CIANJUR, [KC].- Sejumlah buruh yang tergabung dalam Federasi Perjuangan Buruh Indonesia (FPBI) Kabupaten Cianjur menggelar unjuk rasa di bundaran tugu Ngaos, Mamaos dan Maenpo, Jalan KH. Abdullah bin Nuh. Sebelum menggelar aksi, para buruh menyempatkan diri berziarah ke makam Dewan Buruh di Ciloto Puncak Cipanas.

Dalam aksinya, para buruh meminta adanya penyesuaian upah buruh sebanding dengan kebutuhan. Upah Minimum Kabupaten (UMK) senilai Rp 1,6 juta dirasakan tidak mencukupi untuk memenuhi kebutuhan hidup yang semakin hari kian meningkat.

"Semuanya itu dilihat dan dibandingkan. Harga kebutuhan pokok di Bekasi, Karawang, Cianjur, semuanya sama, sementara upahnya berbeda. Kami menuntut upah naik diselaraskan dengan kebutuhan," kata Koordinator aksi, Gagan Solehudin dalam orasinya.

Tidak hanya masalah upah, buruh juga meminta adanya penghapusan kerja sistem kontrak. Buruh menganggap sistem kerja kontrak merupakan bentuk penjajahan baru. Untuk itulah para buruh yang tergabung dalam FPBI akan terus memperjuangkan pemenuhan hak-hak buruh.

"Kami akan terus berjuang untuk memperjuangkan hak kami selaku buruh. Ini sebagai pertahanan kami, sekaligus perlawanan terhadap ancaman-ancaman liberalisasi ketenagakerjaan yang masih saja terjadi," tegasnya.

Menyikapi UMK Cianjur sebesar Rp 1.648.000,-, menurut Gagan, jumlah tersebut masih saja belum idial. "Kami ingin menuntut upah kami menjadi Rp 1.748 ribu," paparnya.

Disaat para buruh terus menyuarakan perjuangan di bundaran tuga Ngaso Mamaos dan Maenpo, sejumlah aparat kepolisian Polres Cianjur malah membagi-bagikan bunga kepada para buruh yang tengah berunjuk rasa. Pembagian bunga tersebut dipimpin langsung Kapolres Cianjur AKBP Asep Guntur Rahayu.
.
"Kami dari aparat kepolisian memberikan selamat kepada para buruh yang merayakan hari buruh pada tanggal 1 Mei ini. Sebagaimana telah diatur undang-undang, buruh boleh-boleh saja menyampaikan aspirasi mereka asal dilakukan dengan tertib," kata Asep di sela-sela aksi.

Aksi unjuk rasa buruh di Cianjur kata Asep bisa berjalan lancar. Bahkan para buruh sebelum melakukan aksi menyempatkan diri berziarah ke makam dewan buruh di Ciloto Kecamatan Cipanas. "Tadi sebelum demo para buruh ini berziarah ke makam dewan buruh. Jika buruh ingin berunjuk rasa, yang penting buruh bisa bekerjasama dengan kepolisian menciptakan suasana tertib dan tidak anarkis," katanya [KC-02]**.







Axact

Kabar Cianjur

Pemimpin Redaksi : Asep Moh. Muhsin, Redaktur Pelaksana : Mustofa, Wartawan/Reporter : Asep M, Iman Sulaiman, Yedi Mulyadi, Ahmad Jaelani, Muhammad Fikri, Produksi TV : Aves Marley.Kantor Redaksi Kabar Cianjur : Jl. Siliwangi Kp. Kebonmanggu Sawahgede Cianjur 085724070444

Post A Comment:

0 comments:

Terima Kasih atas saran, masukan, dan komentar anda.