November 2019
Peserta Perkmaha Pramuka Madrasah

CIANJUR,[KC],- Kepala Seksi Pendidikan Madrasah Kementerian Agama Kabupaten Cianjur, H. Hamdan, membuka secara resmi upacara pembukaan Perkemahan Pramuka Madrasah KKMI Tahun 2019, yang diikuti oleh 250 siswa Pramuka Penggalang Madrasah Ibtidaiyah se- Kwartir Ranting Cipanas Cianjur, pada Jumat (29/11) di Bumi Perkemahan Mandala Kitri Cibodas Cianjur.

Dalam sambutannya Kasi penmad Kemenag Cianjur sangat mengapresiasi kegiatan tersebut. Ia menyampaikan bahwa pendidikan kepramukaan seperti ini sangat penting untuk menumbuhkan tunas-tunas bangsa agar menjadi generasi yang lebih baik, kader pemimpin pembangunan yang mumpuni, bertanggungjawab, dan mampu membangun dunia yang lebih baik.

Kegiatan Perkemahan KKMI Kwaran Cipanas Tahun 2019 diselenggarakan selama tiga hari mulai Jumat-Minggu tanggal 29 November 2019- 1 Desember 2019, dengan tujuan Memberikan wawasan dan pengalaman anggota Pramuka Madrasah Penggalang dalam hal keterampilan serta pengembangan gerakan pramuka, dan Tumbuhnya para kader yang memiliki jiwa kepemimpinan yang kuat, handal, tangguh, dan terpercaya untuk kepentingan masyarakat, serta menumbuhkan kesadaran disiplin hidup dengan lingkungan masyarakat.

Sementara itu Ancuwil 4 Kwarcab Cianjur, Aep Saepudin di lokasi yang sama mengungkapkan bahwa  perkemahan pramuka KKMI ini  adalah kegiatan yang sarat dengan rekreasi edukatif di alam terbuka, sebagai sarana pembinaan Pramuka Penggalang yang menitikberatkan pada pengembangan diri peserta yang terdiri atas bidang mental, fisik, intelektual, spiritual, dan sosial, baik sebagai individu maupun sebagai anggota masyarakat. [KC.03]
Komandan KORAMIL Karangtengah saat memberikan Sambutan pada Sosialisasi Mitigasi Bencana
KABARCIANJUR [KC],-  Kejadian bencana yang pernah terjadi di wilayah karangtengah hingga saat ini belum dapat sepenuhnya mampu meniadakan resiko bencana yang disebabkan oleh peristiwa alam seperti banjir, angin puting beliung, genpa bumi  dan kekeringan, demikian diungkapkan Kapten Infantri Sudi Harsono Komandan Koramil 0608 Karangtengah Cianjur saat memberikan sambutan pada pembukaan Mitigasi Bencana Alam yang diselenggarakan di aula desa ciherang karangtengah Cianjur (27/11).

Menurutnya, dengan semakin tingginya intensitas bencana dan keragamannya akhir akhir ini, maka upaya penanggulangan bencana di wilayah karangtengah harus dilakukan secara terkoordinasi dan terencana di jajaran lintas pemerintah kecamatan dan lintas sektoral, TNI dan Polri, masyarakat serta potensi penanggulangan bencana lainnya.

" Diharapkan dalam kegiatan ini terbangun kesamaan langkah dalam penanganan penanggulangan bencana yang terpadu dan konfrehensif  dan proporsional antara penanganan secara preventif dan responsif." Ucap Sudi.

Sementara itu, Pusdalop BPBD Kabupaten Cianjur, Ruslan, dihadapan 130 peserta sosialisasi mengungkapkan bahwa Cianjur merupakan kabupaten dengan ranking ke satu dalam wilayah yang memiliki kerentanan bencana, untuk itu mitigasi bencana penting untuk dilakukan.

Hadir dalam kesempatan sosialisasi tersebut sekmat karangtengah, kepala desa se kecamatan karangtengah, Tagana Karangtengah, PMI,  Babinsa dan Babinmas karangtengah, Pramuka dan Pelajar, serata para ketua RW se Kecamatan Karangtengah. [KC.10]**






KABARCIANJUR,[KC],-  Puluhan masa yang tergabung dalam RUMPUN atau Organisasi Rumah Pergerakan Untuk Cianjur, menggelar aksi unjuk rasa ke kantor agraria dan tata ruang Badan Pertanahan Nasional (ATR/BPN) Jl. Raya Bandung Desa Sabandar Kecamatan Karangtengah, Selasa (26/11).

