CIANJUR,[KC],- Sebagai upaya menekan harga komoditas bawang putih yang saat ini ada di rata-rata Rp. 60 ribu/kg, Tim Satuan Tugas Pangan Provinsi Jawa Barat melaksanakan operasi pasar bawang putih di dua pasar di Kabupaten Cianjur, Kamis (27/2). .
Eem Sujaemah, Kepala Bidang Perdagangan Dalam Negeri Disperindag Provinsi Jawa Barat  mengatakan operasi pasar bawang putih di Kabupaten Cianjur dilaksanakan di Pasar Induk Pasirhayam dan di Pasar Cipanas. Di masing-masing pasar disiapkan sebanyak 8 ton bawang putih.

"Kami siapkan kebutuhan bawang putih di masing-masing pasar sebanyak 8 ton. Harganya jualnya Rp28 ribu per kilogram," kata Eem saat meninjau operasi pasar bawang putih di Pasar Induk Cianjur, Kamis (27/2).

Eem menuturkan relatif mahalnya harga bawang putih belakangan ini lebih karena faktor cuaca. Karena itu, hasil konsultasi dan koordinasi dengan pihak importir, stok bawang putih yang ada didistrubusikan untuk kebutuhan operasi pasar agar harga stabil.

"Kami konsultasi, koordinasi, dan komunikasi dengan pihak importir, ternyata memang dari akhir November 2019 itu pembelian sepi. Hingga masih ada stok yang bisa didistribusikan," jelasnya.

Selain di Kabupaten Cianjur, tutur Eem, sebelumnya operasi pasar bawang putih dilaksanakan di beberapa pasar di Kota Bandung dan Kota Cimahi. Operasi pasar bisa dilaksanakan ketika ada permintaan dari pemerintah daerah setempat.

"Operasi pasar bawang putih sebelumnya kami laksanakan di Pasar Kosambi, Pasar Kiaracondong, Pasar Astanaanyar, Pasar Atas Cimahi, Pasar Andir, dan Pasar Soreang. Sekarang dilaksanakan di Pasar Pasirhayam dan Pasar Cipanas di Kabupaten Cianjur," bebernya.

Eem menuturkan sejauh ini bawang putih yang beredar di Indonesia mayoritas merupakan komoditas impor. Namun, setiap importir ada kewajiban menanam komoditas itu di Indonesia.

"Salah satu daerah yang dijadikan tempat penanaman bawang putih di Jawa Barat berada di Kabupaten Sukabumi," tuturnya.
Kebutuhan bawang putih di Jawa Barat rata-rata mencapai 2.860 ton per tahun. Namun kebutuhan itu baru untuk rumah tangga, belum mencakup kalangan home industri dan lainnya.

Kepala Dinas KUKM Perindustrian dan Perdagangan Kabupaten Cianjur, Tohari Sastra, mengatakan tren harga bawang putih saat ini cenderung naik. Di Kabupaten Cianjur harganya di kisaran Rp60 ribu-Rp70 ribu per kilogram.

"Pada operasi pasar ini, bawang putih yang dijual sebesar Rp28 ribu per kilogram. Dengan operasi pasar ini diharapkan bisa menstabilkan harga. Normalnya harga bawang putih di kisaran Rp25 ribu-Rp30 ribu per kilogram," jelas Tohari.

Ia tak memungkiri pasokan komoditas bawang putih di Cianjur masih mengandalkan impor. Karena itu, kata dia, fluktuasi harganya dipengaruhi secara nasional.

"Jadi, selain karena faktor cuaca, naiknya harga bawang putih saat ini bisa juga dipengaruhi faktor lain karena komoditasnya kan mengandalkan impor," pungkasnya. [KC.10/Net]
Axact

Kabar Cianjur

Pemimpin Redaksi : Asep Moh. Muhsin | Sekretaris Redaksi : Iman Sulaiman, M.Si | Redaktur Pelaksana : Mustofa | Wartawan/Reporter : Asep M, Iman Sulaiman, Yedi M, Ahmad Jaelani, MFikri | Produksi TV : Winda. | Kantor Redaksi Kabar Cianjur : Jl. Siliwangi Kp. Kebonmanggu Sawahgede Cianjur 089698682683. | CV. PEJUANG SUBUH | YAYASAN KABAR CIANJUR | Dewan Pembina : Sari Yulianti

Post A Comment:

0 comments:

Terima Kasih atas saran, masukan, dan komentar anda.