December 2019

KABARCIANJUR,[KC],- Plt Bupati Cianjur, H. Herman Suherman memonitoring dan mengevaluasi pelaksanaan Program Bantuan Pangan Non Tunai ( BPNT) dan Program Keluarga Harapan (PKH) di sepuluh Desa di Kecamatan Kadupandak yakni, Desa Sukaresmi 285 KPM, Desa Sukasari 158 KPM, Desa gandasari 258 KPM, Desa Wargaasih 391 KPM, Desa Wargasari 386 KPM, Desa Pasirdalem 441 KPM, Desa Sukaraja 168 KPM, Desa Kadupandak 168 KPM, Desa Sindangsari 275 KPM dan Desa Bojongkasih 329 KPM, Kamis (26/12/19).

Dalam kunjungannya Plt Bupati serta Muspika setempat, menyampaikan pengarahan mengenai pemanfaatan Program Keluarga Harapan dan Bantuan Sosial PKH dan BPNT merupakan program Kemensos Republik Indonesia melalui Dinas Sosial Kab. Cianjur yang bekerjasama dengan Bank BRI.

Plt Bupati menyampaikan, ingin mengajak kepada Ibu dan Bapak bahwa bantuan PKH dan BPNT harus benar-benar dimanfaatkan karena ini merupakan program kesayangan Pemerintah kepada masyarakat Kabupaten Cianjur. Serta semua program bansos dapat digunakan warga penerima manfaat untuk mengambil bansos BPNT di e-warung terdekat yang sudah ditentukan sebagai agen bank atau pedagang yang bekerjasama dengan Bank Rakyat Indonesia (BRI).

Terakhir Plt Bupati mengatakan, program ini bertujuan mengedukasi sebagai penghubung antara pemerintah dengan rakyat agar dapat memanfaatkannya dan yang lebih penting agar bantuan sosial tersebut tepat sasaran.

KABARCIANJUR,[KC],- Dianggap menyalahi aturan dalam seleksi Panwascam, Bawaslu Kabupaten Cianjur di demo oleh sejumlah massa yang tergabung dalam Aliansi Penegak Kawal Demokrasi Cianjur (APKDC) diantaranya LSM Pemuda, Ampuh, Rumpun, MPC Pemuda Pancasila (PP), Gaib, Gaspoll.Jumat (27/12/2019).

Aliansi Penegak Kawal Demokrasi Cianjur  mendesak Bawaslu Cianjur membatalkan dan mengulang seleksi pantia Panwascam Pilkada terpilih 2020.

Selain itu massa aksi juga mendesak Bawaslu RI dan Bawaslu Provinsi Jawa Barat, untuk mengambil tindakan tegas atas dugaan pelanggaran kode etik, dan terakhir mendesak memberhentikan dan pecat semua komisioner Bawaslu Cianjur, karena diduga tidak selektif.

Koordinator Lapangan (Korlap) APKDC, Galih Widyaswara mengatakan seleksi Panwascam di Kabupaten Cianjur diduga tidak subjektif. Karena penilaian hasil wawancara dilakukan oleh pantia tidak ada silabus, sebagai dasar pertanyaan yang dilakukan. Sehingga penilaian terkait seleksi ini dianggap menyalahi aturan perundangan-undangan yang ada.

"Bahkan ada beberapa peserta seleksi yang lulus merupakan perangkat desa, PKH (double job), dan ada yang menjadi bakal calon (balon) kepala desa," kata Galih, Jum'at (27/12/2019).

Galih menyampaikan seleksi Panwascam di Cianjur dinilai tidak transparan dan mengandung parktek nepotisme serta persekongkolan kotor.

"Jelaslah ini mencederai demokrasi di Cianjur khususnya, salah satunya dugaan Panwas terpilih masih kerabat komisioner Bawaslu," jelasnya.

Sementara itu, Komisioner Bawaslu Kabupaten Cianjur Devisi Penindakan, Tatang Sumarna menuturkan bahwa seluruh proses seleksi yang dilakukan oleh pihaknya sejak mulai sampai pengumuman penerimaan pemberkasan sampai kembali itu sudah sesuai aturan dan undang-undang.

"Kami kira ini sudah sesuai aturan dan mekanisme telah ditempuh selama ini. Itu sesuai dengan ketentuan peraturan perundang-undangan berlaku menjalankannya," katanya.

Misalnya, jelas Tatang, hasil seleksi dari calon itu penilaian 70 persen wawancara dan 30 persen tes tertulis. Jadi, kalau misalkan tes tertulis nilai kurang, dan dibantu hasil baik dari wawancara itu bisa lulus masuk.

