CIANJUR [KC],- Dua rumah warga di Jalan Dipawangi, RT 01/RW 13, Kelurahan Sawah Gede, Kecamatan Cianjur, Kabupaten Cianjur, terbakar pada Selasa (29/9/2026) sore. Dalam peristiwa tersebut, dua unit sepeda motor yang berada di dalam rumah turut hangus terbakar.
Berdasarkan data hasil asesmen petugas, kebakaran terjadi pada area seluas sekitar 200 meter persegi. Rumah yang terdampak diketahui milik Dedi dan Beben, keduanya berusia sekitar 35 tahun dan bekerja sebagai wirausaha.
Laporan kebakaran diterima petugas pada pukul 16.26 WIB. Petugas kemudian bergerak menuju lokasi dan tiba sekitar pukul 16.33 WIB dengan jarak tempuh kurang lebih 3,8 kilometer.
Namun, petugas sempat menghadapi kendala saat menuju titik kebakaran. Lokasi titik api berada di dalam gang yang cukup sempit sehingga akses kendaraan pemadam menuju lokasi menjadi terbatas. Kondisi tersebut membuat petugas harus melakukan penanganan dengan strategi yang disesuaikan dengan kondisi lingkungan sekitar.
Petugas pemadam kebakaran bersama unsur lainnya kemudian berjibaku melakukan pemadaman. Api akhirnya berhasil dikendalikan setelah proses penanganan berlangsung sekitar satu jam.
“Setelah hampir satu jam, api berhasil dipadamkan. Ada dua unit sepeda motor ikut terbakar,” ujar Reki kepada Kompas.com di lokasi kejadian, Selasa petang.
Dalam penanganan kebakaran tersebut, sebanyak 15 personel pemadam dikerahkan. Mereka mendapat dukungan dari jajaran TNI dan Polri, Balakar, BPBD, PMI, Dinas Perumahan dan Permukiman (Perkim), serta sejumlah unsur relawan lainnya.
Dari sisi armada, petugas mengerahkan dua unit kendaraan pemadam dari Pos 1 Cianjur. Penanganan juga mendapat dukungan dua unit mobil tangki dari Perkim, satu unit mobil tangki dari Polres Cianjur, serta satu unit kendaraan dari BPBD. PMI turut mengerahkan satu unit ambulans untuk mendukung penanganan di lokasi.
Berdasarkan asesmen sementara, dua rumah mengalami dampak kebakaran dengan luas area terbakar sekitar 200 meter persegi. Selain bangunan rumah, dua unit sepeda motor yang berada di dalam rumah juga ikut terbakar.
Kerugian akibat kejadian tersebut diperkirakan mencapai sekitar Rp300 juta. Namun, nilai tersebut masih bersifat sementara dan masih dalam proses pendataan serta penyelidikan lebih lanjut oleh petugas.
Sementara itu, penyebab kebakaran hingga kini belum dapat dipastikan. Berdasarkan keterangan sejumlah warga yang disampaikan kepada petugas, terdapat dugaan bahwa kebakaran tersebut terjadi akibat kesengajaan.
Namun, dugaan tersebut belum dapat disimpulkan sebagai penyebab kebakaran karena masih dalam proses penyelidikan kepolisian.
“Terkait hal itu masih dalam penyelidikan dari pihak Polres,” kata Reki.
Kepala Polsekta Cianjur, Kompol Yadi Kusyadi, mengatakan pihak kepolisian masih menghimpun keterangan dari sejumlah saksi untuk mengungkap penyebab pasti kebakaran tersebut, termasuk untuk memastikan ada atau tidaknya unsur kesengajaan.
“Terkait hal itu (unsur kesengajaan), kami masih menghimpun keterangan dari sejumlah saksi. Ya, ada seorang yang dimintai keterangan di Polres,” kata Yadi.
Seorang perempuan diketahui telah diamankan dan dimintai keterangan oleh pihak kepolisian di Polres Cianjur. Pemeriksaan tersebut dilakukan untuk membantu proses penyelidikan dan mengungkap rangkaian kejadian yang menyebabkan kebakaran.
Hingga penanganan selesai dilakukan, tidak terdapat laporan mengenai korban jiwa dalam peristiwa tersebut. Petugas juga melakukan penanganan di sekitar lokasi untuk memastikan api benar-benar padam dan tidak kembali menjalar ke bangunan lainnya.
Pihak kepolisian masih melakukan penyelidikan dengan meminta keterangan dari sejumlah saksi. Hasil penyelidikan nantinya akan menentukan penyebab pasti kebakaran serta ada atau tidaknya unsur pidana dalam peristiwa tersebut. [KC.29]**


Komentar0
Terima Kasih atas saran, masukan, dan komentar anda.