2019

KABARCIANJUR,[KC],- Plt Bupati Cianjur, H. Herman Suherman memonitoring dan mengevaluasi pelaksanaan Program Bantuan Pangan Non Tunai ( BPNT) dan Program Keluarga Harapan (PKH) di sepuluh Desa di Kecamatan Kadupandak yakni, Desa Sukaresmi 285 KPM, Desa Sukasari 158 KPM, Desa gandasari 258 KPM, Desa Wargaasih 391 KPM, Desa Wargasari 386 KPM, Desa Pasirdalem 441 KPM, Desa Sukaraja 168 KPM, Desa Kadupandak 168 KPM, Desa Sindangsari 275 KPM dan Desa Bojongkasih 329 KPM, Kamis (26/12/19).

Dalam kunjungannya Plt Bupati serta Muspika setempat, menyampaikan pengarahan mengenai pemanfaatan Program Keluarga Harapan dan Bantuan Sosial PKH dan BPNT merupakan program Kemensos Republik Indonesia melalui Dinas Sosial Kab. Cianjur yang bekerjasama dengan Bank BRI.

Plt Bupati menyampaikan, ingin mengajak kepada Ibu dan Bapak bahwa bantuan PKH dan BPNT harus benar-benar dimanfaatkan karena ini merupakan program kesayangan Pemerintah kepada masyarakat Kabupaten Cianjur. Serta semua program bansos dapat digunakan warga penerima manfaat untuk mengambil bansos BPNT di e-warung terdekat yang sudah ditentukan sebagai agen bank atau pedagang yang bekerjasama dengan Bank Rakyat Indonesia (BRI).

Terakhir Plt Bupati mengatakan, program ini bertujuan mengedukasi sebagai penghubung antara pemerintah dengan rakyat agar dapat memanfaatkannya dan yang lebih penting agar bantuan sosial tersebut tepat sasaran.

KABARCIANJUR,[KC],- Dianggap menyalahi aturan dalam seleksi Panwascam, Bawaslu Kabupaten Cianjur di demo oleh sejumlah massa yang tergabung dalam Aliansi Penegak Kawal Demokrasi Cianjur (APKDC) diantaranya LSM Pemuda, Ampuh, Rumpun, MPC Pemuda Pancasila (PP), Gaib, Gaspoll.Jumat (27/12/2019).

Aliansi Penegak Kawal Demokrasi Cianjur  mendesak Bawaslu Cianjur membatalkan dan mengulang seleksi pantia Panwascam Pilkada terpilih 2020.

Selain itu massa aksi juga mendesak Bawaslu RI dan Bawaslu Provinsi Jawa Barat, untuk mengambil tindakan tegas atas dugaan pelanggaran kode etik, dan terakhir mendesak memberhentikan dan pecat semua komisioner Bawaslu Cianjur, karena diduga tidak selektif.

Koordinator Lapangan (Korlap) APKDC, Galih Widyaswara mengatakan seleksi Panwascam di Kabupaten Cianjur diduga tidak subjektif. Karena penilaian hasil wawancara dilakukan oleh pantia tidak ada silabus, sebagai dasar pertanyaan yang dilakukan. Sehingga penilaian terkait seleksi ini dianggap menyalahi aturan perundangan-undangan yang ada.

"Bahkan ada beberapa peserta seleksi yang lulus merupakan perangkat desa, PKH (double job), dan ada yang menjadi bakal calon (balon) kepala desa," kata Galih, Jum'at (27/12/2019).

Galih menyampaikan seleksi Panwascam di Cianjur dinilai tidak transparan dan mengandung parktek nepotisme serta persekongkolan kotor.

"Jelaslah ini mencederai demokrasi di Cianjur khususnya, salah satunya dugaan Panwas terpilih masih kerabat komisioner Bawaslu," jelasnya.

Sementara itu, Komisioner Bawaslu Kabupaten Cianjur Devisi Penindakan, Tatang Sumarna menuturkan bahwa seluruh proses seleksi yang dilakukan oleh pihaknya sejak mulai sampai pengumuman penerimaan pemberkasan sampai kembali itu sudah sesuai aturan dan undang-undang.

"Kami kira ini sudah sesuai aturan dan mekanisme telah ditempuh selama ini. Itu sesuai dengan ketentuan peraturan perundang-undangan berlaku menjalankannya," katanya.

Misalnya, jelas Tatang, hasil seleksi dari calon itu penilaian 70 persen wawancara dan 30 persen tes tertulis. Jadi, kalau misalkan tes tertulis nilai kurang, dan dibantu hasil baik dari wawancara itu bisa lulus masuk.

Mengenai adanya dugaan beberapa calon disebut tadi, asalkan ada bukti bukti dan data jelas, pasti akan digantikan.

"Ketika memang ada Panwascam yang sudah dilantik dan terbukti sebagai pendamping PKH ataupun jabatan-jabatan politik pasti akan diganti," beber Tatang saat dihubungi langsung.

Menurut Tatang, pihaknya secara pribadi maupun secara kelembagaan menolak untuk menyanggupi proses bila harus membatalkan pelantikan dan seleksi sudah dilaksanakan selama ini.

"Kami siap untuk menerima kehadiran rekan-rekan kembali, dan dengan segala keterbatasan tidak bisa serta merta memenuhi apa yang diinginkan massa," ucapnya. [KC/JN/Mul]
CIANJUR'[KC],- Ketua Yayasan Kabar Cianjur, Asep Moh. Muhsin  mengecam tindakan kekerasan dan intimidasi terhadap wartawan dengan melakukan pengrusakan  kantor redaksi biro Cianjur  jabarnews.com.

" Kami prihatin dan mengecam serta mengutuk semua tindakan penghalangan, kekerasan, intimidasi dan pengrusakan  yang dilakukan terhadap wartawan yang sedang melakukan kegiatan jurnalistik,” kata Asep, Kamis (25/12).

Sementara itu Wakil Ketua Bidang Advokasi PWI Jabar Agus Dinar menyatakan, tindakan kekerasan dan pengrusakan tersebut di negara berdasarkan hukum sangat tidak dibenarkan. Apalagi terhadap kantor redaksi sebuah perusahaan media pers.

Apapun motif yang melatar belakangi tindakan kekerasan itu kata dia, tetap tidak dibenarkan. Pers dalam operasionalnya dilindungi dan mendasar pada UU 40/1999 tentang Pers.

Bahkan, saat awak media melaksanakan tugas jurnalistiknya, harus selalu berdasarkan pada UU 40/1999 dan Kode Etik Jurnalistik. Maka jika merasa dirugikan oleh pemberitaan maka pihak yang merasa dirugikan tersebut dapat mengadu ke Dewan Pers. Ini saluran yang dibenarkan menurut aturan dan peraturan yang berlaku. Jangan dengan tindakan kekerasan.

"Tindakan kekerasan terhadap pers itu, sebagai kebodohan. Karena pers memiliki fungsi dan kewajiban untuk menyampaikan informasi yang benar, untuk kepentingan masyarakat. Pers pun karena itu bertanggung jawab kepada masyarakat," kata Agus, Selasa (24/12/2019).

PWI Jabar mengapresiasi langkah Polres Cianjur yang langsung atas peristiwa ini. Namun demikian, PWI Jabar berharap Polisi segera bisa mengungkap pelaku dan motif tindakannya.

Seperti diketahui, pada Selasa (24/12/2019) dini hari, kantor Jabarnews.com biro Cianjur di Kampung Warungkiara RT 3/9, Desa Sukamaju, Kecamatan Cianjur diserang oleh dua orang tidak dikenal.

Para terduga pelaku diketahui dua orang datang ke kantor Jabarnews.com  sekira pukul 02.00 WIB. Mereka menggunakan kendaraan jenis motor   matic Honda Beat warna hitam tanpa plat nomor. {Net/KC}
CIANJUR,[KC],-  -
Wakil Gubernur Jawa Barat, H. Uu Ruzhanul Ulum meresmikan jembatan gantung di Kampung Aseupan, Desa Sukamanah, Kecamatan Cibeber, Kabupaten Cianjur. Selasa, (24/12/2019).

Hadir dalam kegiatan tersebut Plt. Bupati Cianjur, H. Herman Suherman, Anggota DPRD Provinsi Jabar, Sadar Muslihat, Kepala Dinas Pemerintahan Masyarakat dan Desa Provinsi Jawa Barat, Dedi Supandi, Kepala Dinas DPMD Kab. Cianjur, Ahmad Danial, Kabag Humas dan Keprotokolan Cianjur, Iyus Yusuf, Kades Sukamanah serta warga desa Sukamanah lainnya.

Wakil Gubernur Jawa Barat yang lebih akrab dipanggil kang Uu menyampaikan, tahun ini di Jawa Barat banyak jembatan gantung yang dibangun termasuk Cianjur. Ada tujuh jembatan gantung yang dibangun di Cianjur.

Warga Kampung Aseupan bersyukur telah diresmikannya jembatan gantung  yang menghubungkan antara Kampung Aseupan dan Kampung lainnya di Desa Sukamanah. Jembatan ini dulunya jembatan bambu, bahkan sempat hilang akibat diterjang banjir. Sekarang dibuatkan jembatan dengan permanen, hal ini merupakan keseriusan pemerintah terhadap warga masyarakat.

Dalam kesempatan itu kang Uu  menyapa sekaligus berdialog dengan beberapa warga yang salah satunya pasangan keluarga Iyan (30)  dan Siti (27) warga Kampung Aseupan, Desa Sukamanah Cibeber.  "Saya merasa senang, jembatan itu sudah berpuluh - puluh tahun, baru sekarang dibangun oleh jembatan besi," ungkap Siti.

Kang Uu berharap  jembatan itu bisa dimanfaatkan oleh masyarakat sesuai pada tujuannya yakni bisa menunjang pada akses pendidikan bagi anak-anak sekolah bisa mudah, aktivitas ekonomi yang cepat juga bisa menghubungkan antar kampung agar bisa terkoneksi dengan baik dari satu kampung ke kampung lainnya. (KC-02)

KABARCIANJUR,[KC] Gladian Pimpinan Regu (Dianpinru) adalah kegiatan Pramuka penggalang, untuk melatih dan mendidik pimpinan regu. Melalui kegiatan Dianpinru ini diharapkan adik-adik anggota dewan penggalang dapat memiliki bekal materi kepramukaan yang lebih baik, sehingga melahirkan generasi generasi yang siap memimpin dan dipimpin sebagaimana harapan seluruh anggota Gerakan Pramuka.

Demikian hal tersebut disampaikan oleh kak Rachmat Sudarman, Selaku Ketua Harian Gerakan Pramuka Kwartir Cabang Cianjur saat membuka kegiatan Gladian Pimpinan Regu di Bumi Perkemahan Mandala Kitri (22/12).

Rencananya kegiatan Dianpinru yang melibatkan 520 orang anggota Pramuka penggalang yang terdiri dari 64 Regu putera dan Puteri dilaksanakan selama 4 hari dari tanggal 22 hingga 26 Desember nanti.

Kegiatan itu diikuti oleh seluruh gugus depan (Gudep) SMP/MTs. yang diseleksi oleh setiap Kwartir Ranting di Kabupaten Cianjur masing-masing Gudep tersebut mengirimkan 2 pimpinan regu, yaitu satu pimpinan regu putra dan satu pimpinan regu putri.

