CIANJUR, [KC],- Dalam rangka memperingati Hari Pendidikan Nasional (Hardiknas) Tahun 2015,  Sekolah Menengah Pertama (SMP) Negeri 3 Karangtengah, Kabupaten Cianjur  menggelar Upacara Peringatan Hari Pendidikan Nasional (2/4).

Wakil Kepala Sekolah Bidang Akademik SMPN 3 Karang Tengah, Muhammad Soleh, S.pd,M.pd, mengatakan peringatan Hardiknas hari ini diikuti oleh seluruh elemen sekolah, mulai dari guru, karyawan, hingga siswa dengan menggunakan pakaian korpri bagi guru dan seragam putih abu-abu bagi siswa, serta seragam pramuka bagi para petugas.

" Adapun tujuan dari kegiatan ini, yakni untuk membangkitkan rasa cinta tanah air, mengenang jasa para pahlawan pendidikan yang telah berjuang demi pendidikan di Indonesia, dan untuk meneladani mereka sehingga di era modern ini kita dapat memajukan pendidikan di Indonesia" Ungkap Soleh.

Bertindak sebagai Pembina Upacara Wakil Kepala Sekolah Bidang Akademik, Muhammad Soleh, S.Pd,M.Pd, yang membacakan sambutan Menteri Pendidikan dan Kebudayaan Republik Indonesia pada hari Pendidikan Nasional Tahun 2015.

Dalam sambutannya Muhammad Soleh menyampaikan bahwa manusia yang terdidik dan tercerahkan adalah kunci kemajuan bangsa. Jangan sesekali kita mengikuti jalan berpikir kaum kolonial di masa lalu. Fokus mereka, kaum kolonial itu adalah pada kekayaan alam saja dan tanpa peduli pada kualitas manusianya.
Kaum kolonial memang datang untuk mengeruk dan menyedot isi bumi Nusantara, menguras hasil  bumi Nusantara karena itu mereka peduli dan tahu persis data kekayaan alam kita, tetapimereka tak pernah
peduli dengan kualitas manusia di Nusantara.

Kini kita sudah 70 tahun merdeka. Kemerdekaan itu bukan hanya untuk menggulung kolonialisme, melainkan juga untuk menggelar kesejahteraan dan  keadilan sosial bagi seluruh rakyat Indonesia. Jangan sampai kita hanya tahu tentang kekayaan alam tetapi tidak tahu kualitas manusia di negeri kita. Kita harus berkonsetrasi pada peningkatan dan pengembangan kualitas manusia. Kita tidak boleh mengikuti jalan berpikir kaum kolonial yang terfokus hanya pada kekayaan alam tetapi melupakan soal kualitas manusia.

" Kata kunci dari hari Pendidikan Nasional tahun ini adalah  “Gerakan” Pendidikan harus dipandang sebagai ikhtiar kolektif seluruh bangsa. Karena itu pendidikan tidak bisa dipandang sebagai sebuah program semata. Kita harus mengajak semua elemen masyarakat untuk terlibat. Kita mendorong pendidikan menjadi gerakan semesta, yaitu gerakan yang melibatkan seluruh elemen bangsa: masyarakat merasa memiliki, pemerintah
memfasilitasi, dunia bisnis peduli, dan ormas/LSM mengorganisasi. Berbeda dengan sekadar “program”
yang perasaan memiliki atas kegiatanhanya terbatas pada para pelaksana program, sebuah “gerakan” justru
ingin menumbuhkan rasa memiliki pada semua kalangan. Mari kita ajak semua pihak untuk merasa
peduli, untuk merasa memiliki atas problematika pendidikan agar semua bersedia menjadi bagian dari
ikhtiar untuk menyelesaikan problematika itu." Ungkap Soleh. [KC.12]****
Axact

Kabar Cianjur

Pemimpin Redaksi : Asep Moh. Muhsin, Redaktur Pelaksana : Mustofa, Wartawan/Reporter : Asep M, Iman Sulaiman, Yedi Mulyadi, Ahmad Jaelani, Muhammad Fikri, Produksi TV : Aves Marley.Kantor Redaksi Kabar Cianjur : Jl. Siliwangi Kp. Kebonmanggu Sawahgede Cianjur 085724070444

Post A Comment:

0 comments:

Terima Kasih atas saran, masukan, dan komentar anda.