CIANJUR [KC],- Dewan Pengurus Daerah (DPD) Partai Keadilan Sejahtera (PKS) Kabupaten Cianjur menyelenggarakan agenda penyampaian laporan kinerja tahunan yang berlangsung di Hotel Grand Bydiel, Cianjur, Minggu (27/9/2026). Forum evaluasi dan konsolidasi akbar ini dihadiri langsung oleh segenap jajaran pengurus tingkat kabupaten (DPD), pengurus tingkat kecamatan (DPC), para pembimbing kader, hingga barisan kader pelopor dari seluruh penjuru Kabupaten Cianjur.
Dalam kegiatan tersebut, pemaparan laporan kinerja berkala disampaikan secara komprehensif oleh masing-masing unsur pimpinan partai, meliputi Majelis Pertimbangan Daerah (MPD), Dewan Etik Daerah (DED), serta jajaran eksekutif DPD. Tak ketinggalan, agenda ini turut dilengkapi dengan pemaparan laporan kerja parlementaria dari jajaran Fraksi PKS DPRD Kabupaten Cianjur sebagai bentuk pertanggungjawaban kinerja legislatif.
Ketua DPD PKS Kabupaten Cianjur, Asep Riyatman, mengungkapkan bahwa pelaksanaan delapan program unggulan partai sejauh ini mencatatkan tren capaian yang sangat positif. Terhitung sejak program-program tersebut digulirkan secara efektif pada Januari 2026 lalu, rata-rata serapan target selama delapan bulan terakhir tercatat telah melampaui angka 60 persen.
"Memang masih terdapat beberapa program yang secara persentase terlihat rendah. Kendati demikian, hal tersebut bukan disebabkan programnya tidak berjalan, melainkan karena sifat kegiatannya yang berkelanjutan atau berulang dengan jadwal yang padat, sehingga memerlukan waktu hingga tuntas sepenuhnya. Kami tetap optimistis seluruh target ini akan rampung pada akhir tahun 2026," ujar Asep Riyatman saat memberikan keterangan.
Lebih lanjut, Asep menerangkan bahwa merujuk pada instruksi Presiden PKS, tahun 2026 telah dicanangkan sebagai Tahun Kader dan Kaderisasi (K2). Oleh sebab itu, prioritas utama pergerakan partai sepanjang tahun ini dititikberatkan pada penguatan fondasi internal, yang meliputi peningkatan kapasitas wawasan, keterampilan, kemandirian ekonomi, hingga pemeliharaan kesehatan para kader.
Mengacu pada Anggaran Dasar dan Anggaran Rumah Tangga (AD/ART) partai, struktur keanggotaan PKS sendiri diklasifikasikan ke dalam tiga jenjang utama, yakni anggota pendukung, penggerak, dan pelopor. "Pada periode kepengurusan ini, kami secara konsisten memfasilitasi dan mendorong peningkatan kapasitas rekan-rekan di jenjang pendukung agar bisa naik kelas ke jenjang penggerak. Hal serupa juga berlaku bagi kader di jenjang penggerak agar dapat bergeser naik menjadi kader pelopor," imbuhnya.
Di samping fokus melakukan pembenahan di lini internal, DPD PKS Cianjur juga tetap menjaga keseimbangan gerak melalui berbagai aksi nyata di ranah sosial kemasyarakatan. Lewat program unggulan Rumah Keluarga Indonesia (RKI) yang berkolaborasi dengan bidang pendidikan dan kesehatan, partai ini secara aktif turun memberikan pendampingan bagi kelompok masyarakat rentan serta penyandang disabilitas.
Sementara di lini penguatan demokrasi, Badan Pemenangan dan Pemilu (BP3) PKS Cianjur terus memasifkan edukasi politik sekaligus menyosialisasikan platform partai kepada masyarakat luas di 32 kecamatan. Strategi pendekatan ini dijalankan secara bertahap, di mana fase pertama telah sukses menyapa 16 kecamatan di wilayah Cianjur Selatan, dan mulai bulan depan akan dilanjutkan untuk menyasar 16 kecamatan di kawasan Cianjur Utara.
Perhatian serius juga diberikan pada sektor kepemudaan melalui fasilitasi program beasiswa pemerintah bagi kalangan generasi muda yang berkeinginan melanjutkan pendidikan ke jenjang perguruan tinggi. Selain di bidang akademik, PKS Cianjur turut merangkul minat bakat remaja dengan meluncurkan komunitas olahraga bertajuk "Asal Tendang" sebagai ruang berkumpul yang positif bagi para penghobi futsal, mini soccer, maupun sepak bola.
Adapun untuk membangun ketangguhan fisik, mental, serta kesiapsiagaan dalam menghadapi potensi bencana, PKS Cianjur sukses menyelenggarakan kegiatan Kemah Bela Negara dan Latihan Perempuan Siaga (Latansa). Dalam mengawal kesuksesan agenda pembinaan ketahanan tersebut, pihak partai membangun sinergi lintas sektoral bersama sejumlah instansi dan lembaga formal, mulai dari Kesbangpol, BPBD, Basarnas, Pramuka, hingga Palang Merah Indonesia (PMI).
Momentum evaluasi tahunan ini sekaligus dimanfaatkan sebagai wadah konsolidasi untuk menjaring aspirasi dan usulan program dari pengurus tingkat akar rumput guna menyongsong perubahan fokus partai pada tahun mendatang. "Sepanjang tahun ini, struktur internal kita perkuat dan seluruh kader kita matangkan kesiapannya. Alasannya jelas, karena pada tahun 2027 mendatang fokus utama partai akan beralih ke P2 atau Pelayanan Publik, di mana kami akan jauh lebih masif terjun langsung memberikan pelayanan di tengah-tengah masyarakat," tegas Asep.
Menutup keterangannya, Asep memastikan bahwa seluruh rangkaian penyampaian laporan tahunan ini dijalankan dengan mengedepankan prinsip transparansi dan akuntabilitas. DPD PKS Kabupaten Cianjur senantiasa membuka diri kepada seluruh pemangku kepentingan (stakeholder) maupun masyarakat luas, baik yang berkaitan dengan evaluasi ketercapaian program kerja maupun keterbukaan informasi mengenai sumber pendanaan partai.[KC.101/R]


Komentar0
Terima Kasih atas saran, masukan, dan komentar anda.