Mengenai adanya dugaan beberapa calon disebut tadi, asalkan ada bukti bukti dan data jelas, pasti akan digantikan.

"Ketika memang ada Panwascam yang sudah dilantik dan terbukti sebagai pendamping PKH ataupun jabatan-jabatan politik pasti akan diganti," beber Tatang saat dihubungi langsung.

Menurut Tatang, pihaknya secara pribadi maupun secara kelembagaan menolak untuk menyanggupi proses bila harus membatalkan pelantikan dan seleksi sudah dilaksanakan selama ini.

"Kami siap untuk menerima kehadiran rekan-rekan kembali, dan dengan segala keterbatasan tidak bisa serta merta memenuhi apa yang diinginkan massa," ucapnya. [KC/JN/Mul]
CIANJUR'[KC],- Ketua Yayasan Kabar Cianjur, Asep Moh. Muhsin  mengecam tindakan kekerasan dan intimidasi terhadap wartawan dengan melakukan pengrusakan  kantor redaksi biro Cianjur  jabarnews.com.

" Kami prihatin dan mengecam serta mengutuk semua tindakan penghalangan, kekerasan, intimidasi dan pengrusakan  yang dilakukan terhadap wartawan yang sedang melakukan kegiatan jurnalistik,” kata Asep, Kamis (25/12).

Sementara itu Wakil Ketua Bidang Advokasi PWI Jabar Agus Dinar menyatakan, tindakan kekerasan dan pengrusakan tersebut di negara berdasarkan hukum sangat tidak dibenarkan. Apalagi terhadap kantor redaksi sebuah perusahaan media pers.

Apapun motif yang melatar belakangi tindakan kekerasan itu kata dia, tetap tidak dibenarkan. Pers dalam operasionalnya dilindungi dan mendasar pada UU 40/1999 tentang Pers.

Bahkan, saat awak media melaksanakan tugas jurnalistiknya, harus selalu berdasarkan pada UU 40/1999 dan Kode Etik Jurnalistik. Maka jika merasa dirugikan oleh pemberitaan maka pihak yang merasa dirugikan tersebut dapat mengadu ke Dewan Pers. Ini saluran yang dibenarkan menurut aturan dan peraturan yang berlaku. Jangan dengan tindakan kekerasan.

"Tindakan kekerasan terhadap pers itu, sebagai kebodohan. Karena pers memiliki fungsi dan kewajiban untuk menyampaikan informasi yang benar, untuk kepentingan masyarakat. Pers pun karena itu bertanggung jawab kepada masyarakat," kata Agus, Selasa (24/12/2019).

PWI Jabar mengapresiasi langkah Polres Cianjur yang langsung atas peristiwa ini. Namun demikian, PWI Jabar berharap Polisi segera bisa mengungkap pelaku dan motif tindakannya.

Seperti diketahui, pada Selasa (24/12/2019) dini hari, kantor Jabarnews.com biro Cianjur di Kampung Warungkiara RT 3/9, Desa Sukamaju, Kecamatan Cianjur diserang oleh dua orang tidak dikenal.

Para terduga pelaku diketahui dua orang datang ke kantor Jabarnews.com  sekira pukul 02.00 WIB. Mereka menggunakan kendaraan jenis motor   matic Honda Beat warna hitam tanpa plat nomor. {Net/KC}
CIANJUR,[KC],-  -
Wakil Gubernur Jawa Barat, H. Uu Ruzhanul Ulum meresmikan jembatan gantung di Kampung Aseupan, Desa Sukamanah, Kecamatan Cibeber, Kabupaten Cianjur. Selasa, (24/12/2019).

Hadir dalam kegiatan tersebut Plt. Bupati Cianjur, H. Herman Suherman, Anggota DPRD Provinsi Jabar, Sadar Muslihat, Kepala Dinas Pemerintahan Masyarakat dan Desa Provinsi Jawa Barat, Dedi Supandi, Kepala Dinas DPMD Kab. Cianjur, Ahmad Danial, Kabag Humas dan Keprotokolan Cianjur, Iyus Yusuf, Kades Sukamanah serta warga desa Sukamanah lainnya.

Wakil Gubernur Jawa Barat yang lebih akrab dipanggil kang Uu menyampaikan, tahun ini di Jawa Barat banyak jembatan gantung yang dibangun termasuk Cianjur. Ada tujuh jembatan gantung yang dibangun di Cianjur.

Warga Kampung Aseupan bersyukur telah diresmikannya jembatan gantung  yang menghubungkan antara Kampung Aseupan dan Kampung lainnya di Desa Sukamanah. Jembatan ini dulunya jembatan bambu, bahkan sempat hilang akibat diterjang banjir. Sekarang dibuatkan jembatan dengan permanen, hal ini merupakan keseriusan pemerintah terhadap warga masyarakat.