Dalam pernyataan sikapnya mereka mendesak agar pihak ATR/BPN Kabupaten Cianjur mengusut tuntas oknum pejabat atau petugas yang diduga melakukan pungutan liar untuk pengurusan dokumen tanah dilingkungan ATR/BPN Kab. Cianjur. Kedua, melakukan transparansi dan akuntabilitas kegiatan PTSL sesuai dengan peraturan yang berlaku. Ketiga, hentikan kegiatan pemberian dokumen Pertimbangan Teknis untuk kegiatan investasi yang tidak sesuai dengan tata ruang, khususnya di kawasan Pucak-Cipanas, dan keempat melakukan transparansi data tanah HGU dan mengedepankan kepentingan  masyarakat daripada kepentingan kapitalis.

Salah satu koordinator Lapangan Rumpun Cianjur, Tirta Jaya mengatakan, pihaknya menuntut keterbukaan terhadap lahan yang terlantar. Selain itu, Tirta pun mentuturkan, pihaknya ingin ATR/BPN Cianjur mengusut pungli yang dilakukan oknum Pendaftaran Tanah Sistematis Lengkap (PTSL).

“Kita ingin keterbukaan terhadap lahan terlantar yang ada di wilayah Kabupaten Cianjur. Selain itu, kami juga ingin BPN usut pungli yang dilakukan oleh seorang oknum PTSL. Juga, kita ingin kepala BPN tegas mereposisi para stafnya,” tuturnya kepada wartawan.

Tirta mengaku, pihaknya menemukan oknum PTSL yang melakukan pungutan liar terhadap SKB 4 Menteri yang seharusnya hanya mengambil Rp140 ribu, namun malah memungut hingga Rp500 ribu.

“Oknum PTSL tadi yang harusnya SKB 4 Menteri itu hanya Rp140 ribu itu malah dipungut Rp200 ribu sampai Rp500 ribu juga ada. Terkait oknumnya dari orang BPN dan orang desa juga ada,” katanya.

Sementara Kepala kantor ATR/BPN Cianjur Antony Tarigan menegaskan, pihaknya akan menindak lanjuti semua temua-temuan dan masukan dari rekan-rekan RUMPUN.

"Kita akan menindak lanjuti semua temuan dan masukan dari rekan rekan semua dan hasilnya akan di sampaikan secara transparan," Tegasnya. [KC.10/NN]

KABARCIANJUR,[KC],- Sekretaris Daerah Kabupaten Cianjur, H. Aban Subandi, SH,.MM. yang didampingi Kabag Humas & Keprotokolan Setda Cianjur, Iyus Yusuf, S.STP,MSi menutup secara resmi acara Festival Sugih Mukti yang berlangsung pamerannya selama dua minggu di Lapangan Brimob Cipanas Jl. Raya Cipanas Cianjur. Minggu, 24/11/19.

Sekda dalam sambutannya menyampaikan bahwa adanya kunjungan yang antusias dari pengunjung terhadap pameran itu menandakan bahwa acara itu benar – benar sukses, penyelenggaraannya asli dari masyarakat, artinya perhatian dan keinginan masyarakat itu sendiri, dan ini yang diharapkan oleh pemerintah, adanya sikap kemandirian dari warga, dan tentunya banyak sekali manfaatnya yang bisa di petik dari acara tersebut ada penampilan – penampilan, ajang bakat, edukasi, berbagai kreasi, potensi unggulan yang tentunya semua itu perlu mendapat perhatian serta bisa dikembangkan bersama pada tingkat provinsi maupun nasional bahkan ke mancanegara.

Lanjutnya Sekda, seraya ucapan terimakasih telah disampaikannya kepada jajaran panitia serta para peserta festival Sugih Mukti 2019, para pihak dan seluruh masyarakat atas terselenggaranya acara tersebut, mudah – mudahan upaya untuk mengoptimalkan potensi yang dimiliki oleh Cianjur akan dapat benar – benar terwujud, Pungkas Sekda.

Sementara itu, Agus Chandra panitia pelaksana kegiatan tersebut menyampaikan sedikitnya ada 120 stand lebih yang terdiri dari stand kecamatan wilayah II di Kab Cianjur, juga diikuti beberapa desa untuk menunjukan potensi – potensi desa baik pameran produk unggulan,home industri kecil maupun aneka budaya yang ada di masing masing desa di wilayah II, pameran tersebut berlangsung mulai dari tanggal 9 s/d 24 November 2019.

“Sebagai harapan dari saya kedepannya pameran ini dapat dikembangkan sehingga bisa di gelar pada tiap kecamatan guna menjaring semua potensi yang ada pada tingkat dasar kemasyarakatan, atau pusat dasar pembangunan yakni wilayah pedesaan.Pungkas Agus. [KC/humas Setda Cianjur].

