CIANJUR, [KC].- Bupati Cianjur H. Tjetjep Muchtar Soleh tidak mengijinkan mobil plat merah atau mobil dinas dipakai untuk mudik. Pernyataan bupati tersebut merupakan salah satu bentuk kekawatiran terhadap resiko yang terjadi bila pegawainya mudik menggunakan kendaraan dinas.

"Kalau saya tahu dipakai saya tidak akan mengijinkan. Kecuali kalau saya tidak mengetahuinya, mungkin saja," kata bupati saat ditanya ketika mendampingi Menteri Koperasi Usaha Kecil dan Menengah (Menkop UKM) Sarifuddin Hasan di Pemkab Cianjur, Minggu (28/7/2013) malam.

Hanya saja bupati enggan memberikan alasan tidak diijinkannya para pegawainya menggunakan mobil dinas untuk keperluan mudik. Orang nomor satu di Cianjur itu hanya tersenyum saat dicecar pertanyaan alasan tidak diijinkan penggunaan mobil dinas untuk mudik lebaran.

Dia juga tidak berkomentar saat ditanya mengenai penyiapan lahan parkir Pemkab Cianjur untuk menampung kendaraan para pegawai Pemkab yang ditinggal mudik. Bupati terkesan menghindar dan berupaya mengalihkan perhatian.

Sementara itu seorang Pegawai Negeri Sipil (PNS) dilingkungan Pemkab Cianjur yang menggunakan mobil dinas, adanya larangan tidak boleh digunakan untuk kendaraan mudik tidak mempersoalkannya. Meski demikian pihaknya masih berharap penggunaan mobil dinas untuk mudik diperbolehkan.

"Kalau keputusannya tidak boleh digunakan untuk mudik, kami selaku pegawai harus nurut. Tapi kalau boleh meminta agar diijinkan, apalagi kebutuhannya hanya selama lebaran. Ini sangat membantu bagi kami pegawai yang tingga diluar Cianjur," kata PNS yang tidak mau disebutkan namanya [KC-02]***.
Axact

Kabar Cianjur

Pemimpin Redaksi : Asep Moh. Muhsin, Redaktur Pelaksana : Mustofa, Wartawan/Reporter : Asep M, Iman Sulaiman, Yedi Mulyadi, Ahmad Jaelani, Muhammad Fikri, Produksi TV : Aves Marley.Kantor Redaksi Kabar Cianjur : Jl. Siliwangi Kp. Kebonmanggu Sawahgede Cianjur 085724070444

Post A Comment:

0 comments:

Terima Kasih atas saran, masukan, dan komentar anda.