CIANJUR, [KC].- Dinas Kebudayaan dan Pariwisata (Disbudpar) Kabupaten Cianjur kesulitan mendapatkan lahan untuk pembangunan Gedung Kesenian. Padahal Pemerintah Provinsi (Pemprov) Jawa Barat telah siap mengalokasikan anggaran senilai Rp 10 miliar buat pembangunan gedung yang akan menjadi pusat kesenian itu.

Sekretaris Disbudpar Kabupaten Cianjur, Rita Nanjar Prianti mengungkapkan, pembangunan gedung kesenian itu terkendala masalah pengadaan lahannya. Hingga saat ini belum ada lahan yang akan dibebaskan karena keterbatasan anggaran daerah.

"Kalau dari pemprov sudah menyanggupi anggaran pembangunanannya. Kita hanya diminta menyiapkan lahan sekitar dua hektar dan membuat DED (Detail engineering Design)," kata Rita saat ditemui disuatu kegiatan, Jum'at (5/6/2015).

Pihak provinsi kata Rita, menyanggupi anggaran Rp 10 miliar untuk pembangunan gedung kesenian pada tahun anggaran 2017. Ada waktu sekitar satu tahun lebih untuk menyiapkan lahan yang dibutuhkan.

"Kalau mencari lahannya saya rasa tidak begitu sulit, tapi menyiapkan anggaran untuk pembebasan lahan itu yang tidak mudah. Kita akan berjuang agar mendapatkan anggaran untuk pengadaan lahan yang representatif buat pembangunan gedung kesenian," kata Rita.

Jika bisa segera terwujud, Cianjur akan memiliki gedung kesenian. Seluruh kegiatan yang terkait dengan kesenian akan dipusatkan di gedung kesenian. "Nantinya didalam gedung kesenian itu akan ada lembaga-lembaga kesenian seperti halnya Dewan Kesenian (DK). Kita menginginkan gedung kesenian itu nantinya menjadi pusat berkesenian," paparnya [KC-02]**
Axact

Kabar Cianjur

Pemimpin Redaksi : Asep Moh. Muhsin, Redaktur Pelaksana : Mustofa, Wartawan/Reporter : Asep M, Iman Sulaiman, Yedi Mulyadi, Ahmad Jaelani, Muhammad Fikri, Produksi TV : Aves Marley.Kantor Redaksi Kabar Cianjur : Jl. Siliwangi Kp. Kebonmanggu Sawahgede Cianjur 085724070444

Post A Comment:

0 comments:

Terima Kasih atas saran, masukan, dan komentar anda.