”Dengan kegiatan Dianpinru ini, diharapkan adik-adik penggalang yang terpilih sebagai pimpinan regu dari Gudep sekolahnya masing-masing, akan memperoleh bekal materi kepramukaan yang lebih baik, sehingga nantinya dapat menularkan kepada seluruh anggota gudepnya masing-masing. Oleh karenanya, saya berpesan agar seluruh peserta dapat mengikuti Dianpinru ini dengan sungguh-sungguh, sehingga materi-materi yang diberikan dapat diserap dengan baik dan maksimal,” kata Rachmat.

Selain para pembina dan pelatih, hadir pula dalam pembukaan Dianpinru tersebut, Pengurus Kwartir Ranting dan unsur Mabiran  Se Kwartir Cabang Cianjur [KC.10]

KABARCIANJUR, [KC],- Plt. Bupati Cianjur H. Herman Suherman. Melepas peserta jalan santai, yang merupakan bagian dari rangkaian kegiatan memperingati Hari Amal Bakti (HAB) ke 74 tahun 2020 di taman Cibodas Kecamatan Cipanas, Rabu (23/12/19).

Plt. Bupati dalam sambutannya menyampaikan kegiatan ini penting dilaksanakan selain untuk lebih mendekatkan jalinan silaturahmi di keluarga besar Kementerian Agama Kabupaten Cianjur, hal ini sekaligus pula untuk merefleksikan perjalanan panjang Kementerian yang semakin hari semakin dinamis.

Selanjutnya Plt Bupati Cianjur mengucapkan terima kasih dan mengapresiasi yang setinggi – tingginya kepada seluruh jajaran Kementerian Agama atas kinerja dan dharma baktinya dari mulai tingkat Kabupaten hingga ke tingkat Kecamatan, Kelurahan dan Desa. “Mudah – mudahan Allah SWT, membalas dengan pahala yang berlipat ganda”. Harap Plt Bupati.

Sementara itu panitia jalan santai Hari Amal Bakti (HAB) ke 74 tahun 2020 H. Dedi Wijaya melaporkan jalan santai tersebut melibatkan peserta sekitar 6500 orang yang berasal dari keluarga besar Kementerian Agama yang berada di wilayah Kabupaten Cianjur. Adapun rute yang dilewati peserta jalan santai sekitar taman Cibodas, dengan mengangkat tema “Umat Rukun Indonesia Maju”.

Turut hadir pada kegiatan tersebut Forkopimda, Jajaran MUI, jajaran BAZ Cianjur serta tamu undangan lainnya. [KC.10/Kominfo]
KABARCIANJUR,[KC],- Aksi ujuk rasa (unras) puluhan mahasiswa tergabung Badan Eksekutif Mahasiswa-Keluarga Mahasiswa (BEM-KM) Universitas Suryakancana (Unsur) Cianjur, diterima dengan baik oleh pemangku kebijakan Pemerintah Kabupaten Cianjur, pukul 13:00 WIB, Rabu (18/12/2019).

Salah satu Koordinator Lapangan (Korlap) BEM-KM Unsur Cianjur, Ari Kurniawan memaparkan bahwa mereka merasa miris dan prihatin, melihat IPM Cianjur, terendah se Jawa Barat. Berkaitan dengan IPM yang diterbitkan secara resmi oleh BPS (Badan Pusat Statistik), Kota Bandung merupakan kota yang memiliki IPM Paling tinggi di Jawa Barat yaitu mencapai angka 81,06.

"Nah, sementara itu Kabupaten Cianjur berada diposisi terendah se-Jawa Barat yaitu diangka 64,62 (Update terakhir: 23 April 2019,red)," ujarnya.

Ari menyampaikan, dirinya melihat di Cianjur masih banyak KKN dan premanisme, sehingga tidak meningkat dalam IPM dan lain-lain sehingga pembangunan terbengkalai. Paling harus dituntaskan yaitu korupsi kolusi dan nepotisme, seperti ketika ingin kerja hal-hal yang seperti itu reformasi birokrasi harus diperbaiki secara total.

"Paling utama IPM dimana seperti pendidikan kesehatan, dan kesejahteraan sosial masyarakat di Cianjur itu bisa meningkat," pintanya.

Sementara itu, Presiden BEM-KM Unsur Cianjur, Isal Salman Alfarizi bersyukur bisa mendapat respon yang baik dari pihak-pihak terkait, mulai dari kepolisian yang mengawal. Dari proses pemberangkatan sampai kepulangan, lalu pihak Pemkab Cianjur pun merespon dengan langsung memanggil kepala dinas terkait.

"Meskipun pada awalnya kami merasa kecewa karena Plt Bupati Cianjur, Herman Suherman tidak bisa hadir, hanya diwakili oleh Sekda. Tapi pada prinsipnya aspirasi kami berkaitan dengan IPM sudah disuarakan kepada pihak bersangkutan, dan hasilnya pun akan dikaji kembali untuk terus berkelanjutan. Demi meningkatnya IPM di Kabupaten Cianjur," katanya.

Salman berharap, apa yang disuarakan dan apa yang dituntut dapat langsung ditindaklanjuti oleh Pemkab Cianjur, dan dinas bersangkutan.

"Kami siap mengawal jalannya pemerintahan Kabupaten Cianjur, sebagai mitra kritis pemerintah," pungkasnya.  [KC./JN-CR2]**

KABARCIANJUR, [KC],- Tiga korban truk bermuatan pasir yang menabrak kios sembako di Gekbrong, Kabupaten Cianjur, dimakamkan berdampingan. Jenazah ayah dan dua anaknya itu dimakamkan di Tempat Pemakaman Umum (TPU) Kampung Cimadu.

Jenazah diantarkan dari RSUD Sayang Cianjur menggunakan ambulans dan tiba di rumah duka sekitar pukul 11.30 WIB. Suasana haru dan tangis dari keluarga korban pun menyambut kedatangan tiga jenazah.

Bahkan, DM yang sudah terlebih dulu pulang ke rumah usai menjalani penanganan di rumah sakit, tak kuasa menahan tangis ketika melihat jenazah suami dan dua anaknya terbungkus kain kafan.
"Ingin lihat dulu wajah anak-anak," ujar DM.

Pemakaman MS (7) serta MH (4) dilakukan terlebih dulu sekitar pukul 12.00 WIB setelah sebelumnya disalatkan di masjid dekat rumah duka. Sedangkan AN dimakamkan setelah keluarganya datang.

Kanit Lakalantas Polres Cianjur Ipda Iwan Hendi mengatakan sopir truk saat ini sudah diamankan ke Unit Lakalantas Polres Cianjur untuk dimintai keterangan.

"Dugaan sementara truk kelebihan muatan sehingga saat menanjak mundur kembali. Kaitan rem blong sehingga truk mundur dan menghantam kios dan mengakibatkan beberapa orang penghuninya meninggal, makasih kami dalami, dengan meminta keterangan saksi dan sopir," kata Iwan.

KABARCIANJUR,[KC],- Polres Cianjur serta petugas pemadam kebakaran dan relawan sempat kesulitan mengevakuasi korban dari reruntuhan kios yang tertabrak truk di Jalan Raya Sukabumi-Cianjur, Kecamatan Gekbrong, Kabupaten Cianjur.

Dalam evakuasi korban selamat, petugas membutuhkan waktu tiga jam sampai berhasil mengevakuasi dua korban selamat dari kecelakaan yang terjadi pada Selasa (17/12/2019) malam, sekitar pukul 23.00 WIB.

"Karena keterbatasan alat, proses evakuasi korban membutuhkan waktu cukup lama. Alhamdulillah pada Kamis (18/12/2019) dini hari tepatnya pukul 02.00 WIB, tim rescue berhasil mengevakuasi dua korban selamat," ujar Operator Pengendali Damkar Cianjur Ade Risyan.

Menurutnya, dua korban selamat terdiri ibu dan anak. Keduanya ditemukan di kamar dalam kondisi kaki yang tertimbun bangunan.

"Untuk anaknya yang paling kecil lebih dulu dievakuasi karena tidak tertimbun parah. Sedangkan untuk ibunya petugas cukup kesulitan karena bagian bangunan yang menindih cukup besar," katanya.
"Setelah berhasil dievakuasi, keduanya langsung dibawa ke rumah sakit untuk menjalani penanganan medis. Tidak ada luka serius ataupun patah tulang, hanya luka ringan di bagian kaki," ujar Ade menambahkan.

Untuk korban meninggal, lanjut dia, petugas dan relawan berhasil menemukan jasad AN (52) sekitar pukul 01.00 WIB. Sedangkan dua anaknya ditemukan menjelang pagi.

Kondisi tubuh korban yang tertimbun material tembok yang runtuh dan pasir membuat petugas serta relawan membutuhkan waktu untuk pencarian. "Alhamdulillah meskipun dengan keterbatasan alat semua korban berhasil dievakuasi, baik korban selamat ataupun korban meninggal," ucap Ade. [kc/nET]

KABARCIANJUR,[KC],- Diduga akibat rem blong, truk bermuatan pasir terguling menimpa satu buah warung grosir di Cikahuripan Gekbrong Rabu (18/12).

Akibat kecelakaan ini, tiga orang tewas tertimbun reruntuhan bangunan dan dua korban luka dilarikan ke RSUD Cianjur untuk mendapat penanganan medis.

Kecelakaan truk bermuatan pasir dengan nomor polisi B 9995 BYV yang menimpa satu buah bangunan warung grosir ini terjadi di jalan raya Sukabumi-Cianjur di Desa Cikahuripan, Kecamatan Gekbrong, Cianjur.

Truk yang berasal dari arah Cianjur menuju Sukabumi itu mengalami kendala mati mesin saat melewati tanjakan. Karena beban yang terlalu berat dan rem tidak berfungsi, truk melaju mundur dan langsung menimpa satu buah warung grosir milik warga.

Akibatnya tiga orang tewas tertimpa reruntuhan bangunan. Sementara dua orang lainnya selamat dan langsung dilarikan ke RSUD Cianjur untuk mendapatkan penanganan  pihak medis.

Kasatlantas Polres Cianjur, AKP Ricky Adipratama mengatakan, usai kejadian, petugas kepolisian langsung  mengamankan sopir truk [KC.10]**

KABARCIANJUR,[KC],- Dewan Penasehat DWP Kabupaten Cianjur, Ibu Hj. Anita Sincayani buka secara resmi Lomba Fashion Show Batik Nasional dan Lomba Tumpeng dalam rangka memperingati HUT DWP (Darma Wanita Persatuan) Ke-20 dan Hari Ibu Ke-91 Tingkat Kabupaten Cianjur Tahun 2019. Selasa, 17 Desember 2019 yang dilaksanakan di Aula Bappeda Cianjur.

Kegiatan yang diikuti oleh para istri dari 24 OPD dan 32 Kecamatan ini berlangsung sangat meriah. Selain untuk mempererat silaturahmi juga untuk tetap membudayakan pakaian batik yang sudah diakui secara Internasional.

Ketua DWP Kabupaten Cianjur Hj. Siti Rohanah Subandi mengatakan, dalam rangka membantu para istri ASN mencintai budaya lokal juga untuk meningkatkan perekonomian dan pendidikan di masyarakat Cianjur yaitu salah satunya melalui DWP (Darma Wanita Persatuan).

“Saya sangat mengapresiasi sekali kepada mereka para DWP yang sangat anutias sekali pada kegiatan hari ini, saya berharap kegiatan ini bukan hanya ajang silaturahmi saja tetapi untuk saling mengingatkan akan budaya lokal”. Ujarnya.