Dalam kesempatan itu kang Uu  menyapa sekaligus berdialog dengan beberapa warga yang salah satunya pasangan keluarga Iyan (30)  dan Siti (27) warga Kampung Aseupan, Desa Sukamanah Cibeber.  "Saya merasa senang, jembatan itu sudah berpuluh - puluh tahun, baru sekarang dibangun oleh jembatan besi," ungkap Siti.

Kang Uu berharap  jembatan itu bisa dimanfaatkan oleh masyarakat sesuai pada tujuannya yakni bisa menunjang pada akses pendidikan bagi anak-anak sekolah bisa mudah, aktivitas ekonomi yang cepat juga bisa menghubungkan antar kampung agar bisa terkoneksi dengan baik dari satu kampung ke kampung lainnya. (KC-02)

KABARCIANJUR,[KC] Gladian Pimpinan Regu (Dianpinru) adalah kegiatan Pramuka penggalang, untuk melatih dan mendidik pimpinan regu. Melalui kegiatan Dianpinru ini diharapkan adik-adik anggota dewan penggalang dapat memiliki bekal materi kepramukaan yang lebih baik, sehingga melahirkan generasi generasi yang siap memimpin dan dipimpin sebagaimana harapan seluruh anggota Gerakan Pramuka.

Demikian hal tersebut disampaikan oleh kak Rachmat Sudarman, Selaku Ketua Harian Gerakan Pramuka Kwartir Cabang Cianjur saat membuka kegiatan Gladian Pimpinan Regu di Bumi Perkemahan Mandala Kitri (22/12).

Rencananya kegiatan Dianpinru yang melibatkan 520 orang anggota Pramuka penggalang yang terdiri dari 64 Regu putera dan Puteri dilaksanakan selama 4 hari dari tanggal 22 hingga 26 Desember nanti.

Kegiatan itu diikuti oleh seluruh gugus depan (Gudep) SMP/MTs. yang diseleksi oleh setiap Kwartir Ranting di Kabupaten Cianjur masing-masing Gudep tersebut mengirimkan 2 pimpinan regu, yaitu satu pimpinan regu putra dan satu pimpinan regu putri.

”Dengan kegiatan Dianpinru ini, diharapkan adik-adik penggalang yang terpilih sebagai pimpinan regu dari Gudep sekolahnya masing-masing, akan memperoleh bekal materi kepramukaan yang lebih baik, sehingga nantinya dapat menularkan kepada seluruh anggota gudepnya masing-masing. Oleh karenanya, saya berpesan agar seluruh peserta dapat mengikuti Dianpinru ini dengan sungguh-sungguh, sehingga materi-materi yang diberikan dapat diserap dengan baik dan maksimal,” kata Rachmat.

Selain para pembina dan pelatih, hadir pula dalam pembukaan Dianpinru tersebut, Pengurus Kwartir Ranting dan unsur Mabiran  Se Kwartir Cabang Cianjur [KC.10]

KABARCIANJUR, [KC],- Plt. Bupati Cianjur H. Herman Suherman. Melepas peserta jalan santai, yang merupakan bagian dari rangkaian kegiatan memperingati Hari Amal Bakti (HAB) ke 74 tahun 2020 di taman Cibodas Kecamatan Cipanas, Rabu (23/12/19).

Plt. Bupati dalam sambutannya menyampaikan kegiatan ini penting dilaksanakan selain untuk lebih mendekatkan jalinan silaturahmi di keluarga besar Kementerian Agama Kabupaten Cianjur, hal ini sekaligus pula untuk merefleksikan perjalanan panjang Kementerian yang semakin hari semakin dinamis.

Selanjutnya Plt Bupati Cianjur mengucapkan terima kasih dan mengapresiasi yang setinggi – tingginya kepada seluruh jajaran Kementerian Agama atas kinerja dan dharma baktinya dari mulai tingkat Kabupaten hingga ke tingkat Kecamatan, Kelurahan dan Desa. “Mudah – mudahan Allah SWT, membalas dengan pahala yang berlipat ganda”. Harap Plt Bupati.

Sementara itu panitia jalan santai Hari Amal Bakti (HAB) ke 74 tahun 2020 H. Dedi Wijaya melaporkan jalan santai tersebut melibatkan peserta sekitar 6500 orang yang berasal dari keluarga besar Kementerian Agama yang berada di wilayah Kabupaten Cianjur. Adapun rute yang dilewati peserta jalan santai sekitar taman Cibodas, dengan mengangkat tema “Umat Rukun Indonesia Maju”.

