CIANJUR, [KC].- Amankan arus mudik, Polres Cianjur menyiagakan 2/3 kekuatan atau sekitar 1.814 personel. Para personel yang tergabung dalam Operasi Ketupat Lodaya 2015 itu akan disebar disejumlah jalur untuk memberikan pelayanan terbaik bagi masyarakat yang hendak melakukan mudik. Bahkan bagi rumah yang ditinggal mudik petugas kepolisian itu siap menjaga keamanannya.

"Operasi Ketupat Lodaya 2015 ini merupakan operasi kemanusian yang dilakukan serentak sebagai bentuk melayani masyarakat selama musim mudik. Kami melakukan pengamanan disepanjang jalur mudik termasuk ditempat-tempat wisata yang seringkali dimanfaatkan oleh warga selepas merayakan Idul Fitri," kata Asep selepas melakukan gelar pasukan Operasi Ketupat Lodaya 2015 di Mapolres Cianjur, Kamis (9/7/2015).

Tidak hanya jalur utama yang dilintasi pemudik yang menjadi fokus pengamanan, jalur alternatif seperti Jonggol-Cianjur juga menjadi perhatian. Bahkan disejumlah jalur yang dinilai rawan akan tindak kejahatan juga ditempatkan sniper (penmbak jitu). "Jalur yang dipetakan rawan kita siapkan sniper. Terutama di setiap tikungan yang jauh dari kompleks warga dan penerangan jalan umumnya tidak ada," katanya.

Diakui Asep Guntur, penempatan sniper juga tidak terlepas dengan Cianjur yang acapkali dikenal daerah rawan dengan aksi terorisme. Isu-isu terorisme menjadi hal perlu diwaspadai ketika musim mudik berlangsung. "Daerah-daerah perbatasan yang rawan seperti perbatasan Bogor-Cianjur dan daerah terpencil perbatasan Cianjur-Bandung perlu diwaspadai. Aksi tindak kejahatan seringkali terjadi akibat adanya kelengahan kita bersama," paparnya.

Terpisah, Komandan Batalyon Armed 5 Tarik, Mayor (Arm) I Made Martha Yasa menuturkan pihaknya juga siap membantu kepolisian demi lancarnya operasi Ketupat Lodaya 2015. "Kami akan siap turun pada situasi-situasi yang begitu darurat, seperti kecelakaan, atau ada kejahatan yang ditemukan. Kami siagakan satu pleton pasukan," kata I Made.

Dinkes Siapkan Puskesma 24 Jam

Sementara itu untuk mendukung jalannya Operasi Ketupat Lodaya 2015, Dinas Kesehatan (Dinkes) Kabupaten Cianjur menyiagakan Puskesmas selama 24 jam pada musim mudik. Puskesmas-puskesmas tersebut disiagakan yang berada disepanjang jalur lintas mudik. Selain itu Dinkes Cianjur juga menyiapkan 15 Pos Kesehatan di sepanjang jalur mudik.

"Pos Kesehatan itu akan disiapkan berdampingan dengan Pos Pengamanan (Pospam) dari kepolisian mulai dari Puncak, Gekbrong, Haurwangi dan Cibinong. Ini sebagai salah satu bentuk upaya kita untukmemberikan layanan kesehatan bagi para pemudik," kata Humas Dinkes Kabupaten Cianjur Ade Rohman.

Setiap pos kesehatan, lanjut Ade, akan ditempatkan seorang dokter dan dua orang perawat yang diambil dari puskesmas yang ada di sekitar pos terdekat. Selain menempatkan orang di pos, akan ada petugas lainnya yang berpatroli keliling, meninjau adanya korban kecelakaan diluar dari lokasi pos jika terjadi.

"Seringkali ada kecelakaan itu jauh dari pos, sehingga kami perintahkan untuk patroli. Ketika ada yang kecelakaan langsung dibawa ke pos untuk diberi penanganan pertama" tegasnya [KC-02]***
Axact

Kabar Cianjur

Pemimpin Redaksi : Asep Moh. Muhsin, Redaktur Pelaksana : Mustofa, Wartawan/Reporter : Asep M, Iman Sulaiman, Yedi Mulyadi, Ahmad Jaelani, Muhammad Fikri, Produksi TV : Aves Marley.Kantor Redaksi Kabar Cianjur : Jl. Siliwangi Kp. Kebonmanggu Sawahgede Cianjur 085724070444

Post A Comment:

0 comments:

Terima Kasih atas saran, masukan, dan komentar anda.