Sementara Ketua Penyelenggara Nety Wilianty mengungkapkan, terselenggaranya lomba fashion show batik nasional dan tumpeng ini atas dasar ide dari Dewan Penasehat DWP dan Ketua DWP yang kemudian seperti biasa kegiatan ini menjadi kegiatan tahunan.

“InsyaAllah rencananya untuk pembagian hadiah dan penghargaan kegiatan lomba hari ini akan diserahkan pada kegiatan puncak HUT DWP dan Peringatan Hari Ibu yaitu pada tanggal 23 Desember 2019 sekaligus akan dilaksanakan kegiatan bhakti sosial santunan kepada anak-anak ASN golongan I dan II”. Imbuhnya.

Ia berharap, dengan adanya kegiatan ini bisa lebih mempererat silaturahmi dan terus berinovasi sehingga kegiatan seperti ini kedepannya bisa lebih baik lagi serta lebih beragaram lagi.[KC/Kominfo]**
Masyarakat Desa Kertajadi dilatih teknik evakuasi oleh Tim TAGANA

CIANJUR, [KC],- Kementerian Sosial Republik Indonesia  melaui Tagana Dinas Sosial Kabupaten Cianjur membentuk Kampung Siaga Bencana (KSB) di Desa Kertajadi kecamatan Cidaun Kabupaten Cianjur.

Kampung Siaga Bencana (KSB) adalah model pendekatan penanggulangan bencana berbasis masyarakat untuk berubah pola pikir dan pola tindak masyarakat dalam penanggulan bencana yaitu melalui upaya mempersiapkan masyarakat agar lebih mampu mengelola kerentanan, ancaman dan resiko diwilayahnya sesuai potensi lokal melalui proses perencanaan, pengorganisasasian, penyelenggaraan dan pengendalian.

Hal ini disampaikan Direktur Bantuan Sosial Korban Bencana Alam Kemensos, Rahmat Kusnadi dalam sambutannya pada kegiatan Pembukaan dan Penyuluhan Pembentukan KSB di Aula Desa Kertajadi Kecamatan Cidaun.(08/12).

Hadir dalam kesempatan tersebut Kepala Dinas Sosial Ahmad Mutawali, Anggota DPR RI  Diah Pitaloka, Kepala Seksi PSKBA Dinsos Jawa Barat, Ketua FK TAGANA Kab. Cianjur,   Camat Cidaun, dan Unsur Muspika Kecamatan Cidaun dan tokoh masyarakat lainnya.

Kepala Dinas Sosial Kabupaten Cianjur Ahmad Mutawali mengucapkan terima kasih atas dukungan Ibu Diah Pitaloka selaku Anggota DPR RI atas kesediaannya untuk menganggarkan kesiapsiagaan dan Mistigasi Bencana untuk KSB Tahun ini, selain itu saya dan masyarakat berharap mudah mudahan wilayah lain nya mendapatkan kesempatan yang sama dan khususnya pemerintah Cianjur berharap Ibu  Diah Pitaloka memberikan aspirasinya dalam bentuk bantuan  kendaraan mobil untuk TAGANA.

Anggota DPR RI Asal Cianjur Diah Pitaloka mengamini apa yang disampaikan Kepala Dinas Sosial Kabupaten Cianjur dan akan memberikan aspirasi dalam bentuk bantuan mobil tangki air, mengingat banyak jeadian kekeringan untuk beberapa daerah di Kabupaten Cianjur khususnya di Desa Kertajadi Kec. Cidaun yang menjadi langgananan kekeringan dan kekurangan air bersih.

" Saya Insha Alloh akan mengupayakan pengadaan mobil tangki air untuk masyarakat Cianjur yang akan dikelolakan oleh Tagana Cianjur, dan ini untuk masyarakat Cianjur khususnya desa kertajadi kecamatan Cidaun menjadi prioritas" Ujar Diah.

Diah menambahkan, Pemerintah pusat untuk tahun ini akan mengucurkan dana  Program Keluarga Harapan (PKH) ke Kabupaten Cianjur sebesar 300 milyar dengan 360 orang pendamping PKH, untuk itu Pemerintah Daerah wajib memperhatikan ini.

Kabupaten Cianjur menurut Indek Resiko Bencana berada di urutan pertama rawan bencana se-Indonesia dengan point dua ratus lima puluh, untuk inilah dirinya memilih Cidaun untuk lokasi kampung siaga karena kecamatan Cidaun rawan bencana seperti : banjir, longsor, dan kekeringan setiap tahun nya dan mudah mudahan dengan adanya kegiatan ini masyarakat sadar pentingnya memelihara lingkungan terutama hutam tidak di tebangi sehingga nantinya terjadi bencana alam, “pungkas” Diah.

Simulasi KSB

Setelah dilatih tentang pemahaman pengurangan resiko bencana dan penanggulangan bencana selama 3 hari (8-10/12) oleh Tim TAGANA dan beberapa nara sumber dari Dinas Sosial, PMI, BPBD, dan para praktisi lainnya, masyarakat desa kertajadi yang terdiri dari RT, RW, Karang Taruna, dan Masyarakat  yang kini bernaung menjadi KSB langsung melakukan simulasi SOP Penanggulangan Bencana oleh KSB.

Simulasi Penerapan SOP Penanggulangan Bencana oleh Kampung Siaga Bencana Desa Kertajadi Kecamatan Cidaun dilaksanakan di Lapangan Desa Kertajadi, Asisten Daerah 1 Setda Kabupaten Cianjur, Asep Suparman, S.Sos, M.Si. bertindak selaku Pembina Apel  Simulasi dan kesiapsiagaan. (10/12)

Dalam amanatnya Asda Bidang Pemerintahan dan Kesejahteraan Rakyat Setda Cianjur ini berharap masyarakat desa kertajadi  dan KSB yang telah dibentuk dan dikukuhkan dapat mewujukan maksud dan tujuan diatas, organisasi pelaksana yang terlibat sebagai personil KSB harus mampu melakukan kolaborasi, koordinasi dan kerjasama yang baik dengan berbagai stakeholder yang terdapat dilingkungan setempat, baik unsur pemerintahan, swasta, LSM, relawan dan masyarakat pada umumnya.

Menurutnya, ada 323 kota/kabupaten di Indonesia yang memiliki indeks risiko bencana tinggi. dan Cianjur masuk di urutan pertama di Indonesia sebagai daerah rawan bencana. Untuk itu, masyarakat di Cianjur perlu pengetahuan dan keterampilan untuk dapat membantu menangani bencana. [KC.01]




CIANJUR,-[KC],- Komisi Pemilihan Umum Kabupaten Cianjur telah menyampaikan Pengumuman  Penyerahan Dukungan Bakal Pasangan Calon Perseorangan pada Pemilihan Bupati dan Wakil Bupati Cianjur Tahun 2020.

Berdasarkan Peraturan Komisi Pemilihan Umum Nomor 16 Tahun 2019 tentang Perubahan atas Peraturan Komisi Pemilihan Umum Nomor 15 Tahun 2019 tentang Tahapan, Program dan Jadwal Penyelenggaraan Pemilihan Gubernur dan Wakil Gubernur, Bupati dan Wakil Bupati, dan/atau Wali Kota dan Wakil Wali Kota Tahun 2020, Keputusan Komisi Pemilihan Umum Kabupaten Cianjur Nomor: 836/PL.02.2-Kpt/3203/KPU- Kab/X/2019, tanggal 26 Oktober 2019 tentang Persyaratan Pencalonan Penetapan Jumlah Minimal Dukungan dan Persebaran Bagi Pasangan Calon Perseorangan Pada Pemilihan Bupati dan Wakil Bupati Cianjur Tahun 2020, serta Surat Komisi Pemilihan Umum Republik Indonesia Nomor: 2218/PL.02.2-SD/KPU/XII/2019, tanggal 2 Desember 2019, Perihal: Pengumuman Penyerahan Dokumen Dukungan Bakal Pasangan Calon Perseorangan, dengan ini diumumkan bahwa Komisi Pemilihan Umum Kabupaten Cianjur menerima penyerahan dokumen syarat dukungan bakal pasangan calon perseorangan untuk Pemilihan Bupati dan Wakil Bupati Cianjur Tahun 2020, dengan ketentuan sebagai berikut: 


  1. Bakal Pasangan Calon Perseorangan harus memperoleh jumlah dukungan paling sedikit 108.354 (seratus delapan ribu tiga ratus lima puluh empat) dukungan dari penduduk Kab. Cianjur yang termuat dalam DPT Pemilu Tahun 2019, dan tersebar minimal di 17 (tujuh belas) Kecamatan; 
  2. Dokumen Persyaratan Dukungan Bakal Pasangan Calon Perseorangan meliputi: 
  • a. Surat pernyataan dukungan Bakal Pasangan Calon Perseorangan (formulir Model B.1-KWK Perseorangan), dilampiri dengan fotocopy KTP Elektronik/ Surat Keterangan (Suket) yang dikeluarkan oleh Disdukcapil; 
  • b. Surat Pernyataan Daftar Nama Pendukung Bakal Pasangan Calon Perseorangan (Formulir Model B.1.1– KWK Perseorangan) setiap Desa/Kelurahan yang ditandatangani oleh Bakal Pasangan Calon Perseorangan dan dibubuhi materai Rp. 6000; 
  • c. Rekapitulasi jumlah dukungan Bakal Pasangan Calon Perseorangan (Formulir Model B.2-KWK Perseorangan) yang ditandatangani oleh Bakal Pasangan Calon Perseorangan dan dibubuhi materai Rp. 6000; 
  • d. Formulir Model B.1-KWK Perseorangan dapat dilihat dalam website kpud-cianjurkab.go.id; 
  • e. Dokumen Model B.1-KWK Perseorangan (1 rangkap asli), Model B.1.1-KWK Perseorangan (2 rangkap: 1 asli dan 1 Salinan) dan Model B.2–KWK Perseorangan (1 rangkap asli); 
  • f. Formulir Model B.1-KWK Perseorangan dan Model B.1.1-KWK Perseorangan wajib dikelompokkan berdasarkan wilayah kelurahan/desa; g. Dokumen Model B.1.1-KWK Perseorangan dan Model B.2–KWK Perseorangan, dicetak menggunakan  aplikasi SILON.
3.  Dalam hal Bakal Pasangan Calon Perseorangan telah menghimpun surat pernyataan dukungan tetapi tidak menggunakan Formulir Model B.1-KWK, maka dukungan untuk Bakal Pasangan Calon Perseorangan tersebut tidak dihitung dan wajib disusun kembali sesuai dengan Formulir Model B.1-KWK Perseorangan; 


4. Penyerahan dokumen dukungan Bakal Pasangan Calon Perseorangan dimulai pada:
Tanggal : 19 s.d. 23 Februari 2020
Waktu :
a. 08:00 WIB s.d. 16:00 WIB untuk 19 s.d. 22 Februari 2020
b. 08:00 WIB s.d. 24:00 WIB untuk 23 Februari 2020
Tempat : Kantor KPU Kabupaten Cianjur
Jl. Taifur Yusuf No. 35 Cianjur 
5. Pengambilan user dan password aplikasi SILON dapat datang ke Kantor KPU Kabupaten Cianjur dengan membawa surat mandat dari bakal pasangan calon perseorangan; 

6. Untuk layanan Helpdesk Pencalonan buka dari hari Senin s.d. Jumat Pukul 09.00 WIB s.d. 16.00 WIB atau dapat menghubungi sdr. R. Andi Suhandi, SH (0813 2074 4189), sdri. Nida Garnida, A.Md (0813 2226 27590) dan sdr. Agus Ependi (0877 1460 0577). 