Turut hadir pada kegiatan tersebut Forkopimda, Jajaran MUI, jajaran BAZ Cianjur serta tamu undangan lainnya. [KC.10/Kominfo]
KABARCIANJUR,[KC],- Aksi ujuk rasa (unras) puluhan mahasiswa tergabung Badan Eksekutif Mahasiswa-Keluarga Mahasiswa (BEM-KM) Universitas Suryakancana (Unsur) Cianjur, diterima dengan baik oleh pemangku kebijakan Pemerintah Kabupaten Cianjur, pukul 13:00 WIB, Rabu (18/12/2019).

Salah satu Koordinator Lapangan (Korlap) BEM-KM Unsur Cianjur, Ari Kurniawan memaparkan bahwa mereka merasa miris dan prihatin, melihat IPM Cianjur, terendah se Jawa Barat. Berkaitan dengan IPM yang diterbitkan secara resmi oleh BPS (Badan Pusat Statistik), Kota Bandung merupakan kota yang memiliki IPM Paling tinggi di Jawa Barat yaitu mencapai angka 81,06.

"Nah, sementara itu Kabupaten Cianjur berada diposisi terendah se-Jawa Barat yaitu diangka 64,62 (Update terakhir: 23 April 2019,red)," ujarnya.

Ari menyampaikan, dirinya melihat di Cianjur masih banyak KKN dan premanisme, sehingga tidak meningkat dalam IPM dan lain-lain sehingga pembangunan terbengkalai. Paling harus dituntaskan yaitu korupsi kolusi dan nepotisme, seperti ketika ingin kerja hal-hal yang seperti itu reformasi birokrasi harus diperbaiki secara total.

"Paling utama IPM dimana seperti pendidikan kesehatan, dan kesejahteraan sosial masyarakat di Cianjur itu bisa meningkat," pintanya.

Sementara itu, Presiden BEM-KM Unsur Cianjur, Isal Salman Alfarizi bersyukur bisa mendapat respon yang baik dari pihak-pihak terkait, mulai dari kepolisian yang mengawal. Dari proses pemberangkatan sampai kepulangan, lalu pihak Pemkab Cianjur pun merespon dengan langsung memanggil kepala dinas terkait.

"Meskipun pada awalnya kami merasa kecewa karena Plt Bupati Cianjur, Herman Suherman tidak bisa hadir, hanya diwakili oleh Sekda. Tapi pada prinsipnya aspirasi kami berkaitan dengan IPM sudah disuarakan kepada pihak bersangkutan, dan hasilnya pun akan dikaji kembali untuk terus berkelanjutan. Demi meningkatnya IPM di Kabupaten Cianjur," katanya.

Salman berharap, apa yang disuarakan dan apa yang dituntut dapat langsung ditindaklanjuti oleh Pemkab Cianjur, dan dinas bersangkutan.

"Kami siap mengawal jalannya pemerintahan Kabupaten Cianjur, sebagai mitra kritis pemerintah," pungkasnya.  [KC./JN-CR2]**

KABARCIANJUR, [KC],- Tiga korban truk bermuatan pasir yang menabrak kios sembako di Gekbrong, Kabupaten Cianjur, dimakamkan berdampingan. Jenazah ayah dan dua anaknya itu dimakamkan di Tempat Pemakaman Umum (TPU) Kampung Cimadu.

Jenazah diantarkan dari RSUD Sayang Cianjur menggunakan ambulans dan tiba di rumah duka sekitar pukul 11.30 WIB. Suasana haru dan tangis dari keluarga korban pun menyambut kedatangan tiga jenazah.

Bahkan, DM yang sudah terlebih dulu pulang ke rumah usai menjalani penanganan di rumah sakit, tak kuasa menahan tangis ketika melihat jenazah suami dan dua anaknya terbungkus kain kafan.
"Ingin lihat dulu wajah anak-anak," ujar DM.

Pemakaman MS (7) serta MH (4) dilakukan terlebih dulu sekitar pukul 12.00 WIB setelah sebelumnya disalatkan di masjid dekat rumah duka. Sedangkan AN dimakamkan setelah keluarganya datang.

Kanit Lakalantas Polres Cianjur Ipda Iwan Hendi mengatakan sopir truk saat ini sudah diamankan ke Unit Lakalantas Polres Cianjur untuk dimintai keterangan.

"Dugaan sementara truk kelebihan muatan sehingga saat menanjak mundur kembali. Kaitan rem blong sehingga truk mundur dan menghantam kios dan mengakibatkan beberapa orang penghuninya meninggal, makasih kami dalami, dengan meminta keterangan saksi dan sopir," kata Iwan.

