CIANJUR, [KC].- Setelah sebelumnya mengundurkan diri dari Pegawai Negeri Sipil (PNS), Direktur Utama Perusahaan Umum Daerah Air Minum (Dirut Perum DAM) Tirta Mukti Cianjur, Herman Suherman, Senin (6/7/2015) resmi mengundurkan diri dari jabatannya.

Penetapan pengunduran dirinya tersebut tertuang dalam SK Bupati Nomor 539/Kep.190-PDAM/2015 tentang pemberhentian Dirut dan pengangkatan Plt Perum DAM tertanggal 6 Juli 2015.

Penggantinya ditunjuk Direktur Umum Budi Karyawan sebagai pelaksana tugas (Plt) sampai ada penggantinya yang difinitif. Herman menjadi Dirut Perum DAM
Menurut Herman, mundurnya ia dari jabatan Dirut Perum DAM karena ingin konsentrasi dalam pencalonannya sebagai Bakal Calon Bupati Cianjur dalam pelaksanaan Pemilihan bupati dan wakil bupati Cianjur pada 9 Desember 2015 mendatang. Sebelumnya ia juga telah mundur dari Pegawai Negeri Sipil (PNS).

"Kalau sebelumnya saya setiap Sabtu dan Minggu selalu mendatangi masyarakat, saat ini saya akan lebih fokus lagi ke masyarakat karena sejak hari ini Senin (6/7/2015) saya secara resmi mundur dari jabatan Dirut Perum DAM Cianjur," kata Herman ditemui disela jumpa pers di kantor Perum DAM Jalan Pengeran Hidayatulloh Limbangansari Cianjur.

Herman mengaku, sebelum mundur dari Dirut Perum DAM saat melakukan sosialisasi ke masyarakat setiap hari Sabtu dan Minggu selalu mendapatkan keluhan salah satunya mengenai infrastruktur. Jika kelak menjadi bupati ia menjanjikan akan konsentrasi dalam membangun infrastruktur agar bisa lebih mantab.

"Infrastruktur menjadi program utama saya, saya malu kalau tidak bisa membangunnya. Apalagi saya memiliki dasar dari teknik dan lama di Binamarga. Saya ingin jalan di Cianjur itu mantab 60 persen selama saya jika menjadi bupati," tandasnya.

Herman juga mengaku dalam pencalonannya telah mendapatkan restu dari Partai Demokrat. "Saya sudah pasti diusung dari Partai Demokrat. Tadi siang sekitar jam satu saya ditelpon oerang DPP (Dewan Pimpinan Pusat) yang memberitahukan telah mengusung saya berpasangan dengan ibu Ratu Triyulia Herawati," kilahnya.

Penunjukkan wakilnya itu merupakan keinginannya. Ratu dimatanya merupakan PNS yang berpengalaman dan telah lama dikenalnya. "Saya yang menginginkan berpasangan dengan ibu Ratu. Beliau berpengalaman, lama mengurusi kesehatan, sudah tahu apa yang dibutuhkan masyarakat saat ini. Ia sudah berpengalaman," tandasnya.

Sementara itu Sekretaris DPC Partai Demokrat Gatot Subroto mengaku kalau pihaknya belum mengetahui jika Herman Suherman telah diusung secara resmi dari Partai Demokrat dalam pemilihan bupati dan wakil bupati Cianjur 9 Desember 2015 mendatang. "Setahu saya belum pegang rekomendasi dari DPP Partai Demokrat," kata gatot dalam pesan blackberry massangernya.

Gatot juga menyebut belum pernah menanda tangani berkas usulan apapun ke DPP terkait pencalonan Herman Suherman. "Pengusulan kan harus di dasari dengan rapat pleno penetapan calon oleh pengurus DPC, kalau itu tdk di lakukan apa yang harus saya tanda tangani bisa di kroyok pengurus kalau tiba-tiba saya tandatangani teu puguh-puguh," katanya [KC-02]**







Axact

Kabar Cianjur

Pemimpin Redaksi : Asep Moh. Muhsin, Redaktur Pelaksana : Mustofa, Wartawan/Reporter : Asep M, Iman Sulaiman, Yedi Mulyadi, Ahmad Jaelani, Muhammad Fikri, Produksi TV : Aves Marley.Kantor Redaksi Kabar Cianjur : Jl. Siliwangi Kp. Kebonmanggu Sawahgede Cianjur 085724070444

Post A Comment:

0 comments:

Terima Kasih atas saran, masukan, dan komentar anda.