CIANJUR, [KC].- Mantan Direktur Utama PDAM Tirta Mukti Cianjur, H. Herman Suherman, merasa prihatin dengan merosotnya berbagai kegiatan keagamaan di Kabupaten Cianjur. Untuk itu, calon wakil bupati yang diusung koalisi tiga partai politik Golkar, PKB dan PBB itu memiliki tekad untuk kembali memajukan bidang-bidang keagamaan, salah satunya budaya magrib mengaji.

Menurutnya, saat ini budaya magrib mengaji sudah mulai ditinggalkan. Anak-anak asik dengan hiburan-hiburan yang ada di televisi, begitu juga dengan orang tuanya. "Budaya magrib mengaji sekarang mulai ditinggalkan. Untuk itu saya bersama kang Irvan akan membuat program budaya magrib mengaji. Televisi tidak boleh dinyalakan setelah magrib," ujar Herman seusai menghadiri deklarasi Laskar Sa-Iman (Laskar Santri untuk Irvan-Herman).
 
Selain itu, pria yang lahir dan besar di. Cugenang ini akan menghidupkan kembali pesantren-pesantren yang juga sudah mulai ditinggalkan. "Pokoknya bidang keagamaan akan jadi salah satu prioritas. Kalau sekarang siswa yang sekolah umum harus sekolah agama, nanti kita akan buat program, setiap siswa harus mondondok di pesantren," imbuhnya.

Herman berharap program yang program yang telah digagasnya itu bersama calon bupati Cianjur IRM, dapat termujud dengan dukungan dari semua lapisan masyarakat Cianjur. "Semoga program ini termujud. Karena kita juga akan menyediakan anggaran sebear seratus milyar untuk bidang keagamaan," pungkasnya [KC-02/dak]**
.

Sent from my BlackBerry® smartphone from Sinyal Bagus XL, Nyambung Teruuusss...!
Axact

Kabar Cianjur

Pemimpin Redaksi : Asep Moh. Muhsin, Redaktur Pelaksana : Mustofa, Wartawan/Reporter : Asep M, Iman Sulaiman, Yedi Mulyadi, Ahmad Jaelani, Muhammad Fikri, Produksi TV : Aves Marley.Kantor Redaksi Kabar Cianjur : Jl. Siliwangi Kp. Kebonmanggu Sawahgede Cianjur 085724070444

Post A Comment:

0 comments:

Terima Kasih atas saran, masukan, dan komentar anda.