KABARCIANJUR,[KC],- Polres Cianjur serta petugas pemadam kebakaran dan relawan sempat kesulitan mengevakuasi korban dari reruntuhan kios yang tertabrak truk di Jalan Raya Sukabumi-Cianjur, Kecamatan Gekbrong, Kabupaten Cianjur.

Dalam evakuasi korban selamat, petugas membutuhkan waktu tiga jam sampai berhasil mengevakuasi dua korban selamat dari kecelakaan yang terjadi pada Selasa (17/12/2019) malam, sekitar pukul 23.00 WIB.

"Karena keterbatasan alat, proses evakuasi korban membutuhkan waktu cukup lama. Alhamdulillah pada Kamis (18/12/2019) dini hari tepatnya pukul 02.00 WIB, tim rescue berhasil mengevakuasi dua korban selamat," ujar Operator Pengendali Damkar Cianjur Ade Risyan.

Menurutnya, dua korban selamat terdiri ibu dan anak. Keduanya ditemukan di kamar dalam kondisi kaki yang tertimbun bangunan.

"Untuk anaknya yang paling kecil lebih dulu dievakuasi karena tidak tertimbun parah. Sedangkan untuk ibunya petugas cukup kesulitan karena bagian bangunan yang menindih cukup besar," katanya.
"Setelah berhasil dievakuasi, keduanya langsung dibawa ke rumah sakit untuk menjalani penanganan medis. Tidak ada luka serius ataupun patah tulang, hanya luka ringan di bagian kaki," ujar Ade menambahkan.

Untuk korban meninggal, lanjut dia, petugas dan relawan berhasil menemukan jasad AN (52) sekitar pukul 01.00 WIB. Sedangkan dua anaknya ditemukan menjelang pagi.

Kondisi tubuh korban yang tertimbun material tembok yang runtuh dan pasir membuat petugas serta relawan membutuhkan waktu untuk pencarian. "Alhamdulillah meskipun dengan keterbatasan alat semua korban berhasil dievakuasi, baik korban selamat ataupun korban meninggal," ucap Ade. [kc/nET]

KABARCIANJUR,[KC],- Diduga akibat rem blong, truk bermuatan pasir terguling menimpa satu buah warung grosir di Cikahuripan Gekbrong Rabu (18/12).

Akibat kecelakaan ini, tiga orang tewas tertimbun reruntuhan bangunan dan dua korban luka dilarikan ke RSUD Cianjur untuk mendapat penanganan medis.

Kecelakaan truk bermuatan pasir dengan nomor polisi B 9995 BYV yang menimpa satu buah bangunan warung grosir ini terjadi di jalan raya Sukabumi-Cianjur di Desa Cikahuripan, Kecamatan Gekbrong, Cianjur.

Truk yang berasal dari arah Cianjur menuju Sukabumi itu mengalami kendala mati mesin saat melewati tanjakan. Karena beban yang terlalu berat dan rem tidak berfungsi, truk melaju mundur dan langsung menimpa satu buah warung grosir milik warga.

Akibatnya tiga orang tewas tertimpa reruntuhan bangunan. Sementara dua orang lainnya selamat dan langsung dilarikan ke RSUD Cianjur untuk mendapatkan penanganan  pihak medis.

Kasatlantas Polres Cianjur, AKP Ricky Adipratama mengatakan, usai kejadian, petugas kepolisian langsung  mengamankan sopir truk [KC.10]**

KABARCIANJUR,[KC],- Dewan Penasehat DWP Kabupaten Cianjur, Ibu Hj. Anita Sincayani buka secara resmi Lomba Fashion Show Batik Nasional dan Lomba Tumpeng dalam rangka memperingati HUT DWP (Darma Wanita Persatuan) Ke-20 dan Hari Ibu Ke-91 Tingkat Kabupaten Cianjur Tahun 2019. Selasa, 17 Desember 2019 yang dilaksanakan di Aula Bappeda Cianjur.

Kegiatan yang diikuti oleh para istri dari 24 OPD dan 32 Kecamatan ini berlangsung sangat meriah. Selain untuk mempererat silaturahmi juga untuk tetap membudayakan pakaian batik yang sudah diakui secara Internasional.

Ketua DWP Kabupaten Cianjur Hj. Siti Rohanah Subandi mengatakan, dalam rangka membantu para istri ASN mencintai budaya lokal juga untuk meningkatkan perekonomian dan pendidikan di masyarakat Cianjur yaitu salah satunya melalui DWP (Darma Wanita Persatuan).

“Saya sangat mengapresiasi sekali kepada mereka para DWP yang sangat anutias sekali pada kegiatan hari ini, saya berharap kegiatan ini bukan hanya ajang silaturahmi saja tetapi untuk saling mengingatkan akan budaya lokal”. Ujarnya.

