CIANJUR, [KC].- Ramenya pemberitaan atau kabar mengenai beredarnya beras sintetis atau plastik secara tidak langsung mempengaruhi penjual beras di pasar tradisional di Cianjur. Sejumlah pedagang beras mengaku mengalami penurunan penjualan.

Seorang pedagang di Pasar Muka Cianjur, Asep Gunawan (43) mengaku, banyak calon pembeli yang menanyakan mengenai keamanan membeli beras yang di jualnya. Ia harus meyakinkan kalau beras yang dijualnya bebas dari beras sintetis.

"Pembelinya sangat hati-hati, sampai menanyakan asal beras dari mana. Setelah kita kasih penjelasan baru mereka mau membeli. Mungkin saja ini dampak dari adanya peredaran beras sintetis yang rame diberitakan," kata Asep, pedagang yang berjualan di blok BA Nomor 242/241 Pasar Muka Cianjur.

Asep mengaku, dalam sepekan terakhir penjualan beras di kiosnya mengalami penurunan. Ia tidak mengetahui persis akibat faktor apa, sehingga penjualan berasnya terus merosot. "Gak tahu persis karena apa, tapi setelah rame masalah beras plastik, pembeli selalu bertanya asal-usul beras," kata Asep.

Dikatakan Asep, dalam kondisi normal ia mengaku mampu menjual beras 4-5 kwintal per hari, sekarang hanya mampu menjual sekitar dua kwintal, itupun susah. "Sekarang penjualan merosot, tapi harga ada sedikit kenaikan, Biasanya Ir 64 itu kita jual Rp 9 ribu, sekarang naik menjadi Rp 9.500,- per kilogram," katanya.

Pihaknya berharap, penjualan beras bisa kembali normal dengan harga terjangkau. "Sebagai pedagang hanya bisa berharap, semoga penjualan kembali normal dengan harga yang relatif terjangkau, apalagi ini mendakati bulan puasa. Mudahi-mudahan bisa segera normal," harapnya [KC-02]**
Axact

Kabar Cianjur

Pemimpin Redaksi : Asep Moh. Muhsin, Redaktur Pelaksana : Mustofa, Wartawan/Reporter : Asep M, Iman Sulaiman, Yedi Mulyadi, Ahmad Jaelani, Muhammad Fikri, Produksi TV : Aves Marley.Kantor Redaksi Kabar Cianjur : Jl. Siliwangi Kp. Kebonmanggu Sawahgede Cianjur 085724070444

Post A Comment:

0 comments:

Terima Kasih atas saran, masukan, dan komentar anda.