CIANJUR, [KC].- Pengurus Nahdhotul Ulama (NU) Kab. Cianjur keberatan adanya pernyata Calon bupati (cabup) Irvan Rivano Muchtar (IRM) yang menyebut NU merupakan bagian hidupnya. Pernyataan ini dilontarkan IRM pada halaqah (pertemuan) yang mengatasnamakan keluarga besar NU di pesantren Assujaiyah, Ciharashas, Kec. Cilaku, belum lama ini.

"Saya heran, dalam koran IRM menyatakan bahwa NU merupakan bagian dari hidupnya. Sejak kapan dia aktif di NU dan apa pula kontrubusi yang diberikan kepada NU, sehingga mengklaim NU bagian dari hidupnya? Sepengetahuan saya IRM yang hadir pada pertemuan itu bukan siapa-siapa di NU," sebut Wakil Ketua PC NU Kab. Cianjur, Cecep Kushendar baru-baru ini.

Tentu saja bukan bermaksud Cecep menafikan keinginan IRM berkontribusi ke NU. Siapapun orangnya yang bermaksud baik membangun NU harus dihargai. Tetapi kalau tiba-tiba saja mengumbar statement bahwa NU bagian dirinya, dinilai Cecep, itu perilaku asal bunyi (asbun) dengan tujuan meraih simpati nahdliyin.

Lagi pula, terang Cecep, sejatinya pertemuan itu atas nama PKB, bukan atas nama keluarga besar NU, kendatipun memasang logo NU pada podium acara itu. "Seharusnya acara itu tidak membawa atribut NU, dan saya pun wakil ketua NU tidak tahu-menahu dengan acara itu," tegasnya.

Memang pertemuan yang mengatasnamakan keluarga besar itu NU mengundang kontroversi. Bukan saja statement IRM, pernyataan yang menyebutkan semua badan otonom (banom) NU mendukung pasangan IRM-Herman Suherman (Beriman) pun menuai protes. Setelah protes IPPNU, IPNU, Fatayat NU, dan Muslimat NU, kini protes datang dari Sarikat Buruh Muslimin Indonesia (Sarbumusi).

"Dusta besar itu. Sama sekali kami tidak mendukung pasangan Beriman. Kami telah memiliki pasangan calon lain yang kami yakini bakal membawa perbaikan bagi Cianjur ke depan," kata Ketua Sarbumusi Kab. Cianjur, Adlan Tavtazzani, mengomentari pernyataan yang mengemuka pada pertemuan itu yang menyebutkan bahwa semua banom NU menyokong pasangan Beriman, sebagaimana dipublis di media massa.

Menurutnya, pernyataan tersebut gegabah, main klaim saja bahwa Sarbumusi mendukung Beriman. Padahal pihaknya maupun banom NU lain, seperti IPPNU, IPNU, Fatayat NU, dan Muslimat NU tidak mendukung Beriman. Tentu bukan hanya lantaran memiliki pilihan lain, melainkan secara kelembagaan banom NU netral.

Ketahuilah, tutur Adlan, meskipun pihaknya maupun pengurus/anggota banom NU lainnya memiliki pilihan lain pada pilkada 9 Desember mendatang, tetap saja secara kelembagaan netral. Pihaknya tidak akan menyeret-nyeret lembaga ke dalam politik praktis. Sebab lembaga milik bersama yang boleh jadi pengurus atau anggotanya memiliki pilihannya sendiri dalam pilkada [KC-02]**





Axact

Kabar Cianjur

Pemimpin Redaksi : Asep Moh. Muhsin, Redaktur Pelaksana : Mustofa, Wartawan/Reporter : Asep M, Iman Sulaiman, Yedi Mulyadi, Ahmad Jaelani, Muhammad Fikri, Produksi TV : Aves Marley.Kantor Redaksi Kabar Cianjur : Jl. Siliwangi Kp. Kebonmanggu Sawahgede Cianjur 085724070444

Post A Comment:

0 comments:

Terima Kasih atas saran, masukan, dan komentar anda.