Info selengkapnya dapat dilihat Disini .[ http://www.kabarcianjur.com/p/pengumuman.html]

Rumah Panggung Kampung Budaya Padi Pandanwangi

CIANJUR,-[KC]  Kabupaten Cianjur akan luncurkan wisata edukasi untuk para wisatawan yang datang ke Kampung Budaya Pandanwangi yang berada di wilayah Kecamatan Warungkondang. Selain menikmati keindahan alamnya pemerintah pun akan menyuguhkan para wisatawan dengan mengedukasi cara menanam padi pandanwangi yang pamornya sudah mendunia.

Banyak hal edukasi yang akan dikembangkan pemerintah Kabupaten Cianjur untuk para wisatawan, terlebih destinasi wisata Kampung Budaya Pandanwangi yang rencananya tahun depan akan beroprasi secara resmi akan siap memanjakan para wisatawan.

“Edukasi yang akan kita canangkan seperti cara menanam padi. Jadi dari mulai meratakan sawah kemudian tahapan setelah itu membajak terus persemaian kemudian menggaris sawah nya, tandur terus membersihkan sawah, kemudian memupuk, sampai ke menjaga padi, lanjut ke tahap panen, nah nanti apakah memakai alat atau tata cara modern terus memilah padi memisahkan padi dengan batangnya setelah itu dikeringkan dan sampai menjadi beras kemudian menjadi nasi,” tutur Kepala Dinas Pariwisata Pemuda dan Olahraga, Yudi Perdiana, Senin (02/12/2019).

Selain itu menurut Yudi masih banyak destinasi wisata yang ada di Kabupaten Cianjur untuk dikembangkan selain Kampung Budaya Pandanwangi, ada pula Cibodas, Taman Bunga, Hutan Kota Cianjur dan masih banyak yang lainnya yang menjadi fokus pemerintah untuk dikembangkan kembali wisatanya.

Turut hadir dalam kesempatan itu Plt Bupati Cianjur, H. Herman Suherman beserta dengan dinas terkait. Rencananya Plt pun akan memfokuskan 5 destinasi wisata yang akan di kembangkan pada tahun 2021.(KC/HMS)
Peserta Perkmaha Pramuka Madrasah

CIANJUR,[KC],- Kepala Seksi Pendidikan Madrasah Kementerian Agama Kabupaten Cianjur, H. Hamdan, membuka secara resmi upacara pembukaan Perkemahan Pramuka Madrasah KKMI Tahun 2019, yang diikuti oleh 250 siswa Pramuka Penggalang Madrasah Ibtidaiyah se- Kwartir Ranting Cipanas Cianjur, pada Jumat (29/11) di Bumi Perkemahan Mandala Kitri Cibodas Cianjur.

Dalam sambutannya Kasi penmad Kemenag Cianjur sangat mengapresiasi kegiatan tersebut. Ia menyampaikan bahwa pendidikan kepramukaan seperti ini sangat penting untuk menumbuhkan tunas-tunas bangsa agar menjadi generasi yang lebih baik, kader pemimpin pembangunan yang mumpuni, bertanggungjawab, dan mampu membangun dunia yang lebih baik.

Kegiatan Perkemahan KKMI Kwaran Cipanas Tahun 2019 diselenggarakan selama tiga hari mulai Jumat-Minggu tanggal 29 November 2019- 1 Desember 2019, dengan tujuan Memberikan wawasan dan pengalaman anggota Pramuka Madrasah Penggalang dalam hal keterampilan serta pengembangan gerakan pramuka, dan Tumbuhnya para kader yang memiliki jiwa kepemimpinan yang kuat, handal, tangguh, dan terpercaya untuk kepentingan masyarakat, serta menumbuhkan kesadaran disiplin hidup dengan lingkungan masyarakat.

Sementara itu Ancuwil 4 Kwarcab Cianjur, Aep Saepudin di lokasi yang sama mengungkapkan bahwa  perkemahan pramuka KKMI ini  adalah kegiatan yang sarat dengan rekreasi edukatif di alam terbuka, sebagai sarana pembinaan Pramuka Penggalang yang menitikberatkan pada pengembangan diri peserta yang terdiri atas bidang mental, fisik, intelektual, spiritual, dan sosial, baik sebagai individu maupun sebagai anggota masyarakat. [KC.03]
Komandan KORAMIL Karangtengah saat memberikan Sambutan pada Sosialisasi Mitigasi Bencana
KABARCIANJUR [KC],-  Kejadian bencana yang pernah terjadi di wilayah karangtengah hingga saat ini belum dapat sepenuhnya mampu meniadakan resiko bencana yang disebabkan oleh peristiwa alam seperti banjir, angin puting beliung, genpa bumi  dan kekeringan, demikian diungkapkan Kapten Infantri Sudi Harsono Komandan Koramil 0608 Karangtengah Cianjur saat memberikan sambutan pada pembukaan Mitigasi Bencana Alam yang diselenggarakan di aula desa ciherang karangtengah Cianjur (27/11).

Menurutnya, dengan semakin tingginya intensitas bencana dan keragamannya akhir akhir ini, maka upaya penanggulangan bencana di wilayah karangtengah harus dilakukan secara terkoordinasi dan terencana di jajaran lintas pemerintah kecamatan dan lintas sektoral, TNI dan Polri, masyarakat serta potensi penanggulangan bencana lainnya.

" Diharapkan dalam kegiatan ini terbangun kesamaan langkah dalam penanganan penanggulangan bencana yang terpadu dan konfrehensif  dan proporsional antara penanganan secara preventif dan responsif." Ucap Sudi.

Sementara itu, Pusdalop BPBD Kabupaten Cianjur, Ruslan, dihadapan 130 peserta sosialisasi mengungkapkan bahwa Cianjur merupakan kabupaten dengan ranking ke satu dalam wilayah yang memiliki kerentanan bencana, untuk itu mitigasi bencana penting untuk dilakukan.

Hadir dalam kesempatan sosialisasi tersebut sekmat karangtengah, kepala desa se kecamatan karangtengah, Tagana Karangtengah, PMI,  Babinsa dan Babinmas karangtengah, Pramuka dan Pelajar, serata para ketua RW se Kecamatan Karangtengah. [KC.10]**






KABARCIANJUR,[KC],-  Puluhan masa yang tergabung dalam RUMPUN atau Organisasi Rumah Pergerakan Untuk Cianjur, menggelar aksi unjuk rasa ke kantor agraria dan tata ruang Badan Pertanahan Nasional (ATR/BPN) Jl. Raya Bandung Desa Sabandar Kecamatan Karangtengah, Selasa (26/11).

Dalam pernyataan sikapnya mereka mendesak agar pihak ATR/BPN Kabupaten Cianjur mengusut tuntas oknum pejabat atau petugas yang diduga melakukan pungutan liar untuk pengurusan dokumen tanah dilingkungan ATR/BPN Kab. Cianjur. Kedua, melakukan transparansi dan akuntabilitas kegiatan PTSL sesuai dengan peraturan yang berlaku. Ketiga, hentikan kegiatan pemberian dokumen Pertimbangan Teknis untuk kegiatan investasi yang tidak sesuai dengan tata ruang, khususnya di kawasan Pucak-Cipanas, dan keempat melakukan transparansi data tanah HGU dan mengedepankan kepentingan  masyarakat daripada kepentingan kapitalis.

Salah satu koordinator Lapangan Rumpun Cianjur, Tirta Jaya mengatakan, pihaknya menuntut keterbukaan terhadap lahan yang terlantar. Selain itu, Tirta pun mentuturkan, pihaknya ingin ATR/BPN Cianjur mengusut pungli yang dilakukan oknum Pendaftaran Tanah Sistematis Lengkap (PTSL).

“Kita ingin keterbukaan terhadap lahan terlantar yang ada di wilayah Kabupaten Cianjur. Selain itu, kami juga ingin BPN usut pungli yang dilakukan oleh seorang oknum PTSL. Juga, kita ingin kepala BPN tegas mereposisi para stafnya,” tuturnya kepada wartawan.

Tirta mengaku, pihaknya menemukan oknum PTSL yang melakukan pungutan liar terhadap SKB 4 Menteri yang seharusnya hanya mengambil Rp140 ribu, namun malah memungut hingga Rp500 ribu.

“Oknum PTSL tadi yang harusnya SKB 4 Menteri itu hanya Rp140 ribu itu malah dipungut Rp200 ribu sampai Rp500 ribu juga ada. Terkait oknumnya dari orang BPN dan orang desa juga ada,” katanya.

Sementara Kepala kantor ATR/BPN Cianjur Antony Tarigan menegaskan, pihaknya akan menindak lanjuti semua temua-temuan dan masukan dari rekan-rekan RUMPUN.

"Kita akan menindak lanjuti semua temuan dan masukan dari rekan rekan semua dan hasilnya akan di sampaikan secara transparan," Tegasnya. [KC.10/NN]

KABARCIANJUR,[KC],- Sekretaris Daerah Kabupaten Cianjur, H. Aban Subandi, SH,.MM. yang didampingi Kabag Humas & Keprotokolan Setda Cianjur, Iyus Yusuf, S.STP,MSi menutup secara resmi acara Festival Sugih Mukti yang berlangsung pamerannya selama dua minggu di Lapangan Brimob Cipanas Jl. Raya Cipanas Cianjur. Minggu, 24/11/19.

Sekda dalam sambutannya menyampaikan bahwa adanya kunjungan yang antusias dari pengunjung terhadap pameran itu menandakan bahwa acara itu benar – benar sukses, penyelenggaraannya asli dari masyarakat, artinya perhatian dan keinginan masyarakat itu sendiri, dan ini yang diharapkan oleh pemerintah, adanya sikap kemandirian dari warga, dan tentunya banyak sekali manfaatnya yang bisa di petik dari acara tersebut ada penampilan – penampilan, ajang bakat, edukasi, berbagai kreasi, potensi unggulan yang tentunya semua itu perlu mendapat perhatian serta bisa dikembangkan bersama pada tingkat provinsi maupun nasional bahkan ke mancanegara.

Lanjutnya Sekda, seraya ucapan terimakasih telah disampaikannya kepada jajaran panitia serta para peserta festival Sugih Mukti 2019, para pihak dan seluruh masyarakat atas terselenggaranya acara tersebut, mudah – mudahan upaya untuk mengoptimalkan potensi yang dimiliki oleh Cianjur akan dapat benar – benar terwujud, Pungkas Sekda.

Sementara itu, Agus Chandra panitia pelaksana kegiatan tersebut menyampaikan sedikitnya ada 120 stand lebih yang terdiri dari stand kecamatan wilayah II di Kab Cianjur, juga diikuti beberapa desa untuk menunjukan potensi – potensi desa baik pameran produk unggulan,home industri kecil maupun aneka budaya yang ada di masing masing desa di wilayah II, pameran tersebut berlangsung mulai dari tanggal 9 s/d 24 November 2019.

“Sebagai harapan dari saya kedepannya pameran ini dapat dikembangkan sehingga bisa di gelar pada tiap kecamatan guna menjaring semua potensi yang ada pada tingkat dasar kemasyarakatan, atau pusat dasar pembangunan yakni wilayah pedesaan.Pungkas Agus. [KC/humas Setda Cianjur].

