CIANJUR, [KC].- Kediaman mantan Presiden ISIS Regional Indonesia Chep Hernawan di Jalan Aria Wiratanudatar, Kampung Cimentang, Kelurahan Muka, Kecamatan/Kabupaten Cianjur, Senin (29/6/2015) malam kembali digrebeg Sub Direktorat (Subdit) Reserse dan Kriminal Umum (Reskrimum) dan Direktorat Kejahatan dan Kekerasaan (Jatanras) Polda Jawa Barat.

Penggerebegan kedua kalinya itu merupakan lanjutan dari penggerebegan yang dilakukan sehari sebelumnya, Minggu (28/6) hingga Senin (29/30) dini hari. Pada aksi kedua kalinya ini, polisi berhasil membawa lima unit kendaraan roda empat dari jenis tiga unit minibus yang sudah dipermak menjadi ambulan, satu unit pick up dan sebuah kendaraan minibus lainnya.

Keterangan yang berhasil dihimpun menyebutkan, penggerebegan yang sempat mengejutkan masyarakat sekitar itu dilakukan sekitar pukul 21.00 WIB dengan penjagaan ketat aparat kepolisian bersenjata lengkap. Sejumlah petugas kepolisian langsung merangsek masuk kedalam areal kediaman Ketua Umum Gerakan Reformis Islam (Garis) itu.

Dengan mengandalkan lampu penerangan seadanya, petugas melakukan penyisiran lokasi. Petugas menemukan satu unit truk box berukuran cukup besar berwarna kuning pun tampak begitu lampu senter mulai menerangi ruangan dengan kondisi seperti gudang pabrik.

Petugaspun kembali melakukan penyisiran dana menemukan tiga buah truk bak terbuka berukuran cukup besar dan berwarna merah. Melihat itu petugas melakukan pengecekan dengan menggunakan lampu penerangan seadanya saja dari lampu senter. "Iya ini benar truknya. Sudah dicatat," kata seorang petugas.

Setelah mendapati tiga truk tersebut, petugas pun langsung menelusuri jalan di bagian belakang gudang kedua itu yang sudah sangat tertupi ilalang dan tanaman liar. Di ruang terbuka itu memang tidak didapati ada kendaraan yang terpakir. Tapi, ada sebuah jalan memutar untuk menuju ke gudang di sebelah tempat terbuka itu.

Di gudang ketiga itu, polisi pun mendapati sejumlah kendaraan lainnya, yakni dua buah kendaraan jenis mini bus dan dua buah truk lainnya. Setelah memastikan dan mencocokkan identitas kendaraan dengan data yang dimiliki petugas, kemudian dilanjutkan dengan menyusuri kembali jalan keluar yang juga tidak ada satu pun penerangan hingga menuju jalan masuk awal dari gudang pertama.

Namun, di sisi kiri, petugas juga menemukan sebuah bus mini dan kendaraan jenis minibus yang salah satunya adalah Toyota Fortuner warna hitam.

Kasubdit 1 Keamanan Negara (Kamneg) Direktorat Rerserse dan Kriminal Umum (Ditreskrimum) Polda Jabar, AKBP Budi Satria Wiguna, mengatakan, penggerebegan yang dilakukan tersebut merupakan tindak lanjut dari penggerebegan sebelumnya. "Ini lanjutan, kami masih mengiventarisir semua kendaraan yang kami temukan," kata Budhi

Dalam penggerebegan tahap kedua tersebut pihaknya baru bisa mengamankan lima kendaraan roda empat. Tiga unit minibus yang sudah digubah menjadi kendaraan menyerupai ambulan, sebuah pick up dan satu unit minibus lainnya.

"Kami baru bisa mengamankan lima kendaraan, yang lainya harus diderek, karena tidak bisa jalan. Nanti yang lainnya menyusul akan kami bawa ke Polda Jabar," tegasnya.

Pihaknya juga mengaku telah mengamankan tersangka terkait dugaan penggelapan puluhan kendaraan dari perusahaan leasing. Namun Budhi tidak menyebut siapa orang yang telah diamankan. "Sudah. Sudah ada yang ditangkap. Baru satu tersangka yang kemarin," katanya singkat.

Meski didesak untuk menyebut inisial orang yang telah ditangkap saat penggerebegan pertama itu, Budhi tidak mau menyebut. Hanya saja ia menyebut bahwa yang ditangkap dan dijadikan tersangka itu statusnya adalah pemilik rumah yang dijadikan gudang penyimpanan puluhan kendaraan tersebut.

"Pokoknya ia pemilik properti (rumah, red) ini. Inisialnya, maaf saya tidak bisa sebutkan. Biar Polda saja, ya. Yang jelas statusnya pemilik di sini. Sudah, ya, saya tidak bisa kasi statmen lebih banyak, takut salah. Langsung ke pimpinan saya saja di Polda," tuturnya.

Sementara, kerabat Chep Hernawan yang coba ditemui awak media untuk dimintai keterangannya tidak ada yang berkenan. Seorang petugas jaga rumah Chep Hernawan mengatakan penghuni rumah tidak ada di tempat. "Keluarga masih 'no comment' dulu. Tunggu saja setelah besok (hari ini, red) dari Polda. Pengacara keluarga juga berangkat ke sana," kata seorang petugas jaga itu.

Diberitiaan sebelumnya, dalam penggerebekan jilid satu lalu, total sebelas kendaraan roda empat yang terdiri dari berbagai merk dan jenis serta sejumlah surat-surat, dokumen serta belasan pasang plat nomor palsu berhasil di amankan untuk dijadikan sebagai barang bukti di Mapolda Jabar.Belum diketahui siapa yang terlibat dalam perkara dugaan penggelapan puluhan mobil tersebut. Apakah Chep Hernawan ataukah orang lain di lingkungan dekat Ketua Umum Garis itu [KC-02]**
Sent from my BlackBerry® smartphone from Sinyal Bagus XL, Nyambung Teruuusss...!

Axact

Kabar Cianjur

Pemimpin Redaksi : Asep Moh. Muhsin, Redaktur Pelaksana : Mustofa, Wartawan/Reporter : Asep M, Iman Sulaiman, Yedi Mulyadi, Ahmad Jaelani, Muhammad Fikri, Produksi TV : Aves Marley.Kantor Redaksi Kabar Cianjur : Jl. Siliwangi Kp. Kebonmanggu Sawahgede Cianjur 085724070444

Post A Comment:

0 comments:

Terima Kasih atas saran, masukan, dan komentar anda.