CIANJUR, [KC].- Calon wakil bupati Cianjur nomor urut 2, Herman Suherman  meluncurkan program Gerakan Pembangunan Agribisnis Perkebunan (GPAP) Cianjur. Melalui gerakan ini, Herman mengajak seluruh petani untuk mengoptimalkan produksi 30 komoditas perkebunan. Komoditas perkebunan itu dibagi menjadi tiga kelompok, yakni komoditas strategis, komoditas propspektif dan komoditas unggulan spesifik lokal.

Yang masuk dalam komoditas strategis, yakni teh, kopi, karet, kelapa dalam, cengkeh, dan lainnya. Sementara komoditas prospektif yang akan terus dimaksimalkan, di antaranya kemiri, kelapa sawit, kelapa hibrida, aren, pala dan nilam.

Terakhir, yang di kelompokkan komoditas unggulan spesifik lokal, di antaranya terdiri dari akar wangi, sereh wangi, kina, kenanga, mendong, pandan, dan kumis kucing. "Potensi peningkatan produksi komoditas perkebunan masih sangat terbuka," ujar Herman ketika kampanye ke tiga pekan lalu dengan petani perkebunan Campaka.

Ke depan, kata Herman, jika komoditas perkebunan maju, tentunya lapangan pekerjaan sektor perkebunan akan maju pula. “Di satu sisi masyarakat sejahtera, investasi baik, dan Cianjur semakin maju,” imbuhnya  [KC-02/dak]**
Axact

Kabar Cianjur

Pemimpin Redaksi : Asep Moh. Muhsin, Redaktur Pelaksana : Mustofa, Wartawan/Reporter : Asep M, Iman Sulaiman, Yedi Mulyadi, Ahmad Jaelani, Muhammad Fikri, Produksi TV : Aves Marley.Kantor Redaksi Kabar Cianjur : Jl. Siliwangi Kp. Kebonmanggu Sawahgede Cianjur 085724070444

Post A Comment:

0 comments:

Terima Kasih atas saran, masukan, dan komentar anda.