CIANJUR, [KC].- Dinas Perindustrian dan Perdagangan (Disperindag) Kabupaten Cianjur melakukan inspeksi mendadak ke sejumlah supermarket dan toko modern, Selasa (30/6/2015). Hal itu untuk memastikan ketersedian kebutuhan pokok aman untuk kebutuhan hingga lebaran Idul Fitri.
Kepala Disperindag Kabupaten Cianjur, Himam Haris seusai sidak mengungkapkan, sidak dilakukan untuk memastikan barang-barang kebutuhan pokok yang beredar di super market dan minimarket berkaitan dengan kesiapan lebaran. Sejumlah barang seperti parsel kemudian barang makanan instan tak luput dari pengecekan untuk melihat keadaan kadaluarsa maupun produknya.
"Ternyata di Cianjur semakin hari semakin tahun semakin tertata dengan baik. Kita lihat dari posisi penataan barang sudah cukup memadai dan gampang di lihat dan di cari. Di supermarket kita tidak menemukan barang-barang yang sudah kadaluarsa. Dan ini menjadi percontohan, biasanya mengkawatirkan parsel, keadaan barang diisi diluar kondisi barang sudah diberitahukan masa kadaluarsanya dan setelah kita chek barangnya didalam memang benar," tegasnya.
Hal seperti itu kata Himam, mempermudah masyarajat bahwa barang ibisa menjadi jaminan untuk bisa dikonsumsi. "Kemudian yang kami himbau kepada toko modern atau pasar tradisional, dalam rangka menerima barang dari suplayer saat ini harus diwaspadai terutama waktu kadaluarsa. Kami mendapatkan informasi bahwa barang-barang sebentar lagi habis dikirimkan pada saat ini. Dan ternyata habisnya bukan Juni disatukan dengan yang habis 2016, ini yang kita kawatirkan," papar Himam.
Himam mengakui, dari inpeksi itu ditenukan satu produk disalah satu minimarket yang masa kadaluarsanya sudah habis. "Kita sudah sampaikan diwaspadai dalam rangka penerimaan dari suplayer. Tolong kalau menerima barang kita lihat jangan sampai tercampur masa kadaluarsanya. Kita belum ada sanksi karena barangnya baru bulan ini habisnya untuk ditarik dan dikembalikan ke suplayer," tegasnya.
Kalau sudah diperingatkan masih ada supermarket atau toko medern yang menjual barang kadaluarsa, pihaknya tidak akan segan memberikan sanksi tegas. "Kalau masih ada kedapatan menjaual barang kadaluarsa, sesuai dengan permen dan aturannya ada tindakan dan penyitaan serta peringatan untuk toko atau supermarket tersebut. Bisa saja kalau berkali-kali melakukan pelanggaran bisa di cabut baik ijin usahanya atau hal lainnya," tegas Himam.
Pihakanya akan pantau terus memantau sampai lebaran keadaan harga ataupun barang. "Pak bupati sudah menugaskan kami dari tim dinas terkait untuk melakukan pemantauan dua hari sekali sampai masa lebaran. Kita terus pantau dan harga di Cianjur relatif cukup bagus, kondisi pasar modern atau pasar tradisional relatif aman," ungkapnya.

Stabilisasi harga di Cianjur kata Himam, relatif lebih bagus. Seperti harga daging yang sempat dikawatirkan, saat ini berkisar Rp 92 ribu hingga 95 ribu. Walau ada pedagang yang nakal yang menawarkan Rp 100 ribu. "Tapi pada umumnya kisaran Rp 92 ribu termasuk ayam juga aman. Kita sebelumnya telah mengumpulkan bandar-bandar untuk bersama menjaga stabilisasi harga dan barang," paparnya [KC-02/gp]**

Sent from my BlackBerry® smartphone from Sinyal Bagus XL, Nyambung Teruuusss...!




Axact

Kabar Cianjur

Pemimpin Redaksi : Asep Moh. Muhsin, Redaktur Pelaksana : Mustofa, Wartawan/Reporter : Asep M, Iman Sulaiman, Yedi Mulyadi, Ahmad Jaelani, Muhammad Fikri, Produksi TV : Aves Marley.Kantor Redaksi Kabar Cianjur : Jl. Siliwangi Kp. Kebonmanggu Sawahgede Cianjur 085724070444

Post A Comment:

0 comments:

Terima Kasih atas saran, masukan, dan komentar anda.