CIANJUR, (KC).- Dalam dua pekan terakhir, ratusan nelayan di wilayah Cidaun dan Sindangbarang, Kab. Cianjur terpaksa tidak melaut lantaran terjadi gelombang tinggi. Sebagi penggantinya para nelayan tersebut melakukan penangkapan udang dipinggir pantai.

"Beruntung saat ini lagi musim hujan, jadi kita masih ada pekerjaan lain setelah tidak melaut lantaran gelombang tinggi. Sehingga kami masih bisa mendapatkan penghasilan meski harus berjuang keras untuk mendapatkanya," kata Dicky Alisa (31) seorang nelayan, Kamis (24/1/2013).

Meski para nelayan yang tidak melaut masih ada pekerjaan lain untuk menangkap udang, bukan berarti tidak penuh resiko. Mereka harus berjuang hidup dan mati untuk mendapatkan buruanya. Karena menangkap udang tidaklah mudah, dibutuhkan kerja keras dan kehatia-hatian yang ekstra.

"Sebenarnya penuh resiko menangkap udang ini, apalagi kalau mengharuskan untuk menyelam diantara karang-karang. Kalau tiba-tiba terhempas gelombang, bisa sangat berbahaya, bis aterbentur karang," katanya.

Kendati menangkap udang sangat mengancam keselamatan jiwa, para nelayan tetap nekat menjalaninya dengan alasan tidak ada pekerjaan lain selain menangkap ikan. Dengan menangkap udang, penghasilannya dirasakan lebih dari cukup dibandingkan dengan melaut menangkap ikan.

"Kebetulan lagi musim udang, sehingga tidak masalah meski tidak melaut. Penghasilan juga bertambah dibandingkan dengan melaut. Kalau dirata-ratakan sehari jika melaut kita mendapatkan Rp 50 ribu, pada saat musim udang ini bisa dua kali lipat," katanya.

Nelayan yang pernah ikut program rumpun nelayan itu memprediksikan, cuaca gelombang tinggi biasanya berlangsung selama tiga bulan. Praktis selama waktu tersebut para nelayan tidak bisa melaut. Bagi nelayan yang mempunyai pekerjaan lain biasanya lebih memilih mamarkirkan perahunya.

"Saat ini diuntungkan dengan musim udang, tapi biasanya hanya beberapa minggu saja. Kita berharap ada solusi lain disaat para nelayan tidak bisa melaut. Kita sangat berharap Pemkab Cianjur memberikan bantuan, misalanya dalam bentuk modal usaha," harapnya (KC-02)**.

Axact

Kabar Cianjur

Pemimpin Redaksi : Asep Moh. Muhsin, Redaktur Pelaksana : Mustofa, Wartawan/Reporter : Asep M, Iman Sulaiman, Yedi Mulyadi, Ahmad Jaelani, Muhammad Fikri, Produksi TV : Aves Marley.Kantor Redaksi Kabar Cianjur : Jl. Siliwangi Kp. Kebonmanggu Sawahgede Cianjur 085724070444

Post A Comment:

1 comments:

  1. Salut sama warga Cidaun sebagai nelayan,tentunya banyak resiko yang harus dihadapi pada waktu melaut,tetep semangat mencari nafkah hati-hati nyawa lebih berharga dari apa pun semoga senantiasa kita selalu Ingat sama yang maha kuasa Allah Swt,Amin sekian terima kasih

    BalasHapus

Terima Kasih atas saran, masukan, dan komentar anda.