KABARCIANJUR,[KC],- Sebanyak 391 orang Pejabat Eselon II, III, dan IV diambil sumpah dan dilantik dalam Rotasi dan Mutasi Jabatan di lingkungan Pemerintah Daerah Kabupaten Cianjur oleh Plt Bupati Cianjur H. Herman Suherman di taman Pancaniti Jl. Siliwangi Cianjur, Kamis (21/11).

Plt Bupati Cianjur H. Herman Suherman mengatakan, Proses dari Pelantikan bukan hal yang mudah melainkan membutuhkan proses yang sangat panjang bahkan untuk pejabat baru dilakukan open Bidding.

“Alhamdulillah melalui Proses yang panjang mulai dari rapat forum Baperjakat terus kita konsultasi ke KSN, konsultasi ke Mendagri dan sampai dengan tahapan -tahapan lainnya apalagi untuk Pejabat baru kita melalui open Bidding sampai pengumuman makanya prosesnya cukup alot,”kata Plt Bupati Cianjur H. Herman Suherman Usai melakukan Pelantikan.

Herman menuturkan, para Pejabat yang di lantik sudah melalui proses seleksi yang ketat, agar para Pejabat bisa bekerja dengan baik dan sesuai dengan aturan.

“Kita ingin benar ingin sesuai aturan open biddingnya dan sebagainya sesuai dengan aturan bahkan tahapn yang dilalui tidak ada yang di lewat satupun kita ikuti step by step sehingga membutuhkan waktu yang agak lama,” paparnya.

Herman mengatakan, bahwa para Pejabat ini juga murni dari hasil Penilaian Baperjakat.
“Kalo ada pejabat yang dilantik sekarang memberikan uang kepada siapa pun demi untuk jabatan laporkan akan saya keluarkan dan pecat,” Cianjur itu Haru Bebas dari Korupsi tidak boleh ada Pejabat yang Korupsi,” ujar Herman.

Herman juga mengatakan, jika di perlukan dan masih ada waktu akan dilaksanakan kembali Rotasi ataupun Mutasi Pejabat untuk lebih memaksimalkan Pemerintahan.

“Mudah-mudahan Pejabat bisa cukup baik karena seleksi cukup alot, tentunya kami mohon mohon do’anya kepada masyarakt agar para pejabat yang di lantik bisa melaksanakan tugas dengan bak sesuai dengan harapan masyarakat, Ideal 100 persen sih tidak tapi kita berupaya sebaik mungkin kalo diperlukan dan sesuai undang-undang yaa kita laksanakan agar kinerja kita lebih baik,” ujarnya. [KC/Kominfo]

KABARCIANJUR,. [KC],- Para RWRT di 3 Wilayah di Kabupaten Cianjur mendatangi Pancaniti Pemkab Cianjur untuk melaksanakan Silaturahmi Akbar Forum RWRT kabupaten Cianjur, Jl. Siti Jenab 31, Senin (18/11).

Pengurus Forum RW dan RT Kecamatan Se-Kabupaten Cianjur kembali dikukuhkan setelah sebelumnya Forum Komunikasi RWRT ini dikukuhkan oleh Plt Bupati Cianjur H. Herman Suherman di Pendopo Pemkab Cianjur.

Plt Bupati Cianjur H. Herman suherman mengatakan, adanya Insentif para RwRt menjadi motivasi agar lebih semangat melayani masyarakat.

“Dengan adanya indentif RTRW mudah mudahan menjadi semangat dalam rangka melayani masyarakat Cianjur, ini belum seberapa jika melihat kinerja RTRW yang bekerja 24 jam namun tentunya dengan insentif seperti ini bisa semangat dan ini sifatnya langsung insentif bukan di spj kan, ini hak untuk rt dan rw saya jamin 100 persen tidak ada potongan karena langsung ke rekening masing-masing RT,” Paparnya.

Sementara Ketua Forum RWRT Kabupaten Cianjur Daseng Hakimi mengatakan, Kegiatan Silaturahmi Akbar, Sosialisasi Program, Rapat Kerja serta Pengukuhan dan Pelantikan Forum RW dan RT Kecamatan se-Kabupaten Cianjur.

“Kebijakan Bapak PLT Bupati Cianjur terkait insentif RW dan RT sebesar Rp. 400.000,- setiap bulan dan dibayarkan hingga bulan ke 10 (Oktober) pada tahun 2019 ini, yakni sebesar Rp. 4.000.000,- untuk setiap RW dan RT adalah sebuah kebijakan yang patut di syukuri. Terlebih pembayarannya langsung melalui rekening BJB kepada masing-masing yang berhak menerima dan tidak ada potongan sedikitpun,” Paparnya.

Ia menuturkan, Sillaturahmi RW dan RT se-Kabupaten Cianjur ini juga dalam rangka mempertegas komitmen RT dan RW se-Kabupaten Cianjur Bersama Herman Suherman Membangun Cianjur TANPA KORUPSI.

“Pada hari ini diharapkan semakin memperkokoh daya juang RW dan RT, sesuai dengan peran dan fungsinya sebagai garda terdepan dalam memberikan pelayanan kepada masyarakat. Sehingga visi dan misi Kabupaten Cianjur yang lebih maju dan agamis dapat terwujud dan membumi,” Imbuhnya. [KC/Humas/Ghienz].


CIANJUR,[KC],- Sebagai salah satu wujud nyata sinergitas BPJS Kesehatan dengan Pemerintah Daerah (Pemda) dalam penyelenggaraan program Jaminan Kesehatan Nasional Kartu Indonesia Sehat (JKN-KIS) merupakan integrasi ke pesertaan jaminan kesehatan Daerah menjadi kepesertaan program JKN-KIS. Hal ini juga merupakan bentuk implementasi dariInstruksi PresideNnomor 08 Tahun 2017 tentang Optimalisasi Pelaksanaan Program JKN-KIS yang mengunjukkan peran aktif Pemda dalam mewujudkan Universal Health Coverage (UHC) di wilayahnya.

Dan untuk meneruskan semangat sinergitas pelaksanaan program JKN-KIS Pemerintah Kabupaten Cianjur bersama BPJS Kesehatan Cabang Sukabumi telah melakukan penandatanganan perpanjangan Perjanjian Kerjasama (PKS) Kepesertaaan Program JKN- KIS Bagi Penduduk Yang Didaftarkan Oleh Pemerintah Kabupaten Cianjur bertempat di Pendopo Kabupaten Cianjur, Jumat (08/11).

Acara penandatanganan tersebut dihadiri langsung oleh Bupati Cianjur Herman Suherman serta Kepala BPJS Kesehatan Cabang Sukabumi Yasmine Bamadhana Harahap.

Dalam sambungannya Herman menyampaikan bahwa Pemda Kabupaten Cianjur telah mendaftarkan 195.576 jiwa penduduknya untuk menjadi peserta program JKN-KIS segmen Penerima Bantuan lurah Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (PBI APBD) sebagai bentuk komitmen untuk mencapai UHC di wilayah Kabupaten Cianjur.

“Upaya memperluas cakupan kepesertaan .JKN-KIS dan mewujudkan UHC Kabupaten Cianjur terus menjadi agenda utama kami dalam meningkatkan kesejahteraan masyarakat Kabupaten Cianjur khususnya bidang kesehatan” ujar Herman.

Menanggapi hal tersebut Yasmine menyatakan koordinasi berkesinambungan yang selama ini terjalin antara Pemda Kabupaten Cianjur dan BPJS Kesehatan Sukabumi melalui BPJS Kesehatan Kabupaten Cianjur merupakan upaya bersama untuk mewujudkan tujuan mulia program JKN-KIS yang membutuhkan usaha dan kerjasama yang sol id dari berbagai pihak yang terkait.

“Kami mengapresiasi langkah konsisten Pemda Kabupaten Cianjur dalam memberikan dukungan secara berkelanjutan terhadap implementasi program JKN-KIS salah satunya melalui integrasi peserta PBI APBD Kabupaten Cianjur, dan kami berharap agar jumlah peserta dapat terus bertambah demi tercapainya UHC Kabupaten Cianjur ” ujar Yasmine.

Lebih lanjut Yasmine menyampaikan bahwa dalam rangka mendukung tercapainya UHC Kabupaten Cianjur di tahun 2020 tidak hanya bertumpu pada pembiayaan jaminan kesehatan tetapi diharapkan dukungan kebijakan Pemda diantaranya kebijakan yang mendorong kepatuhan sektor Badan Usaha untuk mendaftarkan seluruh pekerja beserta anggota keluarganya sesuai dengan regulasi yang berlaku.

“Himbauan kepada Peserta JKN-KIS mengenal kewajiban membayar iuran paling lambat tanggal 10 setiap bulannya agar tidak terkendala dengan pelayanan, kebijakan untuk para pengusaha agar mengalokasikan dana CSR perusahaan dalam bentuk donasi iuran JKN-KIS untuk penduduk yang belummendapatkan manfaat jaminan kesehatan,”tuturnya.

Ia menambahkan, kerjasama Pemda untuk sinergitas memperluas kanal pendaftaran melalui Kecamatan dan Desa dalam rangka memberikan kemudahan bagi warga masyarakat dalam mendapakan pelayanan pendaftaran JKN-KIS.

“Jumlah ke pesertaan program JKN-KIS di Kabupaten Cianjur sampai dengan 31 Oktober
2019 adalah sebanyak 2.000.962 jiwa atau telah mencapai 88,41% dari total penduduk,” Imbuhnya. (KC/Kominfo)
CIANJUR,[KC],- Plt Bupati Cianjur H. Herman Suherman menghadiri pembukaan sekaligus menjadi inspektur upacara Hari Santri Nasional tingkat Kabupaten Cianjur. Selasa, 22 Oktober 2019 di Terminal Pasir Hayam Cianjur.

Pada kesempatan tersebut Bupati juga melepas secara resmi pawai santri yang melewati Jalan Printis Kemerdekaan, Jalan Prof. Moch. Yamin, Jalan K.H. Hasyim Ashari dan finish di Alun-Alun Cianjur.

“Santri adalah sebutan bagi seseorang yang memiliki pendidikan agama islam santri tidak hanya mereka yang lulusan pondok pesantren tetapi umat islam yang memiliki basis keilmuan dan memiliki daya dan cara pikir terbuka”. Ujar Herman.

Plt Bupati Cianjur berharap melalui santri ini dapat menyebarkan agama islam dalam rangka mendamaikan dan menjadikan rahmatanlilalamin.(Net/Kominfo)
CIANJUR, [KC],- Gebyar PKH 12 tahun mengabdi diselenggarakan meriah di Lapang Kalapa Nunggal Desa Kalapa Nunggal Kcamatan Cidaun, Minggu (20/10/19). Dalam kegiatan ini dihadiri oleh Plt Bupati Cianjur H. Herman Suherman, Para Kepala Perangkat Daerah Kabupaten Cianjur, Muspika Kecamatan Cidaun dan Para KPM dari 4 Desa di Wilayah Kecamatan Cidaun.

Plt Bupati Cianjur H. Herman Suherman mengatakan agar apa yang diberikan oleh Pemerintah dapat dirasakan manfaatnya langsung oleh para KPM. “Mudah-mudahan besar manfaatnya bagi masyarakat khususnya para KPM,” katanya.

