BSY0BSWiGSMpTpz9TUAoGfC7BY==

Efisiensi APBD Perubahan 2026, PUTR Cianjur Gantungkan Target Infrastruktur pada Kucuran Dana Pusat


CIANJUR [KC],-  
Pemangkasan dana pada Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) Perubahan tahun 2026 memaksa Dinas Pekerjaan Umum dan Tata Ruang (PUTR) Kabupaten Cianjur memutar otak untuk menyelamatkan target perbaikan infrastruktur. Alih-alih mendapatkan suntikan dana tambahan di pertengahan tahun, instansi tersebut justru harus berhadapan dengan kenyataan pengurangan plot anggaran daerah yang cukup signifikan akibat kebijakan efisiensi ketat dari pemerintah daerah.

Situasi finansial yang serba terbatas ini menuntut langkah taktis yang cepat. Kepala Dinas PUTR Kabupaten Cianjur, Eri Rihandiar, menyadari bahwa mengandalkan kas daerah semata tidak lagi memungkinkan untuk menuntaskan pekerjaan rumah perbaikan jalan yang sudah masuk dalam cetak biru pembangunan tahun ini. Sebagai jalan keluar, fokus utama dinas kini dialihkan sepenuhnya untuk mengamankan bantuan dari pemerintah pusat melalui skema strategis Inpres Jalan Daerah (IJD).

"Gak ada tambahan, malah berkurang karena efisiensi," tegas Eri saat dikonfirmasi pada Rabu, 9 September, merangkum tantangan berat yang tengah dipikul instansinya dalam menjaga ritme pembangunan daerah.

Sebagai upaya penyelamatan target, Pemerintah Kabupaten Cianjur telah secara resmi menyodorkan proposal perbaikan untuk lima ruas jalan kabupaten agar dapat ditalangi oleh kantong program IJD. Pengajuan ini bukan sekadar pemenuhan administratif, melainkan pelampung harapan utama agar mobilitas ekonomi, akses pendidikan, dan distribusi hasil pertanian warga yang sangat bergantung pada kelayakan jalan raya tidak terhambat oleh defisit anggaran lokal.

Nasib perbaikan infrastruktur vital tersebut kini sepenuhnya menunggu ketukan palu dari pemerintah pusat. Proses verifikasi administrasi dan teknis masih terus bergulir di tingkat kementerian, dengan kepastian resmi mengenai besaran pagu anggaran definitif serta daftar ruas jalan yang lolos kualifikasi dijadwalkan akan diumumkan pada pertengahan hingga akhir September ini.

Beban keberhasilan kinerja infrastruktur Cianjur di penghujung tahun 2026 ini sangat bertumpu pada hasil evaluasi Jakarta. Apabila lampu hijau diberikan untuk seluruh usulan, ancaman infrastruktur mangkrak dapat dihindari sepenuhnya.

"Tergantung berapa IJD yang disetujui. Kami mengusulkan lima ruas jalan. Jika kelima-limanya disetujui pusat, insyaallah target capaian kinerja jalan kabupaten kita tahun ini bisa tercapai," tutur Eri dengan nada optimis.

Masyarakat kini menanti realisasi dari usulan tersebut. Keberhasilan menggaet dana IJD ini tidak hanya akan menyelamatkan wajah pembangunan Pemerintah Kabupaten Cianjur, tetapi juga memastikan urat nadi perekonomian di wilayah-wilayah yang melintasi kelima ruas jalan tersebut tetap berdenyut normal tanpa harus menunda perbaikan hingga tahun anggaran berikutnya.[KC.101/r]

Komentar0

Terima Kasih atas saran, masukan, dan komentar anda.

BERITA TERKINI KABARCIANJUR.TV
Memuat berita terbaru...

Type above and press Enter to search.