CIANJUR,[KC],-  Kabar adanya perbedaan besaran honor petugas pendataan keluarga antara kecamatan membuat Badan Keluarga Berencana dan Pemberdayaan Perempuan (BKBPP) Kabupaten Cianjur gerah. Kepala BKBPP, Esih Sukaesih Karo mengancam akan memberikan sanksi tegas terhadap petugasnya dilapangan yang melakukan pemotongan honor petugas pendataan keluarga 2015.

"Saya sudah berulangkali setiap kesempatan menyampaikan bahwa honor petugas pendata itu sebesar Rp 3.000,- per Kepala Keluarga (KK). Kita menghitung honornya dari data KK yang di data. Jumlah sebesar itu tidak ada potongan dan tidak boleh dipotong dah harus sampai kepada petugas pendata," kata Esih saat ditemui diruang kerjanya, Kamis (11/6/2015)

Jika dalam pelaksanaanya masih saja ada oknum petugasnya yang nekat bermain-main, ia tidak akan segan memberikan sanksi tegas. "Jelas kalau sampai ada yang seperti itu memotong honor pendata, siap-siap saja menerima sanksi. Kalau seorang Pegawai Negeri Sipil (PNS) tentu sanksinya ada Peraturan Pemerintah (PP) yang mengaturnya," papar Esih.

Untuk mensukseskan pendataan keluarga tahun 2015 di Kabupaten Cianjur, Pemerintah Provinsi Jawa Barat menggelontorkan anggaran sekitar Rp 5 miliar. Selain itu sebanyak 7.000 petugas pendata yang terdiri dari manager tingkat kecamatan, manager tingkat desa, supervaisor tingkat RW dibantu dua atau tiga pendata diterjunkan untuk menyisir dari rumah kerumah.

"Petugas pendata ini harus ketemu langsung, tidak bisa diwakili semuanya harus kedata. Tidak boleh ada data dobel, Jika tdak ada yang didata harus balik lagi hingga 3 kali. Pendata itu sudah ikut TOT (Training of Trainer). Jika data itu dibiarkan ganda dan dilakukan itu korupsi dan tindak pidana," kata Esih.

Pelaksanaan pendataan keluarga yang dimulai pada 1 Mei lalu itu direncanakan berakhir pada 20 Juni 2015 mendatang. Hasil pendataanya nantinya akan disampaikan ke provinsi Jabar dan akan dikembalikan ke Cianjur setelah dilakukan scanner. "Data keluarga ini sangat kita butuhkan, nantinya akan diketahui juga jumlah masyarakat Cianjur yang menjadi TKW, termasuk anak-anak yang tidak diasuh oleh orang tuanya, karena masuk dalam pendataan," tegasnya.

Hingga saat ini pendataan keluarga yang dilakukan oleh 7.000 pendata sudah masuk sekitar 70 persen. Dijadwalkan pendataan akan selesai sesuai dan tepat waktu. "Masih ada waktu beberapa hari kedepan, kita optimis pendataan keluarga ini akan tepat waktu. Kalau data awal 704,935 KK berkembang menjadi 60,176 KK total 765,111 KK, kemungkinan akan bertambah," tegas Esih [KC-02]** 




Axact

Kabar Cianjur

Pemimpin Redaksi : Asep Moh. Muhsin, Redaktur Pelaksana : Mustofa, Wartawan/Reporter : Asep M, Iman Sulaiman, Yedi Mulyadi, Ahmad Jaelani, Muhammad Fikri, Produksi TV : Aves Marley.Kantor Redaksi Kabar Cianjur : Jl. Siliwangi Kp. Kebonmanggu Sawahgede Cianjur 085724070444

Post A Comment:

0 comments:

Terima Kasih atas saran, masukan, dan komentar anda.