BSY0BSWiGSMpTpz9TUAoGfC7BY==

Kwarcab Cianjur dan Kampung Influencer Teken MoU, Siap Lahirkan Ratusan Kreator Konten Edukatif


CIANJUR [KC],—
Gerakan Pramuka Kwartir Cabang (Kwarcab) Cianjur terus melakukan inovasi di era digital. Terkini, Kwarcab Cianjur resmi menandatangani Memorandum of Understanding (MoU) dengan Kampung Influencer untuk mencetak kreator konten yang tidak hanya kreatif, tetapi juga mampu memberikan edukasi positif dan nilai ekonomi bagi masyarakat.

Wakil Ketua Kwarcab Cianjur Bidang Organisasi dan Hukum (Orgakum), Sutarko, menyambut baik inisiatif kolaborasi ini. Menurutnya, kerja sama ini adalah langkah awal yang sangat potensial untuk mengedukasi anggota Pramuka dalam bermedia sosial secara produktif.

"Kita sambut baik dan akan segera ditindaklanjuti. Tidak menutup kemungkinan setelah MoU ini akan muncul bentuk kerja sama lain. Misalnya, pembentukan Gugus Dharma atau Satuan Komunitas (Sako) yang tugas dan fungsinya lebih mengikat serta berdampak langsung ke masyarakat," ungkap Kak Sutarko. 

Kehadiran Kampung Influencer di Cianjur terbilang membawa angin segar. Ketua sekaligus Founder Kampung Influencer, Wiranata, memaparkan bahwa lembaganya yang baru diresmikan oleh Wakil Bupati Cianjur pada 30 April lalu ini, memiliki spesialisasi pada edukasi TikTok Affiliate.

"Kami tidak ingin peserta kebingungan setelah pelatihan. Oleh karena itu, kami menyediakan dua metode pelatihan, offline dan online. Teman-teman yang sudah selesai workshop akan difasilitasi grup diskusi dan e-course khusus agar bisa terus belajar dan berdiskusi," jelas Kak Wiranata yang hadir didampingi timnya, Kang Shanshan (Public Relations), Kang Irwan, dan Kang Wahyu (Event).

Sebagai informasi, Kampung Influencer berada di bawah naungan Yayasan Dampak Sosial Indonesia. Yayasan ini juga mengelola Serasi Community yang berfokus pada literasi digital dan parenting untuk remaja, serta Rumah Main Batuta, sebuah pusat sensorik dan motorik anak pra-TK di Orchid Garden yang baru-baru ini meraih Juara 1 Inovasi Cianjur.

"Kampung Influencer ini adalah pusat edukasi. Saya sangat tertarik untuk membawa kakak-kakak ini sebagai narasumber berbagi ilmu, tidak hanya di Pramuka tapi juga ke sekolah-sekolah. Tujuannya agar keterampilan (skill) anak-anak kita lebih terarah, tidak sembarangan upload konten, dan bisa memanfaatkannya sebagai pusat ekonomi," tegas Sutarko.

Ke depannya, Sutarko menyatakan siap mendukung kegiatan secara masif dengan memfasilitasi pengerahan peserta. [KC.06]***

Comments0

Terima Kasih atas saran, masukan, dan komentar anda.

Type above and press Enter to search.