Sementara dalam kesempatan tersebut PLT Bupati melihat langsung proses penyalurannya agar benar-benar tepat sasaran. Sedikitnya ada 2000 KPM dari 4 Desa di Kecamatan Cidaun diantaranya Desa Kalapa Nunggal, Desa Mekarwangi, Desa Mekarjaya, Desa Sukamulya mendapatkan Bantuan langsung dari Program PKH. (Net/Kominfo)
CIANJUR,[KC],- Komite Akreditasi Rumah Sakit (KARS) Kementerian Kesehatan Republik Indonesia akhirnya memberikan Akreditasi Utama bagi Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Cimacan.

Rumah sakit yang terletak di Utara Cianjur atau tepatnya di Cimacan Kecamatan Cipanas ini mendapat Akreditasi bintang 4 setelah beberapa waktu lalu melaksanakan proses akreditasi snars versi 1 di tanggal 17 sampai dengan 20 September 2019 kemarin.

“Tadinya kami berharap bisa mendapatkan bintang lima atau berakreditasi Paripurna. Tetapi sangat bersyukur sudah mendapatkan nilai utama ini,” ujar Ketua Tim Akreditasi sekaligus Ketua Komite Medik Rumah Sakit, dr. Paul Jonatan, saat ditemui Kamis (17/10).

Pada proses akreditasi ini menurut dr. Paul Jonatan wajib dilakukan setiap tiga tahun sekali. Bahkan yang masih bintang satu atau akreditasi Pratama pun mesti melakukan penilaian selanjutnya.

Lebih lanjut dr. Paul Jonatan mengatakan, setelah beberapa lalu melaksanakan proses akreditasi rumah sakit snars versi 1, pihaknya diwajibkan memenuhi standar yang harus dilakukan. Dan akhirnya RSUD Cimacan pun bisa memenuhi 16 standar yang mesti dipenuhi.

“Jadi setiap 3 tahun sekali itu akan dilakukan penilaian. Tapi setiap tahun pun akan dilakukan verifikasi,” jelasnya.
.
Untuk program akreditasi ini, dikatakan dr. Paul Jonatan, akan terus berlanjut. Bahkan wajib melakukan sesuai dengan penilaian sebelumnya. Karena ini merupakan standar baku yang mesti dilaksanakan setiap RSUD.

“Jadi akreditasi itu merupakan gambaran pelayanan rumah sakit yang harus terus ditingkatkan dan dilaksanakan. Ini juga merupakan salah satu bentuk dukungan dari pemerintah Kabupaten hingga akhirnya akreditasi tersebut bisa berhasil diraih,” tukasnya.

Senada yang disampaikan Direktur Utama (Dirut) RSUD Cimacan, dr. H. Dharmawan S.D., MARS, bahwa kedepannya pihak RSUD Cimacan akan terus melakukan upaya pelayanan secara modernisasi. Yakni salah satunya dengan pelayanan digital. Hal tersebut diharapkan bisa memudahkan masyarakat dalam melakukan proses layanan kesehatan di RSUD.

“Jadi setelah akreditasi Utama ini kami raih, seluruh karyawan bisa lebih semangat dan memberikan pelayanan yang lebih prima kepada seluruh masyarakat,” ujarnya.

dr. H. Dharmawan S.D., MARS pun berharap, Sumber Daya Manusia (SDM) yang ada di RSUD Cimacan ini bisa lebih ditambah lagi. Karena memang, diakui orang nomor satu di RSUD Cimacan itu, Pemerintah Kabupaten (Pemkab) telah menunjuk RSUD Cimacan ini sebagai etalase pelayanan dari rumah sakit daerah lainnya yang ada di Kabupaten Cianjur.

“Arah kami kedepan kalau akreditasi ini bagus terus, kami ingin mendapatkan akreditasi yang lebih lagi. Bahkan kami juga sangat optimis bisa meraih akreditasi tertinggi yakni paripurna, yang juga sangat didukungan oleh bapak Bupati Cianjur H. Herman Suherman S.T. MAP,” pungkasnya. [Net/Kominfo]
CIANJUR,[KC],- Hujan deras menyebabkan tanah longsor di Kampung Cirawa RT. 01/10 Desa Kanoman Kecamatan Cibeber, Kabupaten Cianjur, Tanah longsor terjadi sekitar pukul 17.00 WIB.

Berdasarkan informasi yang dihimpun,  ada dua korban meninggal dunia di lokasi kejadian karena tertimbun tanah swah yang berada dipinggir rumahnya, korban kini sudah di evakuasi oleh masyarakat dan dibawa ke Puskesmas Cibeber.

Hingga berita ini diturunkan belum ada laporan resmi dan lengkap dari BPBD Kabupaten Cianjur. [KC.010]**




Aliansi Masyarakat Pemantau Demokrasi (AMPD) menduga KPUD Kabupaten Cianjur melakukan kecurangan di Pemilu 2019.

Pasalnya, AMPD menemukan banyaknya suara yang bertambah dan berkurang, sehingga menguntungkan suatu partai ataupun merugikan partai lainya,
“Dalam forum terkait permasalahan suara di wilayah kecamatan Sukanagara terjadi deklok, Dan di Rapat Pleno KPUD Kabupaetn Cianjur di Hotel Yasmin kami menemukan beberapa kesalahan dan pelanggaran. Bahkan kami menemukan Indikasi praktik kecurangan yang dilakukan penyelenggara Pemilu, pada waktu rekapitulasi raihan suara dari format C1 ke DA1,” papar Ketua AMPD, Galih Widyaswara kepada redaksi Aksi, Sabtu (11/5).

“Jelas ini merupakan bentuk pembangkangan terhadap Undang Undang Pemilu, yakni Undang Undang No 7 Thn 2017 Pasal 532, perbuatan melawan hukum yang dilakukan penyelenggara Pemilu mulai tingkat PPS, PPK dan KPUD yang dilakukan secara bersama sama, sistematis terstruktur dan masip, atas temuan terhadap pelanggaran penyelenggara pemilu termaksud diatas,” papar Galih.

“AMPD akan melaporkan temuan kecurangan tersebut kepada Bawaslu provinsi Jawa Barat dan DKPP untuk segera membongkar kecurangan yang dilakukan oleh KPU Kabupaten Cianjur,” pungkas Galih. [Net/KC.10]

kabarcianjur.com - Kapolda Jabar Irjenpol Agung Budi Maryoto bersama Pangdam III Siliwangi Mayjen TNI Tri Soewandono didampingi Plt Bupati Cianjur H. Herman Suherman bersama Forkopimda Cianjur meninjau persiapan TPS menjelang Pemilu 2019 di Cianjur, Selasa (16/4/2019).

Irjenpol Agung Budi Maryoto mengatakan, dari hasil pemantauan semua wilayah dalam keadaan kondusif. Terkait dengan laporan adanya kotak suara yang tersapu banjir di Bogor hal tersebut sudah diantisipasi KPU mengenai kekurangannya dari KPU RI dan KPU Jabar.

"Semuanya sudah diganti dan dipastikan kekurangan surat suara juga sudah dilengkapi," katanya.

Agung menuturkan, antisipasi TPS di tempat bencana banjir juga sudah dilakukan agar TPS berada di zona aman. Seperti yang terjadi di wilayah Kabupaten Cianjur.

Ia mengimbau kepada masyarakat yang punya hak pilih untuk datang ke TPS memberikan hak suara.

"Karena ini kan lima tahun sekali untuk menentukan wakil rakyat dan juga pimpinan negara," kata Kapolda

Ia mengatakan bahwa TNI dan Polri bersama aparatur Pemda siap menjamin keamanan proses demokrasi dari awal sampai selesai.

Mengenai tingkat kerawanan, Kapolda mengatakan bahwa TPS itu fluktuatif jadi tergantung dari karakteristik di wilayah TPS itu sendiri. Menurutnya yang jelas kepolisian bersinergi dengan babinsa dan linmas untuk mengamankan proses demokrasi.

"Caranya kami hidupkan lagi siskamling kemudian kepolisian memiliki patroli cyber. Kita jamin tidak ada intimidasi dari siapapun silahkan datang sesuai dengan pilihan masing-masing," tegasnya. [KC-02/gien]
kabarcianjur.com - Sebuah kios jamu yang berada di atas Daerah Aliran Sungai (DAS) di jalan Yulius Usman di bongkar pasang oleh  Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) Kabupaten Cianjur, Jumat (5/4/2019).

Kios tersebut dibongkar paksa karena sebelumnya sudah disurati Satpol PP untuk membongkar sendiri. Namun rupayanya tidak di gubris oleh pemilik, sehingga Satpol PP harus bertindak tegas dan melakukan penertiban.

Kepala Bidang (Kabid) Penegakkan Perundang-undangan, Ketertiban Umum dan Keteriban Masyarakat Satpol PP dan Pemadam Kebakaran Kabupaten Cianjur Robby Erlangga menuturkan, kios yang di bongkar tersebut melanggar aturan Perda karena berada diatas DAS.

"Hari ini (kemarin,red) kita melaksanakan Pembongkaran secara paksa terhadap satu kios depot jamu. Yang bersangkutan sudah kita surati dan proses kita sudah tahapi akan tetapi tidak mengindahkan peringatan bahwa kios pemilik berada diatas DAS dan sebagai daerah yang terlarang," kata Robby.

Robby menjelaskan, ia juga mengacu kepada laporan masyarakat bahwa kios tersebut digunakan sebagai tempat untuk berkumpul anak muda sehingga meresahkan masyarakat.

"Laporan dari masyarakat tempat tersebut sangat meresahkan sering digunakan perkumpulan remaja untuk minum minuman keras, setelah satu bulan ada laporan dari warga maka kami bongkar secara paksa," imbuhnya.

Selain kios, ia juga akan membongkar bangunan lain yang terbukti melanggar.  "Ada beberapa titik yang akan kita tertibakan menunggu dulu laporan yang valid. Selama 7 bulan ini sudah 80 kKios yang sudah dibongkar, ada kios Depot Jamu, ada makanan, stiker dan dagangan lainnya," katanya.

Ia juga mengimbau kepada seluruh pemilik kios yang melanggar Perda agar segera membongkar sendiri.

"Kepada seluruh pemilik kios yang beridi diatas tanah pemerintah baik di trotoar badan jalan maupun di atas daerah aliran sungai itu untuk dibongkar sendiri sebelum kita titertibkan. Secara bertahap kita juga akan menertibkan bangunan liar lainnya," tandasnya.

Dalam pembongkaran bangunan yang berada di tempat terlarang tersebut melibatkan sekitar 60 orang anggota Satpol PP dibantu aparat Kepolisian dan TNI untuk pengamanan. [KC-02/gien]

kabarcianjur.com - Program Bantuan Stimulan Perumahan Swadaya (BSPS) menciptakan rumah tidak layak huni (RTLH) menjadi rumah layak huni (LH). Rumah layak huni tersebut harus memenuhi kecukupan ruang, keselamatan bangunan dan cukup pencahayaan.

Kepala Satker Penyediaan Rumah Swadaya Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat Sarju Bindarum menegaskan, program BSPS tidak menciptakan rumah layak pandang, tapi rumah layak huni yang menuhi standar bangunan pekerjaan umum.

"Rumah BSPS harus diperhatikan konstruksinya jangan asal asalan. Pakemnya bahwa kontruksinya harus baik, sesuai dengan ketentuan," kata Sarju disela kegiatan Pembekalan Tenaga Fasilitator Lapangan dan Koordinator Fasilitator BSPS tahun 2019 di Bandung, Rabu (3/4).

