Kepala DISDUKCAPIL Cianjur, Hilman Kurnia
CIANJUR, (KC).-Tidak lengkapnya peralatan perekaman electronik Kartu Tanda Penduduk (e-KTP) yang dikirim oleh pemerintah pusat, dipastikan menjadi penyebab keterlambatan pengiriman data. Pada hal pemerintah mentargetkan perekaman data e-KTP harus sudah selesai pada minggu kedua bulan Oktober 2012.
"Sebenarnya kalau semua peralatan perekaman data untuk e-KTP ini lengkap, saya yakin target yang ditentukan oleh pemerintah pusat ini akan tercapai. Masalahnya sampai sekarang, perlengkapan itu belum semuanya didistribusikan ke daerah," kata Kepala Dinas Kependudukan dan Catatan Sipil (Disdukcapil) Kabupaten Cianjur, H. Hilman Kurnia saat ditemui di kantornya, Selasa (26/6).
Menurut H. Hilman, semestinya Kabupaten Cianjur mendapatkan100 alat perekaman e-KTP. Namun kenyataanya baru 64 alat perekaman yang diberikan oleh pemerintah. Demikian juga terhadap alat scanner yang sampai saat ini juga belum ada di masing-masing tempat perekaman e-KTP.
"Sempat ditanyakan ke pemerintah pusat, tapi hanya mendapatkan jawaban peralatanya belum ada. Pada hal kalau peralatanya lengkap sesuai dengan kebutuhan, perekaman data e-KTP akan semakin cepat dilakukan. Dengan tidak lengkapnya peralatan, kita tetap memaksimalkan peralatan yang ada," katanya.
Hasil kerja keras memaksimalkan peralatan yang ada membuahkan hasil. Dari hasil perekaman data terakhir, Kabupaten Cianjur berhasil naik ke urutan kedelapan dari 15 Kabupaten/Kota di Jawa Barat. "Sebelumnya kita di urutan kedua dari bawah, sekarang sudah ada kenaikan. Hingga saat ini sudah sekitar 400 ribu lebih data rekam yang kita kirim ke pusat dari jumlah target kita mencapai 1,6 juta," tegasnya.
Kendala lainya dalam menyelesaikan rekam data e-KTP selain mengenai tidak lengkapnya peralatan juga disebabkan letak geografis khususnya diwilayah Cianjur selatan. "Jarak ibu kota kecamatan cukup jauh dengan masyarakat dengan kondisi infrastruktur yang kurang menunjang, ini menjadi kendala tersendiri untuk perekaman data selain adanya peralatan yang minim," katanya.
Kedepan akan diupayakan adanya pelayanan mobile sehingga bisa mengkaver masyarakat yang sakit dan jompo. Selain itu terbatasnya petugas operator juga menjadi kendala perekaman data e-KTP. "Untuk tenaga operator idealnya satu kecamatan enam orang, tapi terbatasnya anggaran hanya bisa empat orang," katanya.

Meski banyak kendala, pihaknya masih optimis perekaman data e-KTP di Kabupaten Cianjur akan mencapai 90 persen pada minggu kedua bulan Oktober 2012 sebagaimana yang ditargetkan pemerintah. "Optimis harus, kita akan dorong agar perekaman data e-KTP bisa sesuai dengan target, meskipun peralatan minim," harapnya (KC-02)**. 
Sent from my BlackBerry® smartphone from Sinyal Bagus XL, Nyambung Teruuusss...!
Axact

Kabar Cianjur

Pemimpin Redaksi : Asep Moh. Muhsin | Sekretaris Redaksi : Iman Sulaiman, M.Si | Redaktur Pelaksana : Mustofa | Wartawan/Reporter : Asep M, Iman Sulaiman, Yedi Mulyadi, Ahmad Jaelani, M Fikri, Eris Risdianto, Muhammad Nasrul, Arsy, Intan Permatasari | Produksi TV : Nurholis Mahmud, Winda. | Kantor Redaksi Kabar Cianjur : Jl. Siliwangi Cianjur 089698682683. | PT. MITRA SINERGI INFORMA : Direktur : Asep Moh. Muhsin | Komisaris : Iman Sulaiman, Sari Yulianti

Post A Comment:

0 comments:

Terima Kasih atas saran, masukan, dan komentar anda.