KABARCIANJUR,[KC],- Sebanyak 391 orang Pejabat Eselon II, III, dan IV diambil sumpah dan dilantik dalam Rotasi dan Mutasi Jabatan di lingkungan Pemerintah Daerah Kabupaten Cianjur oleh Plt Bupati Cianjur H. Herman Suherman di taman Pancaniti Jl. Siliwangi Cianjur, Kamis (21/11).

Plt Bupati Cianjur H. Herman Suherman mengatakan, Proses dari Pelantikan bukan hal yang mudah melainkan membutuhkan proses yang sangat panjang bahkan untuk pejabat baru dilakukan open Bidding.

“Alhamdulillah melalui Proses yang panjang mulai dari rapat forum Baperjakat terus kita konsultasi ke KSN, konsultasi ke Mendagri dan sampai dengan tahapan -tahapan lainnya apalagi untuk Pejabat baru kita melalui open Bidding sampai pengumuman makanya prosesnya cukup alot,”kata Plt Bupati Cianjur H. Herman Suherman Usai melakukan Pelantikan.

Herman menuturkan, para Pejabat yang di lantik sudah melalui proses seleksi yang ketat, agar para Pejabat bisa bekerja dengan baik dan sesuai dengan aturan.

“Kita ingin benar ingin sesuai aturan open biddingnya dan sebagainya sesuai dengan aturan bahkan tahapn yang dilalui tidak ada yang di lewat satupun kita ikuti step by step sehingga membutuhkan waktu yang agak lama,” paparnya.

Herman mengatakan, bahwa para Pejabat ini juga murni dari hasil Penilaian Baperjakat.
“Kalo ada pejabat yang dilantik sekarang memberikan uang kepada siapa pun demi untuk jabatan laporkan akan saya keluarkan dan pecat,” Cianjur itu Haru Bebas dari Korupsi tidak boleh ada Pejabat yang Korupsi,” ujar Herman.

Herman juga mengatakan, jika di perlukan dan masih ada waktu akan dilaksanakan kembali Rotasi ataupun Mutasi Pejabat untuk lebih memaksimalkan Pemerintahan.

“Mudah-mudahan Pejabat bisa cukup baik karena seleksi cukup alot, tentunya kami mohon mohon do’anya kepada masyarakt agar para pejabat yang di lantik bisa melaksanakan tugas dengan bak sesuai dengan harapan masyarakat, Ideal 100 persen sih tidak tapi kita berupaya sebaik mungkin kalo diperlukan dan sesuai undang-undang yaa kita laksanakan agar kinerja kita lebih baik,” ujarnya. [KC/Kominfo]

KABARCIANJUR,. [KC],- Para RWRT di 3 Wilayah di Kabupaten Cianjur mendatangi Pancaniti Pemkab Cianjur untuk melaksanakan Silaturahmi Akbar Forum RWRT kabupaten Cianjur, Jl. Siti Jenab 31, Senin (18/11).

Pengurus Forum RW dan RT Kecamatan Se-Kabupaten Cianjur kembali dikukuhkan setelah sebelumnya Forum Komunikasi RWRT ini dikukuhkan oleh Plt Bupati Cianjur H. Herman Suherman di Pendopo Pemkab Cianjur.

Plt Bupati Cianjur H. Herman suherman mengatakan, adanya Insentif para RwRt menjadi motivasi agar lebih semangat melayani masyarakat.

“Dengan adanya indentif RTRW mudah mudahan menjadi semangat dalam rangka melayani masyarakat Cianjur, ini belum seberapa jika melihat kinerja RTRW yang bekerja 24 jam namun tentunya dengan insentif seperti ini bisa semangat dan ini sifatnya langsung insentif bukan di spj kan, ini hak untuk rt dan rw saya jamin 100 persen tidak ada potongan karena langsung ke rekening masing-masing RT,” Paparnya.

Sementara Ketua Forum RWRT Kabupaten Cianjur Daseng Hakimi mengatakan, Kegiatan Silaturahmi Akbar, Sosialisasi Program, Rapat Kerja serta Pengukuhan dan Pelantikan Forum RW dan RT Kecamatan se-Kabupaten Cianjur.

“Kebijakan Bapak PLT Bupati Cianjur terkait insentif RW dan RT sebesar Rp. 400.000,- setiap bulan dan dibayarkan hingga bulan ke 10 (Oktober) pada tahun 2019 ini, yakni sebesar Rp. 4.000.000,- untuk setiap RW dan RT adalah sebuah kebijakan yang patut di syukuri. Terlebih pembayarannya langsung melalui rekening BJB kepada masing-masing yang berhak menerima dan tidak ada potongan sedikitpun,” Paparnya.

Ia menuturkan, Sillaturahmi RW dan RT se-Kabupaten Cianjur ini juga dalam rangka mempertegas komitmen RT dan RW se-Kabupaten Cianjur Bersama Herman Suherman Membangun Cianjur TANPA KORUPSI.

