaftaran dan Informasi Kependudukan Dinas Kependudukan dan Catatan Sipil (Disdukcapil) Kabupaten Cianjur, Sulastri, Rabu (20/5/2015).

Sulastri mengakui, saat ini ada sejumlah data kependudukan yang tidak valid. Kondisi tersebut tidak bisa dibiarkan. Secara perlahan pihaknya terus memperbaiki kesalahan-kesalahan data melalui perekaman e-KTP. "Dengan perekaman e-KTP data dipastikan lebih aman, karena sistemnya langsung terintegrasi dengan pemerintah pusat," katanya.

Untuk memperbaiki data kependudukan Disdukcapil tidak bisa bekerja sendiri. Partisipasi masyarakat sangat dibutuhkan untuk mengetahui valid atau tidaknya data penduduk tersebut. "Masyarakat perlu pro aktif mengecek datanya sendiri ke Disdukcapil. Kami sejak 1 Nopember 2014 telah melakukan pencetakan e-KTP dan perekamannya. Ini harus dimanfaatkan," kata Sulastri.

Selain melalui e-KTP, masyarakat juga bisa melakukan pengecekan data tentang Kartu Keluarga (KK). Tidak menutup kemungkinan diantara data tersebut ada yang tidak valis. "Untuk pencetakan KK, per 1 Januari 2014 sudah ditanda tangani oleh Kepala Disdukcapil, dan di cetak di dinas. Ini sebagai antisipasi juga terjadinya kesalahan data kependudukan," katanya.

Kesalahan penulisan nama dan identitas lain masuk ke KK tidak menutup kemungkinan terjadi. Makanya perlu adanya pengecekan. "Mungkin saja ada kesalahan nama atau ada identitas lain, ini perlu dilakukan pembenahan. Secara bertahap kita lakukan itu sehingga nantinya data itu benar-benar bisa dipertanggungjawabkan," tegasnya.

Seorang warga Guruh Permadi (30) sangat terkejut saat menyaksikan prin out KK miliknya ternyata tercantum nama orang lain. Padahal ia mengaku tidak pernah mengenal orang yang tercantum dalam KK itu.
"Aneh saja, kenal juga tidak masa namanya ada di KK saya. Ini jelas-jelas sudah tidak bisa dibiarkan. Siapa yang harus bertanggungjawab, karena saat itu saya buatnya di kantor kecamatan," kata Guruh ditemui di Kantor Disdukcapil Cianjur.

Guruh sangat menyayangkan adanya kesalahan data yang terjadi dalam identitas kependudukan. "Saya tidak menuduh siapa yang salah tapi semua sudah terjadi, ini harus diperbaiki. Jangan sampai hal-hal seperti yang menimpa saya ini terjadi. Disdukcapil harus bisa memperbaiki sitemnya dan harus selekstif dalam menerbitkan identitas kependudukan," harapnya [KC-02]**






Axact

Kabar Cianjur

Pemimpin Redaksi : Asep Moh. Muhsin, Redaktur Pelaksana : Mustofa, Wartawan/Reporter : Asep M, Iman Sulaiman, Yedi Mulyadi, Ahmad Jaelani, Muhammad Fikri, Produksi TV : Aves Marley.Kantor Redaksi Kabar Cianjur : Jl. Siliwangi Kp. Kebonmanggu Sawahgede Cianjur 085724070444

Post A Comment:

0 comments:

Terima Kasih atas saran, masukan, dan komentar anda.