CIANJUR, [KC].- Pemimpin Cianjur ke depan harus memiliki terobosan dalam menyejahterakan rakyatnya. Anggaran pembangunan yang sudah dipersiapkan, tidak  boleh tumpang tindih atau subsidi silang sehingga ada hal yang baru dalam pemerintahan ke depan.

Para kepala desa di Cianjur berharap, pembangunan desa yang didukung anggaran dana desa tidak dikurangi untuk anggaran RT RW. Bila anggaran dana desa dicampurkan untuk kebutuhan lain, maka akan mengurangi manfaat tujuan dari dana desa tersebut.

“Saya tidak mengerti kalau ada salah satu calon pemimpin yang akan menambah dana RT/RW tapi disubsidi dari dana desa. Tentu ini menjadi sesuatu yang terpisah, dana desa diperuntukkan pembangunan di tingkat desa. Kalau itu dikurangi, maka akan berkurang atau tidak tercapai hasilnya. Ini tentu merugikan bagi kami,”  kata Kepala Desa Mande , Nanang,  Rabu (11/11/2015).

Menurut Nanang, pemimpin ke depan harusnya membuat teroboson-terobosan untuk menyejahterakan rakyat, atau minimal meningkatkan program yang sudah ada dengan penambahan anggaran tersendiri. Bukan meningkatkan, namun anggarannya mengambil dari anggaran program lainnya. Apabila dana desa kemudian didalamnya ada dana yang dialihkan untuk RTRW, maka tujuan dana desa yang peruntukkan seperti membangun jalan desa akan terganggu.

“Harus ada terobosan baru dalam menambah anggaran, bukan seperti bermain congklak, memindahkan dari satu lobang ke lobang lain.  Tapi menutup lubang dengan anggaran yang bertambah dari anggarannya sendiri,” tukasnya.
Bagi kepala desa diharapkan, pembangunan desa harus diperhatikan penuh oleh pemerintah kabupaten ke depan, karena ini adalah amanat dari pemerintah pusat untuk membangun dessa.

Hal senada dikatakan Kepala Desa Mekarsari Cianjur, Yana Supriyatna. Menurutnya desa dan RT/RW harus tetap diperhatikan seperti yang sudah dilakukan pemerintahan saat ini. Untuk itu, kedepannya anggaran keduanya harus ditingkatkan, namun tidak mengurangi dari salah satu anggaran yang sudah dipersiapkan.

Dua  program itu harus ditingkatkan melalui anggaran dana desa dan RT/RW, namun tidak etis bila peningkatan dana RT/RW mengambil dari anggaran dana desa. “Itu dua hal yang terpisah. Seharusnya pemimpin ke depan, berani meningkatkan kedua anggaran tersebut dengan terobosan anggaran baru, bukan mengalihkan dari salah satu pos anggaran tersebut,” pungkasnya [KC-02/dak]**
 

Axact

Kabar Cianjur

Pemimpin Redaksi : Asep Moh. Muhsin, Redaktur Pelaksana : Mustofa, Wartawan/Reporter : Asep M, Iman Sulaiman, Yedi Mulyadi, Ahmad Jaelani, Muhammad Fikri, Produksi TV : Aves Marley.Kantor Redaksi Kabar Cianjur : Jl. Siliwangi Kp. Kebonmanggu Sawahgede Cianjur 085724070444

Post A Comment:

0 comments:

Terima Kasih atas saran, masukan, dan komentar anda.