CIANJUR, [KC],- Tujuan Allah SWT mengisra’mi’rajkan Nabi Muhammad SAW yakni agar manusia memahami bahwa seorang khalifah itu harus menguasai dunia dan mengetahui keadaan di sekitarnya serta peristiwa-peristiwa yang terjadi di muka bumi ini. Namun penguasaan dunia ini harus diabdikan untuk penghambaan diri kepada Allah.

“Inilah  salah satu makna terdalam dari isra mi’raj yang harus kita renungkan, kemudian kita aplikasikan atau wujudkan dalam kehidupan sehari-hari,” kata Wakil Bupati Cianjur, Suranto, pada peringatan Isra Mi’raj di pesantren Peuteuycondong, Kec. Cibeber, Kamis (14/5).

Dalam riwayat isra mi’raj ini pun, jelasnya, sebelum Nabi Muhammad SAW berangkat, Allah membasuh hatinya dan mengisinya dengan iman. Hal ini memberikan pelajaran kepada manusia agar senantiasa menyunyikan hati dan mengisi iman dalam mengarungi berbagai ranah kehidupan.

“Jadi bagi seorang muslim untuk memilih calon pemimpin pun  harus dilandasi keimanan dan kesucian hati yang diabdikan kepada Allah SWT,  agar ihktiar yang dilakukannya menjadi amal ibadah,”  sebut  Suranto, yang kini mencalonkan diri sebagai bupati Cianjur periode 2015-2021 di hadapan ratusan ibu-ibu di pesantren itu.  

Disebutkannya, memang nilai-nilai keimanan ini harus melandasi setiap praktek kehidupan muslim. Karena Islam tidak sekadar ritual saja. Urusan menciptakan lapangan kerja, menekan angka kemiskinan, program pemberdayaan perempuan, atau mendekatkan pelayanan  kesehatan juga, semuanya merupakan praktek keislaman. [KC.10/SMC]**
Axact

Kabar Cianjur

Pemimpin Redaksi : Asep Moh. Muhsin, Redaktur Pelaksana : Mustofa, Wartawan/Reporter : Asep M, Iman Sulaiman, Yedi Mulyadi, Ahmad Jaelani, Muhammad Fikri, Produksi TV : Aves Marley.Kantor Redaksi Kabar Cianjur : Jl. Siliwangi Kp. Kebonmanggu Sawahgede Cianjur 085724070444

Post A Comment:

0 comments:

Terima Kasih atas saran, masukan, dan komentar anda.