CIANJUR, ‪[KC].- Sejumlah warga Kampung Munjul RT 03/01, Desa Munjul, Kecamatan Cilaku, Kabupaten Cianjur, dengan tegas menolak kepulangan keluarga eks Gafatar yang beberapa waktu lalu dipulangkan dari Kalimantan.‬ Dikabarkan ada eks anggota Gafatar yang dipulangkan tersebut diantaranya berasal dari Munjul.
‪Ketua RT 03/01 Kampung Munjul, Iwan, mengakui bahwa ada warganya yang menjadi eks anggota Gafatar turut dipulangkan dari Kalimantan. Mereka keluarga Kertohadi Suwiryo. Keluarga tersebut tercatat pernah berdomisili di wilayahnya. Ia tinggal bersama istri dan keempat anak-anaknya dengan mengontrak sebuah rumah.
‪"Berdasarkan data yang ada, keluarga eks anggota Gafatar itu ngontrak rumah pada bulan Agustus 2015 lalu. Tapi tidak lama, sekitar dua bulan kurang," kata Iwan saat dihubungi, Senin (1/2/2016).
‪Sejak ramainya pemberitaan peulangan eks anggota Gafatar dari Kalimantan itu, Iwan mengaku pernah didatangi aparat baik dari kepolisian maupun TNI dan lembaga terkait. Iwan mengaku tidak tahu persis apakah mereka itu akan dipulangkan ke wilayahnya atau tidak.
‪"Kalau pulangnya ke Munjul atau tidak saya kurang tahu. Tapi memang saya sudah didatangi banyak pihak yang menanyakan mengenai eks anggota Gafatar itu," tegas Iwan.
‪Selama satu bulan lebih tinggal diwilayahnya, eks anggota Gafatar itu jarang bergaul dengan warga sekitar. Bahkan, untuk shalat berjamaah di masjid pun tidak pernah.‬ Selain itu warga juga tidak pernah tahu pekerjaan Kertohadi Suwiryo sebenarnya. Yang diketahuinya adalah mereka bukan warga asli Kampung Munjul.‬
‪"Saat datang dan mau tinggal di Munjul, ia melapor dan membawa surat pindah domisili dari Sragen, Jawa Tengah. Itu saja yang saya ketahui," tegasnya.
‪Hanya saja tidak lama setelah melapor, sekitar sebulan lebih tinggal dirumah kontrakan, Kertohadi meminta surat pengantar kepada dirinya untuk pindah domisili ke Kalimantan. Saat itu, dirinya juga tidak mengetahui secara persis alasan pindah domisilinya.‬
‪Iwan mengatakan, warga disekitarnya sudah banyak mengetahui perihal kepulangan keluarga eks Gafatar tersebut. Karena itu, warga sangat tidak setuju dan menolak keluarga itu ke wilayah tersebut.‬ "Warga sudah ramai tahu dan tegas menolak dipulangkan ke Munjul," katanya.
‪Kepala Dinas Sosial Tenaga Kerja dan Transmigrasi (Dinsosnakertrans) Kabupaten Cianjur, Sumitra, mengakui bahwa ada eks Gafatar dari Kalimantan untuk dipulangkan ke Cianjur. Hal itu didapatkan dari daftar Dinas Sosial Provinsi Jawa Barat beberapa waktu lalu.‬
‪"Ia kabarnya ada warga eks anggota Gafatar. Saat ini kami sedang koordinasikan dengan kepolisian, Disdukcapil dan Bakesbangpol soal ini. Karena bagaimanapun mereka kan warga negara Indonesia," kata Sumitra terpisah.
‪Disinggung soal adanya penolakan warga yang tidak menghendaki kepulangan keluarga eks Gafatar itu, Sumitra menjelaskan, tetap akan mengkoordinasikannya dengan seluruh pihak terkait.‬ "Kita tunggu dulu kepastiannya dari provinsi, apakah mau dipulangkan ke Cianjur atau Sragen, baru kita ngambil langkah," tegasnya. [KC-02/gp]**
Sent from my BlackBerry® smartphone from Sinyal Bagus XL, Nyambung Teruuusss...!









Axact

Kabar Cianjur

Pemimpin Redaksi : Asep Moh. Muhsin, Redaktur Pelaksana : Mustofa, Wartawan/Reporter : Asep M, Iman Sulaiman, Yedi Mulyadi, Ahmad Jaelani, Muhammad Fikri, Produksi TV : Aves Marley.Kantor Redaksi Kabar Cianjur : Jl. Siliwangi Kp. Kebonmanggu Sawahgede Cianjur 085724070444

Post A Comment:

0 comments:

Terima Kasih atas saran, masukan, dan komentar anda.