Sementara Ketua Penyelenggara Nety Wilianty mengungkapkan, terselenggaranya lomba fashion show batik nasional dan tumpeng ini atas dasar ide dari Dewan Penasehat DWP dan Ketua DWP yang kemudian seperti biasa kegiatan ini menjadi kegiatan tahunan.

“InsyaAllah rencananya untuk pembagian hadiah dan penghargaan kegiatan lomba hari ini akan diserahkan pada kegiatan puncak HUT DWP dan Peringatan Hari Ibu yaitu pada tanggal 23 Desember 2019 sekaligus akan dilaksanakan kegiatan bhakti sosial santunan kepada anak-anak ASN golongan I dan II”. Imbuhnya.

Ia berharap, dengan adanya kegiatan ini bisa lebih mempererat silaturahmi dan terus berinovasi sehingga kegiatan seperti ini kedepannya bisa lebih baik lagi serta lebih beragaram lagi.[KC/Kominfo]**
Masyarakat Desa Kertajadi dilatih teknik evakuasi oleh Tim TAGANA

CIANJUR, [KC],- Kementerian Sosial Republik Indonesia  melaui Tagana Dinas Sosial Kabupaten Cianjur membentuk Kampung Siaga Bencana (KSB) di Desa Kertajadi kecamatan Cidaun Kabupaten Cianjur.

Kampung Siaga Bencana (KSB) adalah model pendekatan penanggulangan bencana berbasis masyarakat untuk berubah pola pikir dan pola tindak masyarakat dalam penanggulan bencana yaitu melalui upaya mempersiapkan masyarakat agar lebih mampu mengelola kerentanan, ancaman dan resiko diwilayahnya sesuai potensi lokal melalui proses perencanaan, pengorganisasasian, penyelenggaraan dan pengendalian.

Hal ini disampaikan Direktur Bantuan Sosial Korban Bencana Alam Kemensos, Rahmat Kusnadi dalam sambutannya pada kegiatan Pembukaan dan Penyuluhan Pembentukan KSB di Aula Desa Kertajadi Kecamatan Cidaun.(08/12).

Hadir dalam kesempatan tersebut Kepala Dinas Sosial Ahmad Mutawali, Anggota DPR RI  Diah Pitaloka, Kepala Seksi PSKBA Dinsos Jawa Barat, Ketua FK TAGANA Kab. Cianjur,   Camat Cidaun, dan Unsur Muspika Kecamatan Cidaun dan tokoh masyarakat lainnya.

Kepala Dinas Sosial Kabupaten Cianjur Ahmad Mutawali mengucapkan terima kasih atas dukungan Ibu Diah Pitaloka selaku Anggota DPR RI atas kesediaannya untuk menganggarkan kesiapsiagaan dan Mistigasi Bencana untuk KSB Tahun ini, selain itu saya dan masyarakat berharap mudah mudahan wilayah lain nya mendapatkan kesempatan yang sama dan khususnya pemerintah Cianjur berharap Ibu  Diah Pitaloka memberikan aspirasinya dalam bentuk bantuan  kendaraan mobil untuk TAGANA.

Anggota DPR RI Asal Cianjur Diah Pitaloka mengamini apa yang disampaikan Kepala Dinas Sosial Kabupaten Cianjur dan akan memberikan aspirasi dalam bentuk bantuan mobil tangki air, mengingat banyak jeadian kekeringan untuk beberapa daerah di Kabupaten Cianjur khususnya di Desa Kertajadi Kec. Cidaun yang menjadi langgananan kekeringan dan kekurangan air bersih.

" Saya Insha Alloh akan mengupayakan pengadaan mobil tangki air untuk masyarakat Cianjur yang akan dikelolakan oleh Tagana Cianjur, dan ini untuk masyarakat Cianjur khususnya desa kertajadi kecamatan Cidaun menjadi prioritas" Ujar Diah.

Diah menambahkan, Pemerintah pusat untuk tahun ini akan mengucurkan dana  Program Keluarga Harapan (PKH) ke Kabupaten Cianjur sebesar 300 milyar dengan 360 orang pendamping PKH, untuk itu Pemerintah Daerah wajib memperhatikan ini.

Kabupaten Cianjur menurut Indek Resiko Bencana berada di urutan pertama rawan bencana se-Indonesia dengan point dua ratus lima puluh, untuk inilah dirinya memilih Cidaun untuk lokasi kampung siaga karena kecamatan Cidaun rawan bencana seperti : banjir, longsor, dan kekeringan setiap tahun nya dan mudah mudahan dengan adanya kegiatan ini masyarakat sadar pentingnya memelihara lingkungan terutama hutam tidak di tebangi sehingga nantinya terjadi bencana alam, “pungkas” Diah.