Pembangunan rumah program BSPS harus selesai sesuai dengan ketentuan standar bangunan. "Yang disebut selesai, wujud standarnya bagian yang terpenting sudah layak di huni. Pasti ada yang ditinggalkan bagian tertentu jika swadayanya kurang," tegasnya. (KC-02)



kabarcianjur.com - Plt Bupati Cianjur H. Herman Suherman membuka secara resmi Aplikasi Laporan Elektronik Kecamatan Secara Terpadu (Lekat) dan Sosialisasi E-Samsat di Aula Pendopo Pemkab Cianjur, Senin (1/4/2019).

Kabag Pemerintahan Setda Kabupaten Cianjur Hendri Prasetyadhi mengatakan, aplikasi LEKAT merupakan inovasi dari Pemerintah Kabupaten Cianjur sebagai upaya meningkatkan kualitas aparat kecamatan.

"Dengan kondisi geografis Kabupaten Cianjur yang luas ini dapat memanfaatkan teknologi di era globalisasi sekarang ini dengan penggunaan aplikasi LEKAT," paparnya.

Aplikasi ini menurut Hendri banyak sekali keunggulan yang didapatkan, dengan aplikasi ini akan mempermudah proses pembuatan laporan, karena kecamatan tinggal mengisi form laporan yang sudah disediakan oleh admin kabupaten.

"Penggunaan aplikasi Lekat ini maka setiap kecamatan akan berhemat dalam hal biaya transportasi dan cetak. LEKAT memberikan fasilitas yang mudah untuk melakukan pengolahan laporan dalam bentuk visual grafik. Hal ini tentu sangat membantu Pimpinan dalam mengambil keputusan," imbuhnya.

Sementara Kepala Pusat Pengelolaan Pendapatan Daerah (P3D) Wilayah Kabupaten Cianjur, Iwan Priatna menjelaskan, untuk mempermudah pembayaran pajak kendaraan diluncurkan Samsat J’Bret (Samsat Jawa Barat Ngabret). Inovasi layanan Samsat J’Bret bisa melakukan Pembayaran PKB dan SWDKLLJ melalui teller Bank BJB.

"Pembayaran PKB dan SWDKLLJ bisa melalui Financial Technologi (Fintech) Industri Startup seperti Tokopedia, Kaspro, Bukalapak, melalui Payment Point Online Bank (PPOB) dan melalui Gerai Modern seperti Alfamart, Alfamidi, dan Indomaret," tuturnya.

Adapun bentuk programnya adalah pembayaran Pajak Kendaraan Bermotor di Gerai Modern (minimarket) seperti Alfamart, Alfamidi, dan Indomaret sebagaimana telah banyak dimanfaatkan oleh masyarakat/wajib pajak dan pembayaran melalui Aplikasi Belanja Online seperti Bukalapak, Tokopedia dan Kaspro juga melalui Teller Bank BJB dan PPOB (Payment Point Online Bank)," paparnya.

Selanjutnya menurut Iwan Pencetakan Validasi Pengesahan STNK secara Elektronik (e-Sah) bisa melalui Aplikasi Samsat Mobile Jawa Barat (SAMBARA) dan Pengesahan STNK oleh Unit Lantas Polsek di seluruh daerah hukum Polda Jabar dengan Pemindaian QR Code melalui Aplikasi SAMBARA.

"Jadi untuk Samsat J'bret ini lebih mempermudah pembayaran dan untuk cetak Validasinya dilakukan di Bank BJB. Untuk pembayaran kita bisa dilakukan dimana saja tidak perlu datang ke samsat dengan T-Samsat kita bisa bayar tepat waktu," pungkasnya.

Sementara Plt Bupati Cianjur H. Herman Suherman mengapresiasi Launching dua (2) aplikasi tersebut.

"Dengan Aplikasi yang sudah di launching jni diharapkan dapat mempermudah masyarakat mendapatkan informasi maupun kemudahan dalam pembayaran Pajak," imbuhnya. (KC-02/gien)
kabarcianjur.com - Guna melestarikan Ayam Pelung yang merupakan salah satu Budaya Cianjur, Himpunan Penggemar dan Peternak Ayam Pelung (HIPPAP) menyelenggarakan Kontes Ayam Pelung di depan Caffe BM jl. Binawan, utama no 1 BLK Cianjur.

Kontes Ayam Pelung "Anang Sungkawa Cup -1" tahun 2019 ini diikuti oleh sedikitnya 500 peserta dari berbagai wilayah di Provinsi Jabar bahkan dari luar Provinsi Jabar.

Ketua Pelaksana Asep Guntur Rahayu mengatakan, tujuan dilaksanakannya kontes yakni untuk merawat budaya Cianjur, agar budaya yang selama ini tumbuh dari Kota Cianjur bisa lebih dikembangkan.

"Kita ingin budaya ayam pelung tetap dipelihara untuk dikembangkan, kita tidak ingin Budaya Cianjur ini diklaim orang lain atau budaya ayam pelung hanya patungnya saja tapi ingin betul-betula bahwa ayam pelungnya ada, untuk menanggapi hal tersebut salah satu caranya dengan mengadakan kontes ini," kata Asep.

Kontes Ayam Pelung ini menurut Asep juga dalam rangka meningkatkan perekonomian masyarakat, karena ayam ini mudah dipelihara oleh siapa pun.

"Ini bisa meningkatkan perekonomian masyarakat, selain mudah dipelihara jika Ayam ini ikut kontes dan menjadi juara maka harganya pun akan meningkat," paparnya.

Ia juga menambahkan, kontes ini diikuti oleh sekitar 500 peserta dari berbagai macam Kabupaten/Kota di Jawa Barat.

"Para peserta juga ada yang dari luar Provinsi Jawa Barat, seperti Pekalongan, Lumajang bahkan perwakilan dari Lampung juga ada," imbuhnya.

Sementara Ketua DPW Jawa Barat HIPPAP Nusantara Hendra Gunawan mengatakan, untuk melestarikan Ayam Pelung Cianjur ini, pihaknya mengintruksikan agar seluruh DPD HIPPAP agar membuat kelompok tani gunanya untuk pemurnian Ayam Pelung.

"Saat ini kami mengintruksikan kepada seluruh DPD untuk pemurnian ayam pelung. Jadi mereka beternak dikampung mempertahankan genetik ayam pelung dan menyabarkan untuk mempertahankan pemurnian Ayam Pelung itu," tuturnya.

Pria yang juga akrab di sapa Gopar ini menjelaskan, jenis ayam ini disebut Ayam Pelung karena dengan suaranya yang melengkung, bahkan dari berbagai kriteria jenis suaranya berbeda-beda.

"Ayam ini juga ada berbagai kriteria angkatan, pertama Angkatan Pupudur, angkatan inilah yang paling banyak dicari karena ciri khasnya belum kembali, setelah itu ada angkatan Pupuril dan Pupulur, angkatan inilah yang sering diikutkan untuk kontes," jelasnya. (KC-02/gien)
kabarcianjur.com - Sebanyak 354 Kepala Desa di Kabupaten Cianjur mengikuti dan melaksanakan penandatanganan kesepakatan tentang Kerjasama Penanganan Masalah Hukum Bidang Perdata dan Tata Usaha Negara, di halaman pendopo Cianjur, Kamis (28/3/2019).

Penandatanganan tersebut disaksikan langsung Plt Bupati Cianjur H. Herman Suherman, Forkopimda Cianjur dan juga Para Camat Se-Kabupaten Cianjur.

Kepala Kejaksaan Negeri (Kejari) Cianjur Yudi Syufriadi menyampaikan sambutan Kepala Kejaksaan Tinggi Jawa Barat, Raja Nafrizal. Dalam sambutannya dikatakan para kepala desa di Cianjur agar mengikuti aturan penggunaan anggaran desa dan dana desa. Kajati berharap beberapa kepala desa yang bermasalah dan saat ini dalam penyelidikkan kejaksaan menjadi contoh agar desa lainnya waspada.

"Hari ini saya mewakili Kajati Jabar, melaksanakan penandatanganan perjanjian kerjasama sebagai bentuk penyadaran kepada para kepala desa," ujar Kajari Cianjur Yudhi Syufriadi membacakan sambutan Kajati Jabar.

Yudhi mengatakan, Kejaksaan berkewajiban mendampingi untuk mengawal pembangunan agar cepat dan tepat sasaran.

"Saat ini Kajari Cianjur sedang menyelidiki tiga desa yang terindikasi masalah," kata Yudhi Syufriadi.

Plt Bupati Cianjur, Herman Suherman, berharap tak muncul lagi masalah terkait anggaran desa maupun dana desa setelah penandatangan kesepakatan.

"Saat mengunjungi Cianjur kemarin Bapak Presiden mengatakan bahwa dana desa terus meningkat setiap tahunnya, maka dari itu kerjasama ini dilaksanakan agar penyerapan Dana Desa bisa berjalan dengan baik dan bermanfaat untuk masyarakat Cianjur," tuturnya.

Ketua Asosiasi Kepala Desa Seluruh Indonesia Kabupaten Cianjur, Beni Irawan, mengatakan, sudah lama kesepakatan ini dirancang.

"Hal ini bentuk pencegahan jangan sampai kades banyak yang terjerat hukum, kades akan lebih memperhatikan regulasi sehingga mengetahui apa yang jangan dilakukan," kata Beni [KC-02/gien]

kabarcianjur.com - Kepala Badan Pemeriksa Keuangan (BPK) RI Perwakilan Jawa Barat Arman Syfa menilai perlu mensosialisasikan bagaimana para Kepala Desa (Kades) mengelola Dana Desa (DD) yang dikucurkan pemerintah pusat agar bisa dipertanggungjawabkan.

"Kami menjalankan salah satu fungsi BPK yakni untuk mendorong tata kelola Dana Desa dengan baik. Karena Dana Desa  merupakan program unggulan pemerintah yang kami nilai perlu dijaga," kata Arman Syfa usai melaksanakan Sosialisasi Tugas, dan Fungsi BPK dan DPR dalam pengawasan Pengelolaan Dana Desa di Aula Le Eminence, Senin (25/3/2019).

Arman mengungkapkan, salah satu tujuan dari sosialisasi agar para Kepala Desa tidak terjerumus akibat ketidaktahuan dengan peraturan yang baru.

"Ini juga bentuk kekhawatiran kami, karena salah satu tujuan agar mereka tidak terjerumus intinya kami harapkan mereka memahami tugas dan fungsi mereka tapi tidak hanya disitu, mereka harus selalu mengupdate karena peraturan itu selalu berkembang jangan sampai dia melanggar karena tidak tahu, itu yang harus dihindari," jelasnya.

Ia juga menilai penting memberikan pemahaman terhadap para Kepala Desa, pasalnya dari tahun sebelumnya masih ada beberapa kelemahan yang harus diperbaiki salah satunya regulasi agar pelaksanaanya bisa dipertanggungajawabkan.

"Tadi kami memang mendengar pertanyaan dari para Kepala Desa, mereka kesulitan untuk membuat gambar, membuat RAB juga, tapi ternyata diantaranya ada pemahaman yang keliru padahal sebetulnya aturannya sudah ada, disamping itu merekapun perlu berkoordinasi dengan regulatornya," katanya.

Ada yang bertanya tentang PAUD, selama ini sudah dianggarkan di ADD dari Pemda tapi dirasa itu kurang memadai dilapangan. "Saya kira itu kami serahkan pada regulator BPK tidak dalam posisi membuat aturan, kami hanya melihat kepatuhan tapi kami juga memberikan pendapat kepada pemerintah," jelasnya.

