CIANJUR [KC],- Program bantuan becak listrik inisiasi Presiden Republik Indonesia, Prabowo Subianto, bagi para pengayuh becak di Kabupaten Cianjur kini memasuki fase pematangan data. Dinas Perhubungan (Dishub) Kabupaten Cianjur mengonfirmasi bahwa tahapan verifikasi lapangan terus dikebut untuk memastikan distribusi armada ramah lingkungan ini tepat sasaran.
Proses penyeleksian dikawal ketat melalui kolaborasi antara Dishub dan Yayasan Gerakan Solidaritas Nasional (GSN). Kepala Dishub Kabupaten Cianjur, Cepi Rahmat Fadiana, mengonfirmasi bahwa tim penilai dari pusat telah terjun langsung ke berbagai pangkalan becak di penjuru Cianjur sejak pekan lalu untuk melakukan validasi faktual.
Dalam sinkronisasi data tersebut, terungkap bahwa kuota yang disediakan pusat lebih besar dari usulan awal daerah. Dishub awalnya hanya memproyeksikan dan menyodorkan 80 nama pengemudi sebagai calon penerima manfaat. Namun, Yayasan GSN menetapkan pagu bantuan sebanyak 100 unit khusus untuk Kabupaten Cianjur.
"Oleh karena itu, kami sedang menjaring kembali untuk memenuhi sisa kuota yang 20 unit lagi. Setelah kuota terpenuhi, akan dilakukan proses verifikasi ulang," jelas Cepi pada Rabu, 9 September 2026.
Meskipun pengumpulan sisa target terus diburu, pengoperasian becak listrik ini dipastikan masih memerlukan waktu. Terdapat sejumlah tahapan pembekalan krusial yang wajib diikuti oleh para pengemudi sebelum turun ke jalan. Fase ini mencakup pelaksanaan Bimbingan Teknis (Bimtek) serta sosialisasi menyeluruh terkait tata cara penggunaan dan perawatan unit.
Mengenai jadwal serah terima dan peluncuran resmi armada ini ke publik, Dishub Cianjur masih bersikap menunggu. "Belum ada informasi lagi kapan bantuan tersebut diluncurkan untuk di Cianjur," tutup Cepi sembari menanti instruksi final dari pemerintah pusat.[KC.101/r]

Komentar0
Terima Kasih atas saran, masukan, dan komentar anda.