CIANJUR, [KC].- Sebuah rumah dinas penjaga sekolah di komplek SMPN 5 Nagrak Kecamatan Kab. Cianjur, Rabu (10/2/2016) sekira pukul 04.00 WIB ludes terbakar. Akibatnya tiga penghuni rumah yang tengah tertidur tewas terpanggang hidup-hidup. Kebakaran diduga dari gas LPG yang bocor saat digunakan untuk memasak.
Sebagaimana dilansir PRLM, korban tewas adalah Siti Rukoyah (31)
dan anaknya Riswand Muhamammad Saepudin (10) dan adiknya Siti Maesaroh (16). Ketiga korban kondisinya mengenaskan dengan luka bakar disekujur tubuhnya. Ketiga korban dilarikan ke RSUD Cianur sebelum dibawa keluarganya.
Informasi yang berhasil dihimpun menyebutkan, peristiwa kebakaran yang terjadi menjelang subuh itu mengejutkan warga sekitar. Warga mengaku sempat mendengar suara ledakan saat api mulai membesar membakar bangunan rumah dinas buat penjaga rumah yang dihuni oleh Saefudin (36).
"Api tiba-tiba sudah membasar dan dalam waktu singkat meludeskan bangunan. Kami warga sekitar yang mengetahui adanya kebakaran berupaya memadamkan api, tapi sulit dan api dalam sekejab membakar seluruh bangunan," kata Arifin seorang warga.
Api berhasil dipadamkan, setelah pemadam kebakaran dari Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) diterjunkan ke lokasi. Dibantu masyarakat petugas berhasil memadamkan api. Namun saat api padam didalam bangunan rumah dinas yang luluh lantak itu tiga penghuninya kedapatan tewas.
Ketiga korban langsung dievakuasi dan dilarikan ke RSUD Cianjur. Setelah dilakukan visum et repertum ketiga korban dibawa keluarganya untuk dimakamkan di Kampung Kampung Talun RT 04/RW 03 Desa Ciharasas Kecamatan Cilaku Kab. Cianjur.
Kapolsek Cianjur, Kompol Iskandar, mengatakan, setelah berhasil menemukan jasad korban, pihaknya bersama tim pemadam, membawa jenazah korban ke RSUD Cianjur untuk dilakukan visum. Tidak lama berseleng pihaknya bersama anggota lainya melakukan olah tempat kejadian perkara (TKP) untuk mencari penyebab terjadinya kebakaran.
‪"Kami belum bisa memastikan penyebab terjadinya kebakaran, hanya kuat dugaan sementara api berasal dari arus pendek listrik, sedangkan ledakan yang sempat terdengar diduga berasal dari tabung gas dan tangki sepeda motor yang terparkir di dalam rumah. Untuk memastikan penyebabnya, tim masih melakukan penyelidikan," kata Iskandar.
Pihak Sekolah Bertanggungjawab
Sementara itu musibah kebakaran yang menimpa keluarga Saepudin (36) penjaga SMPN 5 Cianjur itu mengundang simpati Kepala Sekolah SMPN 5 Cianjur H. Hendar. Pihak sekolah bertanggungjawab atas biaya rumah sakit hingga pemakaman ketiga korban.
"Ini musibah, kebetulan yang menjadi korban adalah keluarga kami di SMPN 5. Kami akan membantu biaya selama proses di rumah sakit hingga pemakaman korban. Ini menjadi tanggungjawab kami," kata H. Hendar saat ditemui disela pemakaman para korban [KC-02]**

Sent from my BlackBerry® smartphone from Sinyal Bagus XL, Nyambung Teruuusss...!








Axact

Kabar Cianjur

Pemimpin Redaksi : Asep Moh. Muhsin, Redaktur Pelaksana : Mustofa, Wartawan/Reporter : Asep M, Iman Sulaiman, Yedi Mulyadi, Ahmad Jaelani, Muhammad Fikri, Produksi TV : Aves Marley.Kantor Redaksi Kabar Cianjur : Jl. Siliwangi Kp. Kebonmanggu Sawahgede Cianjur 085724070444

Post A Comment:

0 comments:

Terima Kasih atas saran, masukan, dan komentar anda.