“Pada hari ini diharapkan semakin memperkokoh daya juang RW dan RT, sesuai dengan peran dan fungsinya sebagai garda terdepan dalam memberikan pelayanan kepada masyarakat. Sehingga visi dan misi Kabupaten Cianjur yang lebih maju dan agamis dapat terwujud dan membumi,” Imbuhnya. [KC/Humas/Ghienz].


CIANJUR,[KC],- Sebagai salah satu wujud nyata sinergitas BPJS Kesehatan dengan Pemerintah Daerah (Pemda) dalam penyelenggaraan program Jaminan Kesehatan Nasional Kartu Indonesia Sehat (JKN-KIS) merupakan integrasi ke pesertaan jaminan kesehatan Daerah menjadi kepesertaan program JKN-KIS. Hal ini juga merupakan bentuk implementasi dariInstruksi PresideNnomor 08 Tahun 2017 tentang Optimalisasi Pelaksanaan Program JKN-KIS yang mengunjukkan peran aktif Pemda dalam mewujudkan Universal Health Coverage (UHC) di wilayahnya.

Dan untuk meneruskan semangat sinergitas pelaksanaan program JKN-KIS Pemerintah Kabupaten Cianjur bersama BPJS Kesehatan Cabang Sukabumi telah melakukan penandatanganan perpanjangan Perjanjian Kerjasama (PKS) Kepesertaaan Program JKN- KIS Bagi Penduduk Yang Didaftarkan Oleh Pemerintah Kabupaten Cianjur bertempat di Pendopo Kabupaten Cianjur, Jumat (08/11).

Acara penandatanganan tersebut dihadiri langsung oleh Bupati Cianjur Herman Suherman serta Kepala BPJS Kesehatan Cabang Sukabumi Yasmine Bamadhana Harahap.

Dalam sambungannya Herman menyampaikan bahwa Pemda Kabupaten Cianjur telah mendaftarkan 195.576 jiwa penduduknya untuk menjadi peserta program JKN-KIS segmen Penerima Bantuan lurah Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (PBI APBD) sebagai bentuk komitmen untuk mencapai UHC di wilayah Kabupaten Cianjur.

“Upaya memperluas cakupan kepesertaan .JKN-KIS dan mewujudkan UHC Kabupaten Cianjur terus menjadi agenda utama kami dalam meningkatkan kesejahteraan masyarakat Kabupaten Cianjur khususnya bidang kesehatan” ujar Herman.

Menanggapi hal tersebut Yasmine menyatakan koordinasi berkesinambungan yang selama ini terjalin antara Pemda Kabupaten Cianjur dan BPJS Kesehatan Sukabumi melalui BPJS Kesehatan Kabupaten Cianjur merupakan upaya bersama untuk mewujudkan tujuan mulia program JKN-KIS yang membutuhkan usaha dan kerjasama yang sol id dari berbagai pihak yang terkait.

“Kami mengapresiasi langkah konsisten Pemda Kabupaten Cianjur dalam memberikan dukungan secara berkelanjutan terhadap implementasi program JKN-KIS salah satunya melalui integrasi peserta PBI APBD Kabupaten Cianjur, dan kami berharap agar jumlah peserta dapat terus bertambah demi tercapainya UHC Kabupaten Cianjur ” ujar Yasmine.

Lebih lanjut Yasmine menyampaikan bahwa dalam rangka mendukung tercapainya UHC Kabupaten Cianjur di tahun 2020 tidak hanya bertumpu pada pembiayaan jaminan kesehatan tetapi diharapkan dukungan kebijakan Pemda diantaranya kebijakan yang mendorong kepatuhan sektor Badan Usaha untuk mendaftarkan seluruh pekerja beserta anggota keluarganya sesuai dengan regulasi yang berlaku.

“Himbauan kepada Peserta JKN-KIS mengenal kewajiban membayar iuran paling lambat tanggal 10 setiap bulannya agar tidak terkendala dengan pelayanan, kebijakan untuk para pengusaha agar mengalokasikan dana CSR perusahaan dalam bentuk donasi iuran JKN-KIS untuk penduduk yang belummendapatkan manfaat jaminan kesehatan,”tuturnya.

Ia menambahkan, kerjasama Pemda untuk sinergitas memperluas kanal pendaftaran melalui Kecamatan dan Desa dalam rangka memberikan kemudahan bagi warga masyarakat dalam mendapakan pelayanan pendaftaran JKN-KIS.

“Jumlah ke pesertaan program JKN-KIS di Kabupaten Cianjur sampai dengan 31 Oktober
2019 adalah sebanyak 2.000.962 jiwa atau telah mencapai 88,41% dari total penduduk,” Imbuhnya. (KC/Kominfo)