CIANJUR, [KC].- Dua pekan menjelang ramadhan, harga sejumlah kebutuhan pokok di sejumlah pasar tradisional di Kabupaten Cianjur masih relatif stabil. Meski dibeberapa komoditas mengalami kenaikan, namun nilainya tidak melonjak jauh.

Kepala Bidang Perdagangan Dinas Perindustrian dan Perdagangan (Disperindag) Kabupaten Cianjur, Judi Adi Nugroho mengungkapkan, hasil dari pantauan harga terhadap pedagang yang ada di pasar tradisional, harga kebutuhan pokok relatif stabil. Stok kebutuhannya pun masih aman hingga lebaran Idul Fitri.

"Belum ada lonjakan harga yang signifikan, semuanya masih relatif stabil. Meski ada beberapa komoditas yang merangkak naik, namun kenaikannya masih sebatas wajar," kata Judi saat ditemui pada suatu kegiatan, Selasa (2/6/2015).

Judi mengungkapkan, kenaikan harga sembilan bahan pokok biasanya akan terjadi pada H-1 puasa ramadhan. Para pedagang memanfaatkan momen kebutuhan ramadhan yang diprediksikan selalu mengalami peningkatan.

"Biasanya waktu munggah, H-1 puasa harga-harga suka melonjak, seperti halnya harga daging ayam dan sapi. Masyarakat ingin makan sahur yang enak, dan bergizi. Biasanya makan sahur pertama kurang enak, makanya suka mengada adakan yang tadinya tidak ada," papar Judi.

Dari sejumlah kebutuhan yang saat ini mengalami lonjakan kenaikan harga yang cukup mencolok hanya pada harga cabe merah. Harga cabe merah yang sebelumnya Rp 30 ribu per kilogramnya, saat ini sudah mengalami kenaikan menjadi Rp 38 ribu per kilogramnya. Demikian juga dengan harga bawang merah yang saat ini sudah tembus diharga Rp 32 ribu per kilogramnya.

"Kelihatannya lonjakan harga ini lebih pada faktor pasokan yang kurang. Ini sudah berlangsung dalam tiga bulan terakhir. Untuk kebutuhan Cianjur masih dipasok dari pasar Caringin Bandung dan dari daerah Brebes Jawa Tengah," ungkapnya.

Yana (42) seorang pedagang beras di pasar tradisional Cianjur mengaku, dua pekan menjelang ramadhan harga beras tidak banyak mengalami kenaikan. Hargannya cenderung relatif stabil. Untuk harga beras Ir kw 1 Rp 9.000,- dan untuk Ir kw 2 sebesar Rp 8.500,- per kilogramnya.

"Harganya masih stabil, hanya para pembeli saat ini lebih hati-hati. Mereka selalu menanyakan asal usul beras yang kami jual. Sepertinya para pembeli masih kawatir adanya beras sintetis seperti yang ramai diberitakan. Kami harus meyakinkan para pembeli bahwa beras kami bebas dari beras sitetis karena dipasok asli dari Cianjur," kata Yana. [KC-02]** 






Axact

Kabar Cianjur

Pemimpin Redaksi : Asep Moh. Muhsin, Redaktur Pelaksana : Mustofa, Wartawan/Reporter : Asep M, Iman Sulaiman, Yedi Mulyadi, Ahmad Jaelani, Muhammad Fikri, Produksi TV : Aves Marley.Kantor Redaksi Kabar Cianjur : Jl. Siliwangi Kp. Kebonmanggu Sawahgede Cianjur 085724070444

Post A Comment:

0 comments:

Terima Kasih atas saran, masukan, dan komentar anda.