CIANJUR, [KC] – Seorang nelayan bernama Sobirin, warga Kecamatan Cidaun, Kabupaten Cianjur, dilaporkan hilang saat melaut di perairan selatan Cianjur. Tim SAR gabungan kini melakukan pencarian setelah perahu yang digunakannya ditemukan di tengah laut dalam kondisi kosong tanpa awak.
Peristiwa tersebut bermula ketika Sobirin berangkat mencari ikan pada Rabu (14/10/2026) sore. Namun, hingga keesokan harinya, keberadaan nelayan tersebut belum diketahui dan menimbulkan kekhawatiran setelah perahunya ditemukan oleh nelayan lain.
Kepala Unit SAR Cianjur, Andika Zein, mengatakan perahu milik Sobirin pertama kali ditemukan oleh nelayan asal Ujunggenteng, Kabupaten Sukabumi, pada Kamis (15/10/2026). Saat ditemukan, perahu tersebut berada di tengah laut tanpa seorang pun di atasnya.
Penemuan perahu kosong itu kemudian ditindaklanjuti oleh para nelayan yang berada di sekitar lokasi. Mereka berupaya membawa perahu tersebut kembali ke daratan untuk menghindari kemungkinan perahu hanyut lebih jauh terbawa arus laut.
Perahu yang digunakan Sobirin akhirnya dievakuasi oleh nelayan dari Ujunggenteng menuju kawasan Pantai Sereg, Kecamatan Sindangbarang, Kabupaten Cianjur. Namun, selama proses evakuasi berlangsung, tidak ditemukan tanda-tanda keberadaan Sobirin di sekitar perahu tersebut.
Kondisi perahu yang ditemukan tanpa awak menjadi petunjuk awal dalam upaya pencarian korban. Meski demikian, belum diketahui secara pasti apa yang menyebabkan Sobirin tidak berada di atas perahunya ketika kapal tersebut ditemukan di tengah laut.
Menindaklanjuti laporan tersebut, tim SAR gabungan langsung dikerahkan untuk mencari keberadaan nelayan itu. Operasi pencarian dilakukan dengan mempertimbangkan kondisi perairan serta kemungkinan lokasi korban berada setelah diduga terjatuh dari kapal.
Andika Zein menjelaskan, personel SAR membagi area pencarian ke dalam beberapa titik. Penyisiran dilakukan mulai dari sepanjang bibir pantai hingga mengarah ke kawasan perairan yang lebih jauh dari daratan.
Menurutnya, pembagian area pencarian tersebut dilakukan untuk memperluas jangkauan penyisiran dan meningkatkan peluang menemukan korban. Tim gabungan terus berupaya mencari Sobirin dengan harapan dapat ditemukan dalam keadaan selamat.
Di sisi lain, penyebab hilangnya Sobirin masih belum dapat dipastikan. Dugaan bahwa korban terjatuh dari perahunya menjadi salah satu kemungkinan yang perlu didalami, tetapi belum ada kepastian apakah kejadian tersebut berkaitan dengan hantaman ombak, kondisi laut, atau faktor lainnya.
Andika menegaskan bahwa penyelidikan mengenai penyebab peristiwa tersebut masih dilakukan oleh pihak kepolisian. Keterangan dari para nelayan yang menemukan perahu serta kondisi kapal saat ditemukan diharapkan dapat membantu proses penelusuran kejadian.
Hingga informasi ini disusun, fokus utama tim SAR gabungan adalah menemukan keberadaan Sobirin melalui pencarian di sepanjang pantai dan perairan selatan Cianjur. Sementara itu, penyebab pasti hilangnya nelayan tersebut masih menunggu hasil pendalaman lebih lanjut dari pihak berwenang. [KC.10]**


Komentar0
Terima Kasih atas saran, masukan, dan komentar anda.