CIANJUR, [KC].- Bupati Cianjur H. Tjetjep Muchtar Soleh memastikan bahwa pasar Pasir Hayam akan dibuka pada bulan Desember 2015. Kepastian tersebut setelah bupati bertemu dengan sejumlah perwakilan pedagang dan Dinas Perindustrian dan Perdagangan Kabupaten Cianjur di pendopo Pemkab Cianjur kemarin.

Dari pertemuan tersebut terungkap, sedikitnya 4.300 pedagang dengan berbagai latar belakang akan berjualan di pasar tersebut tanpa biaya sewa lapak. "Kan para pedagang menanyakan kapan mau pindah, kemudian bagaimana ke depan caranya. Setelah melalui pembahasan maka diputuskan tanggal 30 Desember semua (pedagang) pindah ke sana," ujar Tjetjep.

Diungkapkan Tjetjep, pasar yang berdampingan dengan Terminal Pasir Hayam itu akan diisi pedagang dari dua pasar yakni Pasar Bojongmeron serta Pasar Induk Cianjur. Terlebih untuk pedagang di pasar induk, keberadaan Pasar Pasir Hayam menjadi babak baru setelah lapak mereka hangus pada kebakaran pasar Agustus 2013. Pasca kebakaran, para pedagang kini berjualan di pinggir jalan dan di tempat penampungan pedagang sementara.

Selain pedagang dari dua pasar tersebut, Pasar Pasir Hayam akan diisi oleh pedagang kaki lima yang telah terdata. Tjetjep menyatakan, para pedagang yang mengisi lapak di Pasar Hayam tidak dikenai biaya apapun. "Pembangunan pasar itu dibangun oleh Pemda. Tidak dipungut biaya sepeser pun, malahan semua pedagang digratiskan. Termasuk retribusi, sebelum maju tidak dipungut retribusi," katanya.

Kepala Dinas Perindustrian dan Perdagangan Kabupaten Cianjur Himam Haris menyatakan, saat ini pembangunan fisik pasar sudah mencapai 80%. Keseluruhan bangunan telah rampung, hanya tinggal pembangunan dua hanggar untuk menampung ribuan lapak pedagang.

"Kami sudah berkoordinasi dengan Dinas Tata Ruang dan Pemukiman dan kontraktor, waktunya tiga bulan dan tidak ada masalah. Dipastikan pada pertengahan Desember pembangunan sudah selesai. Seminggu sebelum pembukaan, pedagang sudah masuk untuk membereskan lapaknya," ungkap Himam.

Menurut Himam, Pasar Pasir hayam dapat menampung hampir 5.000 pedagang. Pasar tersebut terdiri dari 1.856 kios, 90 unit toko, 24 unit ruko, 340 los serta 2.300 lapak. Dengan luas 8,5 hektar, pasar tersebut diyakini yang terluas di Jawa Barat. "Di sini kami memiliki dua hanggar besar yang nantinya diisi ribuan lapak pedagang," ujar Himam.

Berdasarkan pendataan yang dilakukannya, terdapat 2.300 pedagang kaki lima yang akan direlokasi ke Pasar Pasir Hayam. Sisanya, pedagang pasar induk dan Pasar Bojongmeron. "Ini sudah kami data sejak tahun lalu. Kami pastikan seluruhnya akan mendapat lahan di pasar tersebut," ucapnya.

Pada pembukaannya nanti, rencananya akan digelar festival budaya selama tiga hari berturut-turut. Kegiatan itu dilakukan sebagai media promosi pasar, sekaligus menarik para pembeli. Sebanyak 11 trayek angkutan kota akan dialihkan melalui pasar tersebut untuk menunjang para pembeli. "Ada 11 trayek yang kami re-routing. Awalnya melintas ke pusat kota, kini beralih ke Pasir Hayam. Ada juga dua trayek baru yang mengakses Pasir Hayam," kata Sekretaris Dinas Perhubungan, Komunikasi dan Informatika Kabupaten Cianjur Yudi Ferdiana [KC-02/is]**
Axact

Kabar Cianjur

Pemimpin Redaksi : Asep Moh. Muhsin, Redaktur Pelaksana : Mustofa, Wartawan/Reporter : Asep M, Iman Sulaiman, Yedi Mulyadi, Ahmad Jaelani, Muhammad Fikri, Produksi TV : Aves Marley.Kantor Redaksi Kabar Cianjur : Jl. Siliwangi Kp. Kebonmanggu Sawahgede Cianjur 085724070444

Post A Comment:

0 comments:

Terima Kasih atas saran, masukan, dan komentar anda.