Arman juga menjelaskan, bahwa masih ada 26% yang masuk kategori tertinggal. Itu merupakan tantangan tersendiri bagi Pemda.

"Saya kira ini tantangan bagi Pemda untuk bisa membina mereka. Betul kalau masalah desa itu tergantung dari banyak faktor termasuk masalah demografi masalah biografinya dan saya sih memandan tantangannya luar biasa untuk mengelola Dana Desa tersebut," imbuhnya.

Ia mengingatkan kepada Pemerintah agar fungsi pembina dari Pemrintah seperti kecamatan maupun dinas terkait lebih ditingkatkan walaupun saat ini ada pendamping desa dari Kementerian Desa.

"Yang harus disampaikan memerintah atau mengelola tidak hanya masalah kemampuan atau skill akan tetapi masalah integritas. Mereka adalah ujung tombak pemerintah pusat dan mereka harus menjaga Dana Desa sebaik mungkin," pungkasnya.

Sementara Plt Bupati Cianjur H. Herman Suherman mengatakan, sosialisasi yang disampaikan BPK terkait pemeriksaan dan pelaksanaan juga evaluasi dan pengawasan.

"Ini momen yang bagus dan perlu dilaksanakan. Untuk itu saya mengimbau kepada para Kepala Desa agar mengikuti arahan dari BPK, agar terhindar dari kekeliruan," paparnya. [KC-02/gien]
kabarcianjur.com - Pemerintah Kabupaten Cianjur memperingati kegiatan hari TBC Internasional di Balai Kesehatan Paru Masyarakat (BKPM) Jl Siliwangi No. 19 Kelurahan Pamoyanan Kecamatan Cianjur, Minggu (24/3/2019).

Pada kesempatan tersebut Plt Bupati Cianjur H. Herman Suherman, Dandim 0608 Cianjur Letkol Inf Rendra Dwi Ardhani, beserta jajaran Dinas Kesehatan turut memberikan perhatian lebih terhadap bahaya TBC di wilayah Kabupaten Cianjur, dengan mengambil tema “Ketahui kasus TBC mu sekarang”.

Plt Bupati Cianjur H. Herman Suherman mengatakan, Tuberkulosis (TBC) masih menjadi momok bagi Indonesia. Data Badan Kesehatan Dunia (WHO) menyebut Indonesia menempati urutan ketiga negara dengan kasus TBC tertinggi di dunia dengan jumlah kasus 842 ribu, di bawah India dengan 2,74 juta kasus dan China di posisi kedua sebanyak 889 ribu. Pemerintah dalam hal ini Kementerian Kesehatan RI menargetkan pada 2030 mendatang insiden TBC menurun 80 persen dan 2050 tidak ada lagi kasus baru TBC.

"Di Kabupaten Cianjur sendiri setiap tanggal 24 Maret ditetapkan sebagai hari peringatan TBC Dunia,"tuturnya.

Sementara Dandim 0608/Cianjur Letkol Inf Rendra Dwi Ardhani mengatakan, peringatan tersebut juga bentuk kewaspadaan para pimpinan daerah, serta rencana pencegahan meluasnya bahaya TBC khususnya di wilayah Kabupaten Cianjur.

"Di pusat sendiri saat ini tengah ramai digalakkan program. Saatnya Indonesia Bebas Dari Tuberkulosis Mulai dari Saya," ungkap Dandim.

Ia menuturkan, TBC bukan hanya tentang kesehatan, akan tetapi perlu ada sinergi semua pihak untuk menciptakan lingkungan yang sehat, sehingga penyebaran penyakit ini dapat dicegah. "
Harapan kita, Kabupaten Cianjur dapat terbebas dari TBC,” harap Dandim. [KC-02/gien]
kabarcianjur.com - Keikutsertaan pemantau asing pada pelaksanaan Pemilu 2019 dinilai perlu. Karena kondisi dan situasi pesta demokrasi tahun ini berbeda dengan periode sebelumnya.

Wakil Ketua Komisi II DPR, Ahmad Riza Patria, mengatakan, dalam era demokrasi Indonesia pada 2004, banyak sekali pemantau asing yang datang dan jumlahnya pun mencapai ratusan orang.

"Jaman pemilu langsung itu (Tahun 2004) banyak sekali pemantau asing datang ke Indonesia bahkan jumlahnya sampai mencapai ratusan. Seiring dengan berkembangnya pemilu kita, pemantau asing itu makin berkurang," kata Riza, kepada wartawan saat melakukan kunjungan ke Kantor PWI Kabupaten Cianjur, Jawa Barat, Minggu (24/3/2019).

Ia menuturkan, saat ini dengan situasi Pemilu 2019 berbeda dari periode-periode sebelumnya, dengan semakin kuat adanya polarisasi dan terjadinya suhu politik yang cukup memanas. Diantaranya disebabkan ketidakpercayaan pada proses dan aparat banyak yang mencoba mengajak pihak asing agar ikut memantau pelaksanaan pesta demokrasi itu.

"Memang dinilai perlu dengan melihat situasi dan kondisi saat ini, karena secara undang-undang keterlibatan asing dalam melakukan pemantauan diperbolehkan. Selama mereka melaksanakan aturan yang berlaku, itu sah-sah saja, seperti dengan registrasi ke pihak penyelenggara," jelasnya.

Keberadaan pemantau asing juga, lanjut Riza, dapat dijadikan motivasi untuk membuktikan kepada pihak luar bahwa Indonesia dapat menyelenggarakan pemilu secara demokratis.

"Ini tentunya menjadi pendorong agar pelaksanaan pemilu berjalan lebih demokratis. Tapi jangan sampai kehadiran asing melakukan pemantauan ternyata pemilu kita bermasalah," ujarnya.

Ia menambahkan sebelumnya banyak negara lain yang meragukan, karena Indonesia baru pertama kali melaksanakan demokrasi langsung.

"Dulu kita bangga 2004 secara langsung, dan itu tersebar seantero dunia bahwa Indonesia negara yang heterogen yang pertama kali menyelenggarakan pesta demokrasi yang jujur, adil, dan bermartabat. Padahal saat itu banyak negara di luar meragukan, tapi ternyata Indonesia mampu," tambahnya. [KC-02/gien]
kabarcianjur.com - Juru Bicara Badan Pemenangan Nasional (BPN) Ahmad Riza Patria menilai pada Pemilu 2019 petahana diuntungkan dengan memakai fasilitas maupun kekuasaannya.

"Kami tidak menuduh atau memfitnah cuma kami menyampaikan agar Pasangan 01 penguasa untuk tidak melibatkan aparat karena banyak sekali kemaren yang viral ada aparat kampanye kita ingin tahu ditindak tidak, sementara ada honorer kemaren cuma foto dua jari tapi ditindak, ada camat jelas-jelas PNS kampanye tidak ditindak` Kalau orang dukung 02 Kepala Desa dipenjarakan," Kata Ahmad Riza usai silaturahmi bersama wartawan di Kantor PWI Cianjur, Minggu (24/3/2019).

Ia mengingatkan, harusnya ptahana itu bisa menunjukkan keadilan dan kebijaksanaanya terlebih aparat penegak hukum harus adil dalam menegakkan hukum.

"Jadi cepet sekali kalau orang bikin kekeliruan tapi yang bermasalah dukung petahana tidak ditangkep malah dibiarkan justru harusnya penguasa petahana itu menunjukkan keadilan menunjukkan kebijaksanaanya lebih lebih aparat hukum yang harus adil dalam penegakkan hukum," imbuhnya.

Ia juga mengatakan, sesuai yang dikatakan Rocky Gerung pabrik hoax ada pada penguasa, pasalnya ia menilai penguasa memiliki instrument dengan melibatkan semuanya.

"Karena penguasa yang punya instrument dia yang punya kekuatan punya program, sekarang penguasa banyak didukung oleh aparat oleh media oleh ASN oleh semua macem-macem, justru yang banyak mengeluarkan hoax sesuai fakta dilapangankan kita bisa lihat justru dari penguasa dari petahana bukan dari Tim 02," jelasnya.

Ia juga mencontohkan seperti beberapa BUMN ataupun lembaga pemerintah yang secara terselubung melakukan kampanye dengan menampilkan gambar dari petahana.

"Seperti kemaren kasus Kominfo kan terang-terangan apapun itu jelas bagian dari kampanye waktu bertanya gaji kamu yang bayar siapa kan pemerintah. Justru itu kampanye kalau kita pake akal sehat itu salah. Kecuali dia bilang gaji kamu yang bayar negara itu laen. Karena kan pemerintah petahana penguasa kecuali pemerintah tidak nyapres, sama seperti road safety millenial kenapa harus Pak Jokowi fotonya kenapa bukan pak Kapolri, sekarang itu hampir semua BUMN iklannya tuh fotonya pak Jokowi itu kan menggunakan anggaran negara. Memang secara hukum tidak mudah dikenakan sanksi, jadi kalau muka petahana muncul di tv dianggap tidak kampanye padahal itu kampanye terselubung," katanya. Juru Bic[KC-02/gien]


kabarcianjur.com - Anggota DPR RI Maruarar Sirait dan Perwakilan Pengurus DPC PDIP Kabupaten Cianjur Susilawati meresmikan Kantor PAC Cipanas di Jalan Raya Ciloto no 33, Jumat (23/3).  Peresmian kantor PAC tersebut semakin memantapkan langkah PDIP dalam memenangkan Pileg dan Pilpres.

"Demi kemajuan partai PDIP silahkan gunakan tempat saya ini untuk Kantor PAC Cipanas, Supaya kader - kader PDIP bisa fokus dalam memajukan partai dan mensukseskan Pilpres dan Pileg," jelas Tokoh Senior PDIP Hj Dede Saryamah.

Diakuinya kantor PAC PDIP ini merupakan tempat bagus sekali untuk komunikasi selama 24 jam. Pasalnya posisi strategis yakni di jalur utama Puncak Cianjur.

"Bukan hanya siang saja silahkan kader PDIP dari berbagai penjuru wilayah datang ke kantor PAC PDIP Cipanas. Saya berharap PDIP bisa unggul di Cianjur dan memenangkan Pilpres serta Pileg ditingkat nasional," ujarnya.

Sementara itu Maruarar Sirait atau yang akrab di sapa bang Ara ini merespon baik pendirian PAC Cipanas. Tentunya ini bisa menggenjot raihan suara dalam upaya mengampanyekan duet Joko Widodo - KH Ma’ruf Amin. Ini selaras dengan langkah PDIP yang menggencarkan kampanye dari pintu ke pintu (door to door) demi memenangkan duet yang beken dengan sebutan Jokowi - Ma’ruf tersebut.

"Kami terus menggelar konsolidasi dan pemantapan kampanye door to door. Setiap kader PDIP harus mengampanyekan komitmen Presiden Jokowi membangun Indonesia hingga pelosok," jelasnya.

Kinerja Jokowi selama 4 tahun ini telah terbukti nyata. Sebagai contoh bagi warga di Majalengka, kini telah menikmati kehadiran Bandara Internasional Jawa Barat (BIJB) Kertajati dan Tol Cipali. Jokowi merupakan calon presiden yang sudah memberikan kerja nyata bagi masyarakat Indonesia.

“Pesan saya kepada semua kader, tetap jaga persaatuan. Kita sampaikan kepada masyarakat semua hasil kerja Pak Jokowi. Kita harapkan pembangunan yang dilakukan Pak Jokowi dapat bermanfaat bagi masyarakat,” pungkasnya. [KC-02/gien]