Simulasi KSB

Setelah dilatih tentang pemahaman pengurangan resiko bencana dan penanggulangan bencana selama 3 hari (8-10/12) oleh Tim TAGANA dan beberapa nara sumber dari Dinas Sosial, PMI, BPBD, dan para praktisi lainnya, masyarakat desa kertajadi yang terdiri dari RT, RW, Karang Taruna, dan Masyarakat  yang kini bernaung menjadi KSB langsung melakukan simulasi SOP Penanggulangan Bencana oleh KSB.

Simulasi Penerapan SOP Penanggulangan Bencana oleh Kampung Siaga Bencana Desa Kertajadi Kecamatan Cidaun dilaksanakan di Lapangan Desa Kertajadi, Asisten Daerah 1 Setda Kabupaten Cianjur, Asep Suparman, S.Sos, M.Si. bertindak selaku Pembina Apel  Simulasi dan kesiapsiagaan. (10/12)

Dalam amanatnya Asda Bidang Pemerintahan dan Kesejahteraan Rakyat Setda Cianjur ini berharap masyarakat desa kertajadi  dan KSB yang telah dibentuk dan dikukuhkan dapat mewujukan maksud dan tujuan diatas, organisasi pelaksana yang terlibat sebagai personil KSB harus mampu melakukan kolaborasi, koordinasi dan kerjasama yang baik dengan berbagai stakeholder yang terdapat dilingkungan setempat, baik unsur pemerintahan, swasta, LSM, relawan dan masyarakat pada umumnya.

Menurutnya, ada 323 kota/kabupaten di Indonesia yang memiliki indeks risiko bencana tinggi. dan Cianjur masuk di urutan pertama di Indonesia sebagai daerah rawan bencana. Untuk itu, masyarakat di Cianjur perlu pengetahuan dan keterampilan untuk dapat membantu menangani bencana. [KC.01]




CIANJUR,-[KC],- Komisi Pemilihan Umum Kabupaten Cianjur telah menyampaikan Pengumuman  Penyerahan Dukungan Bakal Pasangan Calon Perseorangan pada Pemilihan Bupati dan Wakil Bupati Cianjur Tahun 2020.

Berdasarkan Peraturan Komisi Pemilihan Umum Nomor 16 Tahun 2019 tentang Perubahan atas Peraturan Komisi Pemilihan Umum Nomor 15 Tahun 2019 tentang Tahapan, Program dan Jadwal Penyelenggaraan Pemilihan Gubernur dan Wakil Gubernur, Bupati dan Wakil Bupati, dan/atau Wali Kota dan Wakil Wali Kota Tahun 2020, Keputusan Komisi Pemilihan Umum Kabupaten Cianjur Nomor: 836/PL.02.2-Kpt/3203/KPU- Kab/X/2019, tanggal 26 Oktober 2019 tentang Persyaratan Pencalonan Penetapan Jumlah Minimal Dukungan dan Persebaran Bagi Pasangan Calon Perseorangan Pada Pemilihan Bupati dan Wakil Bupati Cianjur Tahun 2020, serta Surat Komisi Pemilihan Umum Republik Indonesia Nomor: 2218/PL.02.2-SD/KPU/XII/2019, tanggal 2 Desember 2019, Perihal: Pengumuman Penyerahan Dokumen Dukungan Bakal Pasangan Calon Perseorangan, dengan ini diumumkan bahwa Komisi Pemilihan Umum Kabupaten Cianjur menerima penyerahan dokumen syarat dukungan bakal pasangan calon perseorangan untuk Pemilihan Bupati dan Wakil Bupati Cianjur Tahun 2020, dengan ketentuan sebagai berikut: 


