CIANJUR, [KC].- Empat orang pekerja bangunan tewas setelah tembok yang masih dalam tahap pengerjaan di Kampung Cimumput RT 05/RW 02, Desa Jamali, Kecamatan Mande, Kabupaten Cianjur, Selasa (4/8/2015) siang mendadak roboh dan menimpa mereka. Belum diketahui persisi penyebab robohnya tembok setinggi lebih kurang 12 meter dan panjang sekitar 30 meter itu. Kuat dugaan akibat struktur bangunan yang tidak memenuhi standar.
Ke empat pekerja bangunan yang tewas tersebut adalah Sepuloh (35) warga Kampung Citepong RT 06/RW 02, Desa Jamali, Kecamatan Mande, Asep Saepuloh (38) warga Kampung Sukaresik RT 01/RW 03, Desa Ciandam, Kecamatan Mande, Omay (60) warga Kampung Cinawala RT 04/RW 03, Desa Mande, Kecamatan Mande dan Yana bin Udin (37) warga Kampung Cirende RT 04/RW 03, Desa Ciandam, Kecamatan Mande. Ke empatnya langsung dilarikan ke RSUD Cianjur untuk di visum et repertum.
‪Berdasarkan informasi yang dihimpun, tembok yang runtuh dari peternakan ayam petelur milik CV Krida V/Cunghi itu adalah pada tembok bagian paling belakang. Adapun pekerja bangunan yang mengerjakan pembangunan tembok tersebut sejatinya total ada sepuluh orang. Namun, empat orang lainnya masih bernasib baik karena hanya mengalami luka-luka ringan. Sedangkan dua orang lainnya selamat tanpa luka sedikitpun.‬
‪Ketika peristiwa itu berlangsung, sebenarnya, ada delapan orang yang sama-sama melanjutkan pembangunan tembok tersebut. Empat pekerja bagunan bekerja pada bagian tembok sisi dalam dan empat orang lainnya bekerja di sisi tembok luar. Sedangkan dua pekerja lainnya sedang mengaduk adonan pasir-semen di sisi luar tembok.‬
‪Namun, tanpa diketahui sebabnya, tembok tersebut tiba-tiba runtuh ke sisi luar komplek bangunan dan menimpa empat pekerja bangunan. Mereka tewas seketika di tempat kejadian perkara (TKP).‬
‪Adapun empat pekerja bangunan lainnya yang juga ikut mengerjakan pembangunan tembok tersebut selamat karena ketika tembok runtuh mereka berada di posisi atas. Sedangkan dua pekerja lainnya selamat dari timpaan bangunan karena tembok itu tertahan oleh pahon kelapa sawit.‬
‪Menurut penuturan Bono, salah seorang kerabat korban meninggal, menyatakan, saat kejadian terjadi dirinya memang tidak melihat langsung. Ia mendapatkan kabar dari tetangganya bahwa saudaranya, Uloh, meninggal tertimpa bangunan runtuh.‬
‪"Saya diberitahu tetangga. Saat saya datang, di lokasi sudah sangat ramai warga. Terus, korban yang meninggal sudah dipinggirkan dan ditutupi kain. Kalau saudara saya itu padahal baru saja istrinya melahirkan anak pertama sekitar sebulan lalu," jelas Bono ditemui di Instalasi Pemulasaran Jenazah (IPJ) RSUD Cianjur
‪Setelah tiba di lokasi, Bono pun diminta oleh petugas kepolisian untuk mengenali jenazah salah satu keluarganya itu. Dan, Bono mendapati wajah saudaranya itu sudah hancur dan mengeluarkan darah segar yang begitu banyak.‬
‪"Iya memang benar ternyata itu saudara saya. Wajahnya sudah hancur. Mau bagaimana lagi namanya juga kejadian seperti ini kan tidak ada yang tahu dan menginginkannya," lanjutnya [KC-02/gp]**

Sent from my BlackBerry®
powered by Sinyal Kuat INDOSAT







Axact

Kabar Cianjur

Pemimpin Redaksi : Asep Moh. Muhsin, Redaktur Pelaksana : Mustofa, Wartawan/Reporter : Asep M, Iman Sulaiman, Yedi Mulyadi, Ahmad Jaelani, Muhammad Fikri, Produksi TV : Aves Marley.Kantor Redaksi Kabar Cianjur : Jl. Siliwangi Kp. Kebonmanggu Sawahgede Cianjur 085724070444

Post A Comment:

0 comments:

Terima Kasih atas saran, masukan, dan komentar anda.