Iklan Sisi Kiri ×
Iklan Sisi Kanan ×
BSY0BSWiGSMpTpz9TUAoGfC7BY==

Berjibaku di Tengah Hujan dan Tebing Curam, Tim Gabungan Evakuasi Ular Sanca Empat Meter di Cipanas Cianjur


CIANJUR [KC],- 
Drama penyisiran di tengah guyuran hujan deras mewarnai aksi tim penyelamat gabungan saat mengevakuasi seekor ular sanca batik (Malayopython reticulatus) berukuran besar di Kampung Dauwan, Desa Cimacan, Kecamatan Cipanas, Kabupaten Cianjur, Sabtu (26/9/2026). Reptil sepanjang kurang lebih empat meter tersebut akhirnya berhasil diamankan setelah petugas berjibaku selama hampir empat jam di medan yang cukup ekstrem.

Kemunculan satwa melata itu pertama kali memicu keresahan warga setempat pada sore hari. Seorang warga bernama Dede (47) yang menyadari keberadaan ular tersebut segera mengambil langkah antisipatif dengan menghubungi petugas pemadam kebakaran guna meminta bantuan evakuasi.

Kekhawatiran Dede bukan tanpa alasan, mengingat ukuran ular yang mencapai empat meter dan titik kemunculannya yang tidak jauh dari area aktivitas masyarakat. Jika tidak segera ditangani, reptil pembelit tersebut dikhawatirkan merayap masuk ke kawasan permukiman dan mengancam keselamatan warga.

Merespons laporan darurat tersebut, petugas Pemadam Kebakaran (Damkar) Wilayah Manajemen Kebakaran (WMK) 3 Cipanas langsung bergerak cepat menuju lokasi sasaran. Anggota Damkar WMK 3 Cipanas, Akmal, mengonfirmasi bahwa jajarannya langsung menerjunkan tim sesaat setelah menerima informasi melalui sambungan telepon.

"Laporan masuk jam 15.00 melalui telepon, tiba di lokasi jam 15.10," ungkap Akmal saat menjelaskan kronologi kecepatan respons personelnya menuju Tempat Kejadian Perkara (TKP), Sabtu (26/9/2026).

Kendati waktu tempuh menuju lokasi hanya memakan waktu sepuluh menit, tantangan sesungguhnya baru dimulai saat tim tiba di titik pencarian. Kondisi geografis lokasi yang berada di area perkebunan dengan kontur tebing curam membuat ruang gerak petugas menjadi sangat terbatas.

Situasi di lapangan semakin pelik akibat faktor cuaca yang tidak bersahabat. Hujan deras yang mengguyur kawasan Cipanas sore itu membuat akses tanah di sekitar tebing menjadi licin sekaligus membatasi jarak pandang tim pencari dalam melacak pergerakan satwa liar tersebut.

"Waktu evakuasi lama karena cuaca hujan dan akses sulit, karena kondisi ular ditemukan di sekitaran tebing," jelas Akmal menggambarkan kendala utama yang membuat operasi penyelamatan berjalan alot.

Demi memastikan keamanan lingkungan sekitar, operasi pencarian ini melibatkan kekuatan penuh dari lintas unsur. Sebanyak sebelas personel gabungan diterjunkan ke lapangan, meliputi tiga anggota Ambon Regu 3 Damkar, empat personel Relawan Pemadam Kebakaran (Redkar), serta empat anggota Desa Tangguh Bencana (Destana).

Di bawah guyuran hujan, kesebelas personel gabungan tersebut memilih tetap bertahan dan melakukan penyisiran ketat di sekitar area perkebunan warga. Langkah siaga ini diambil secara khusus untuk memblokir jalur pergerakan ular agar tidak bergeser mendekati rumah-rumah penduduk.

"Anggota dan relawan bertahan di lokasi beberapa jam untuk melakukan pencarian dan pemantauan, karena dikhawatirkan ular masuk ke area pemukiman warga," tambah Akmal.

Kesabaran dan kerja keras tim gabungan akhirnya membuahkan hasil menjelang malam hari ketika intensitas hujan mulai mereda. Tepat pada pukul 18.40 WIB, posisi sanca batik tersebut berhasil terdeteksi di area bawah tebing dekat kebun warga, sehingga petugas dapat langsung melakukan penangkapan secara terukur.

"Ular ditemukan di bawah tebing sekitaran kebun warga sekitar jam 18.40 setelah hujan reda," tutur Akmal.

Setelah berhasil dilumpuhkan dalam kondisi hidup tanpa melukai satwa maupun petugas, ular sanca berukuran empat meter itu langsung dievakuasi keluar dari area tebing. Petugas kemudian membawanya menuju pos komando Damkar untuk diamankan sementara waktu sebelum diserahkan kepada pihak yang berwenang menangani satwa liar.

"Ularnya sementara kita bawa ke markas terlebih dahulu, selanjutnya akan diserahkan ke rekan-rekan yang lebih paham," pungkas Akmal menutup jalannya operasi tersebut.[KC.101/R]

Komentar0

Terima Kasih atas saran, masukan, dan komentar anda.

BERITA TERKINI KABARCIANJUR.TV
Memuat berita terbaru...

Type above and press Enter to search.