  1. Bakal Pasangan Calon Perseorangan harus memperoleh jumlah dukungan paling sedikit 108.354 (seratus delapan ribu tiga ratus lima puluh empat) dukungan dari penduduk Kab. Cianjur yang termuat dalam DPT Pemilu Tahun 2019, dan tersebar minimal di 17 (tujuh belas) Kecamatan; 
  2. Dokumen Persyaratan Dukungan Bakal Pasangan Calon Perseorangan meliputi: 
  • a. Surat pernyataan dukungan Bakal Pasangan Calon Perseorangan (formulir Model B.1-KWK Perseorangan), dilampiri dengan fotocopy KTP Elektronik/ Surat Keterangan (Suket) yang dikeluarkan oleh Disdukcapil; 
  • b. Surat Pernyataan Daftar Nama Pendukung Bakal Pasangan Calon Perseorangan (Formulir Model B.1.1– KWK Perseorangan) setiap Desa/Kelurahan yang ditandatangani oleh Bakal Pasangan Calon Perseorangan dan dibubuhi materai Rp. 6000; 
  • c. Rekapitulasi jumlah dukungan Bakal Pasangan Calon Perseorangan (Formulir Model B.2-KWK Perseorangan) yang ditandatangani oleh Bakal Pasangan Calon Perseorangan dan dibubuhi materai Rp. 6000; 
  • d. Formulir Model B.1-KWK Perseorangan dapat dilihat dalam website kpud-cianjurkab.go.id; 
  • e. Dokumen Model B.1-KWK Perseorangan (1 rangkap asli), Model B.1.1-KWK Perseorangan (2 rangkap: 1 asli dan 1 Salinan) dan Model B.2–KWK Perseorangan (1 rangkap asli); 
  • f. Formulir Model B.1-KWK Perseorangan dan Model B.1.1-KWK Perseorangan wajib dikelompokkan berdasarkan wilayah kelurahan/desa; g. Dokumen Model B.1.1-KWK Perseorangan dan Model B.2–KWK Perseorangan, dicetak menggunakan  aplikasi SILON.
3.  Dalam hal Bakal Pasangan Calon Perseorangan telah menghimpun surat pernyataan dukungan tetapi tidak menggunakan Formulir Model B.1-KWK, maka dukungan untuk Bakal Pasangan Calon Perseorangan tersebut tidak dihitung dan wajib disusun kembali sesuai dengan Formulir Model B.1-KWK Perseorangan; 


4. Penyerahan dokumen dukungan Bakal Pasangan Calon Perseorangan dimulai pada:
Tanggal : 19 s.d. 23 Februari 2020
Waktu :
a. 08:00 WIB s.d. 16:00 WIB untuk 19 s.d. 22 Februari 2020
b. 08:00 WIB s.d. 24:00 WIB untuk 23 Februari 2020
Tempat : Kantor KPU Kabupaten Cianjur
Jl. Taifur Yusuf No. 35 Cianjur 
5. Pengambilan user dan password aplikasi SILON dapat datang ke Kantor KPU Kabupaten Cianjur dengan membawa surat mandat dari bakal pasangan calon perseorangan; 

6. Untuk layanan Helpdesk Pencalonan buka dari hari Senin s.d. Jumat Pukul 09.00 WIB s.d. 16.00 WIB atau dapat menghubungi sdr. R. Andi Suhandi, SH (0813 2074 4189), sdri. Nida Garnida, A.Md (0813 2226 27590) dan sdr. Agus Ependi (0877 1460 0577). 

Info selengkapnya dapat dilihat Disini .[ http://www.kabarcianjur.com/p/pengumuman.html]

Rumah Panggung Kampung Budaya Padi Pandanwangi

CIANJUR,-[KC]  Kabupaten Cianjur akan luncurkan wisata edukasi untuk para wisatawan yang datang ke Kampung Budaya Pandanwangi yang berada di wilayah Kecamatan Warungkondang. Selain menikmati keindahan alamnya pemerintah pun akan menyuguhkan para wisatawan dengan mengedukasi cara menanam padi pandanwangi yang pamornya sudah mendunia.

Banyak hal edukasi yang akan dikembangkan pemerintah Kabupaten Cianjur untuk para wisatawan, terlebih destinasi wisata Kampung Budaya Pandanwangi yang rencananya tahun depan akan beroprasi secara resmi akan siap memanjakan para wisatawan.

“Edukasi yang akan kita canangkan seperti cara menanam padi. Jadi dari mulai meratakan sawah kemudian tahapan setelah itu membajak terus persemaian kemudian menggaris sawah nya, tandur terus membersihkan sawah, kemudian memupuk, sampai ke menjaga padi, lanjut ke tahap panen, nah nanti apakah memakai alat atau tata cara modern terus memilah padi memisahkan padi dengan batangnya setelah itu dikeringkan dan sampai menjadi beras kemudian menjadi nasi,” tutur Kepala Dinas Pariwisata Pemuda dan Olahraga, Yudi Perdiana, Senin (02/12/2019).

Selain itu menurut Yudi masih banyak destinasi wisata yang ada di Kabupaten Cianjur untuk dikembangkan selain Kampung Budaya Pandanwangi, ada pula Cibodas, Taman Bunga, Hutan Kota Cianjur dan masih banyak yang lainnya yang menjadi fokus pemerintah untuk dikembangkan kembali wisatanya.

Turut hadir dalam kesempatan itu Plt Bupati Cianjur, H. Herman Suherman beserta dengan dinas terkait. Rencananya Plt pun akan memfokuskan 5 destinasi wisata yang akan di kembangkan pada tahun 2021.(KC/HMS)