CIANJUR, [KC].- Ketiga pasangan calon bupati dan wakil bupati yang akan bertarung dalam pemilihan bupati dan wakil bupati Cianjur tahun 2015 tidak memiliki visi-misi yang secara intens memajukan lahan pertanian di Cianjur. Demikian ditegaskan Direktur Institute Social and Economic Development (Inside) Yosep Somantri, Selasa (1//9/2015).

Padahal menurut Yusep, sektor pertanian menjadi sektor pemasukan paling besar terhadap Pendapatan Asli Daerah (PAD) di Kabupaten Cianjur. "Kami melihat dari visi dan misi yang diungkap ketiga kandidat tidak secara tegas dan gamblang memproteksi lahan pertanian di Cianjur," tegas Yusep.

Setelah melakukan bedah visi dan misi para calon bupati dan wakil bupati yang akan bertarung pada Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) 2015 itu, pihaknya menemukan empat kesamaan dalam visi-misi masing-masing calon yang sudah mereka serahkan ke Komisi Pemilihan Umum (KPU) Cianjur.

Kesemaan tersebut menurut Yusep, ketiganya mengurusi masalah infrastruktur, peningkatan kualitas keagamaan, pendidikan dan kesehatan yang secara umum adalah tugas-tugas wajib mereka sebagai pemerintah jika terpilih nanti. "Tapi tidak ada satupun yang fokus terhadap penyelamatan atau pengembangan lahan-lahan pertanian di Cianjur. Ada satu calon, tapi pertanian bukan sebagai fokus," kata Yusep usai acara Bedah Visi-Misi Cabup Cawabup Cianjur di Sekretariat Inside.

Tidak hanya masalah itu, pihaknya juga menganggap bahwa masing-masing calon terkesan asal dalam membuat visi dan misi kepemimpinan mereka. Para kandidat bupati dan wakil bupati tersebut dugaan Yusep, terkesan hanya menggugurkan kewajiban saja saat menyusun visi dan misinya.

"Saya melihatnya seperti tidak serius. Mereka seperti lebih menonjolkan sisi bupatinya, sedangkan sisi wakil bupatinya tidak terlihat dalam menyusun visi dan misinya," paparnya.

Untuk membantu mensosialisasikan visi dan misi para calon bupati dan wakil bupati, pihaknya berinisiatif menyebarkan dengan membuat versi digital dengan memposting file tersebut di situs berbagi www.4shared.com. Sehingga, siapapun masyarakat Cianjur bisa membaca langsung visi-misi itu.

"Masyarakat wajib tahu visi dan misi calon pemimpinnya. Sebab KPU sebagai penyelenggaran tidak online. Jadi kami sebarkan saja agar masyarakat memiliki pegangan untuk menjadi bahan acuan dalam memilih nanti," kata aktivis anti korupsi itu.

Catatan lainnya yang diungkap Yusep adalah masing-masing calon atas visi-misinya itu, tidak ada satupun yang memaparkan bagaimana mereka bisa menambah pendapatan bagi daerah, bukan malah memetakan aliran anggaran yang ada. "Ini catatan kami, masyarakat bisa menilai dan mengaksesnya. Para kandidat itu tidak menyebut bagaimana meningkatkan PAD," ungkapnya [KC-02/is]**
Axact

Kabar Cianjur

Pemimpin Redaksi : Asep Moh. Muhsin, Redaktur Pelaksana : Mustofa, Wartawan/Reporter : Asep M, Iman Sulaiman, Yedi Mulyadi, Ahmad Jaelani, Muhammad Fikri, Produksi TV : Aves Marley.Kantor Redaksi Kabar Cianjur : Jl. Siliwangi Kp. Kebonmanggu Sawahgede Cianjur 085724070444

Post A Comment:

0 comments:

Terima Kasih atas saran, masukan, dan komentar anda.