Penulis : Hasan Munadi, Mahasiswa Fakultas Tarbiyah UIN SGD Bandung
Sejak pandemic Covid-19 masuk Indonesia dunia Pendidikan pun terkena imbasnya, lahirlah keputusan belajar di rumah untuk para siswa baik  melalui Surat Edaran Mentri Pendidikan No 4 Tahun 2020 Tentang Pelaksanaan Pendidikan Dalam Masa Darurat Coronavirus Disease (Covid-19) untuk jenjang SD, SMP, SMA maupun Surat Edaran Dirjen Pendidikan Islam Kementerian Agama RI Nomor 285.1 Tahun 2020 tentang Upaya Pencegahan Virus Covid-19 untuk jenjang MI, MTs , MA. 

Langkah ini diambil untuk mengurangi kerumunan masa dilingkungan sekolah sehingga sebaran virus corona dapat terantisipasi, mungkin hal ini membuat semuanya harus menyesuaikan diri, mulai dari kepala sekolah, guru-guru begitupun dengan para siswa/I. 

Dalam masa yang sulit ini menjadi ajang melihat pengunaan teknologi media pembelajaran, media pembelajaran merupakan Teknik atau alat yang digunakan untuk menyampaikan isi materi pembelajaran sehingga pembelajaran dapat berjalan dengan baik sehingga tujuan daripada pembelajaran pun tercapai, akan tetapi bagaimana bila saat ini peran teknologi dioptimalkan dalam proses pembelajaran karena tidak ada pilihan lain ketika jarak berjauhan antara guru dan murid hanya itulah yang akan mampu menjadi media penyampai komunikasi antara guru dan murid, lahirlah berbagai macam platform kelas online yang dapat digunakan oleh guru dan murid dalam proses pembelajaran meskipun mungkin sebelumnya sudah ada akan tetapi keberadaanya saat sekolah belajarnya di rumahkan itu menjadi peluang kebermanfaatannya terasa. 

Akan tetapi hal ini bagi guru terbagi menjadi dua bagian, ada guru yang siap menghadapi ini sehingga menjadi peluang untuk melahirkan kreatifitas dalam mengajar dan ada guru yang mungkin tidak siap dalam menghadapinya, akan tetapi terlepas dari siap atau tidak semuanya ditutut untuk dapat menggunakan teknologi yang ada sebagai media dalam proses pembelajaran. 

Bagi guru yang siap dengan pemanfaatan teknologi dalam proses pembelajaran maka tidak akan kesulitan menghadapi kejadian ini, pembelajaran akan berjalan lancar dan membuat siswa/I pun mungkin nyaman dalam menerima materi yang disampaikannya, begitupun dengan metode evaluasinya dapat menggunakan media teknologi evaluasi yang ada sehingga ukuran keberhasilan proses pembelajaran dapat terukur efektivitasnya. 

Namun akan sedikit kesulitan bagi guru yang tidak mampu memanfaatkan keberadaan media teknologi pembelajaran sehingga yang terjadi adalah hanya dapat memberikan tugas saja pada siswanya tidak terjadi komunikasi interactive antar guru dan murid, maka daripada itu peran seorang guru disini diperlukan keterampilan dan keberadaan teknologi ini ke depan pun akan menjadi tuntutan bagi para guru agar dapat memanfaatkan keberadaannya sehingga dunia Pendidikan dapat menghadapi tantangan kembali dimasa yang akan datang dengan gemilang.  
Axact

Kabar Cianjur

Pemimpin Redaksi : Asep Moh. Muhsin | Sekretaris Redaksi : Iman Sulaiman, M.Si | Redaktur Pelaksana : Mustofa | Wartawan/Reporter : Asep M, Iman Sulaiman, Yedi Mulyadi, Ahmad Jaelani, M Fikri, Eris Risdianto, Muhammad Nasrul, Arsy, Intan Permatasari | Produksi TV : Nurholis Mahmud, Winda. | Kantor Redaksi Kabar Cianjur : Jl. Siliwangi Cianjur 089698682683. | CV. MEDIA INFORMA : Direktur utama : Sari Yulianti | Komisaris : Imam Misbah | YAYASAN KABAR CIANJUR | Dewan Pembina : Sari Yulianti | Ketua Umum : Asep Moh. Muhsin, Sekretaris : B Mustofa, Bendahara : Siti Solihah Nurhalimah

Post A Comment:

0 comments:

Terima Kasih atas saran, masukan, dan komentar anda.