CIANJUR, [KC],- Cianjur adalah daerah yang santun dan budi pekerti yang menjungjung tinggi nilai-nilai religius serta mempunyai slogan gerbang marhamah (gerakan berakhaqul karimah), Dalam membangun cita cita luhur yang sesuai dengan budaya cianjur. Dalam aspek hukum positif serta hukum islam, berbagai peraturan daerah dibuat dengan sedemikian rupa untuk membangun cianjur lebih baik sesuai dengan visi misi kabupaten cianjur.

Salah satunya adalah Perda no 30 tahun 2006 adalah salah satu bentuk nyata hukum positif serta dikodifikasikan dengan hukum islam untuk membangun akhlak serta norma norma masyarakat kabupaten cianjur.

Tidak hanya disana, melihat kehidupan sosial serta permasalahan yang terjadi di kalangan masyarakat baik anak anak, pemuda/i sebagai generasi bangsa khususnya generasi dikabupaten cianjur kita Kisruh suasana politik di internal Partai Beringin Golkar yang belum juga berakhir, mempengaruhi opini publik terkait keikutsertaan calon dari partai berlambang beringin itu di Pilkada. Padahal, semua tahu sosok Ade Barkah Surachman yang telah malang melintang di percaturan politik di Cianjur, memiliki peluang besar untuk meraup suara di Pilkada mendatang.

“ Kalau masih ada upaya banding di PTUN, dan belum juga incracht hingga batas pendaftaran Cabup dan Cawabup ditutup Komisi Pemilihan Umum (KPU) Cianjur, mau tidak mau Golkar DPD Kabupaten Cianjur, hanya akan menjadi penonton dalam Pilkada nanti. Namun tentu, Golkar sebagai partai besar yang memiliki pengalaman cukup kuat dalam mengahadapi dinamika politik seperti ini, memiliki resep mujarab agar tetap ikut andil meramaikan bursa Pilkada, misalnya dengan melakukan islah” tegas Ketua Forum Pembangunan dan Pendidikan Politik Cerdas Cianjur (FP3C) Irfan Rudiwansyah, saat ditemui di sekretariatnya di Jalan baru Maleber Cianjur, kemarin.

Irvan mengungkapkan, jika kondisi terpahit harus dihadapi Golkar, maka mau tidak mau Golkar yang identik dengan sosok Ade Barkah Surachman, harus berkoalisi dengan partai lainnya. Idealnya, kata Irfan, Golkar bersinergi dengan partai besar seperti Demokrat, sehingga kemungkinan menang dalam Pilkada cukup terbuka.

Dinamika politik saat ini, terang Irfan, membuat banyak partai di parlement berlomba untuk merangkul sosok yang memiliki tingkat popularitas dan elektabilitas tinggi. Namun terlepas itu semua, pandangan masyarakat juga menentukan warna politik yang sekarang mulai memanas di Cianjur.

“ Isu yang sekarang berkembang, menyeruak nama Herman Suherman yang digadang-gadag akan maju dari Demokrat, berpasangan dengan Ade Barkah Surachman dari Golkar. Beberapa alasanpun muncul, salah satunya dianggap bisa saling menutupi saat menjalankan roda pemerintahan nanti,” cetus Irfan.

Herman dianggap Irfan, memiliki pengalaman kuat di pemerintahan dengan segudang jabatannya, sehingga tidak aneh saat melakukan tata kelola pemerintahan. Sementara kang Ade, semua pihak tahu beliau cukup matang dalam berpolitik, sehingga bisa menciptakan suasana baik antara eksekutif dengan legeslatif.

Isu tentang Herman  akan berpasangan dengan AB, sebenarnya sudah lama berhembus di social media dengan segala pro dan kontranya. Saat itu,  AB belum terlihat bergerak di lapangan untuk sosialisasi, dan mendaftarkan diri sebagai bakal calon ke beberapa Parpol.[KC.13/TB]*

Axact

Kabar Cianjur

Pemimpin Redaksi : Asep Moh. Muhsin, Redaktur Pelaksana : Mustofa, Wartawan/Reporter : Asep M, Iman Sulaiman, Yedi Mulyadi, Ahmad Jaelani, Muhammad Fikri, Produksi TV : Aves Marley.Kantor Redaksi Kabar Cianjur : Jl. Siliwangi Kp. Kebonmanggu Sawahgede Cianjur 085724070444

Post A Comment:

0 comments:

Terima Kasih atas saran, masukan, dan komentar anda.