CIANJUR, [KC].- Ambil uangnya, jangan pilih orangnya, boleh jadi inilah salah satu advis jitu guna menciptakan pilkada bersih dari politik uang. Sebab publik paham benar, pemimpin hasil politik uang hanya akan menghasilkan pemimpin korup. Pemimpin yang lahir dari praktek kotor akan mengundang kemadlaratan bagi masyarakat.

"Barangkali, kalau tidak diterima, sayang juga, jadi, ya, kalau memang terpaksa, terima sajalah uangnya, tapi jangan dipilih orangnya pada 9 Desember mendatang," kata Calon Bupati (Cabup) H. Suranto, pada kampanyenya di Kampung Danasuta, Desa Rahong, Kec. Cilaku, Rabu (21/10/2015).

Pola seperti ini diyakininya sebagai salah satu upaya dalam menciptakan pilkada atau pesta demokrasi yang bersih. Dikatakan Suranto yang berpasangan dengan Aldwin Rahadian (Oki) bernomor urut 3 pada Pilkada Cianjur 2016-2021, politik uang merupakan racun demokrasi. Sebab dengan maraknya politik uang wahana demokrasi hanya melahirkan pemimpin sarat modal, bukan karena kapabilitas, integritas, maupun kredibilitas.

Boleh dipastikan pemimpin hasil politik uang, menurut Suranto, yang paling awal ketika berkuasa adalah mengembalikan modal atau uang yang telah dikeluarkan. "Hukum ekonominya seperti itu, pada dasarnya tidak ada orang yang mau rugi," ujar Suranto di hadapan ratusan tokoh masyarakat.

Oleh karena itulah Suranto berpesan kepada masyarakat, hendaknya melek atau cerdas dalam menjatuhkan pilihan. Ketika ada pihak yang meminta dukungan dengan iming-imingi akan memberikan imbalan sejumlah uang, masyarakat harus mencurigainya. Sangat mungkin pasangan calon (paslon) yang "dijualnya" memiliki itikad buruk jika kelak berkuasa.

Bahkan yang paling ideal, masyarakat melaporkan praktek politik uang kepada pihak berwenang. Jangan membiarkannya, apalagi larut. Sebab urusan pilkada bukan sebatas puluhan atau ratusan ribu rupiah, melainkan menyangkut nasib masyarakat Cianjur lima tahun ke depan.

Pesan yang disampaikan Suranto direspon positif. Ratusan tokoh masyarakat pada acara dialog itu menyatakan, bertekad takkan mengggubris jika ada pihak yang mengiming-imingi uang dengan imbalan mencablos salah satu paslon. 'Kami akan memilih yang terbaik membawa Cianjur ke depan, bukan memilih yang member uang," yakin mereka [KC-02/SMeC]**
Sent from my BlackBerry® smartphone from Sinyal Bagus XL, Nyambung Teruuusss...!

Axact

Kabar Cianjur

Pemimpin Redaksi : Asep Moh. Muhsin, Redaktur Pelaksana : Mustofa, Wartawan/Reporter : Asep M, Iman Sulaiman, Yedi Mulyadi, Ahmad Jaelani, Muhammad Fikri, Produksi TV : Aves Marley.Kantor Redaksi Kabar Cianjur : Jl. Siliwangi Kp. Kebonmanggu Sawahgede Cianjur 085724070444

Post A Comment:

0 comments:

Terima Kasih atas saran, masukan, dan komentar anda.