Ilustrasi
CIANJUR, [KC].- Puluhan karyawati PT Aurora World di Jalan Raya Cikijing Kampung Gaduh Ds Selajambe Kec Sukaluyu Kab. Cianjur, Jum'at (1/11) kesurupan. Puluhan karyawati tersebut tiba-tiba berteriak histeris saat beberapa jam masuk kerja. Kepanikanpun sempat terjadi, hingga akhirnya pihak manajemen perusahaan meliburkan para pekerja karena dinilai tidak kondusif.

Berdasarkan informasi yang dihimpun, kesurupan massal itu terjadi sekitar pukul 08.30 WIB saat para karyawati itu melaksanakan pekerjaanya. Tiba-tiba seorang karyawati yang belakangan di ketahui bernama Yuni yang sedang bekerja di Gudang I tiba-tiba menjerit sambil berteriak-teriak menanyakan anaknya.

Melihat rekannya yang tiba-tiba berteriak histeris, beberapa karyawan yang tengah bekarja tak pelak kaget dan berupaya menenangkan. Karena sulit, beberapa karyawan membawanya keluar ruangan. Namun tidak lama berselang sekitar 10 orang buruh lainnya mendadak mengalami kondisi serupa. Mereka tiba-tiba saja menjerit-jerit dengan suara lain dari biasanya.

Suasana menjadi panik, saat tidak lama berselang beberapa karyawan lainya juga mengalami hal yang sama. Suasana menjadi tidak terkendali, puluhan karyawan lainnya akhirnya berhamburan keluar ke halaman parkir. Hanya ada beberapa karyawan berupaya membantu rekannya yang histeris sebatas kemampuan.

Situasi mulai mereda ketika aparat kepolisian dari Polsek Sukaluyu tiba di lokasi. Mereka membantu korban kesurupan supaya tidak berpencaran ke luar pabrik untuk memudahkan penanganan.

Untuk penanganan lebih lanjut terhadap karyawan yang kesurupan, pihak menajemen perusahaan memanggil orang pintar. Meski sempat kewalahan, kesurupan massal itu akhirnya bisa diatasi. Namun untuk menjaga hal yang tidak diinginkan, pihak manajemen perusahaan meliburkan para karyawan.

Staf Personalia PT Aurora World Cianjur Zulkarnaen membenarkan, kejadian bermula dari salah seorang karyawan di Gudang I yang tiba-tiba berteriak histeris. "Ketika ditolong, tak lama puluhan karyawan secara bertahap mengalami juga kesurupan. Jumlahnya mencapai sekitar 50 orang," ujarnya.

Kapolsek Sukaluyu AKP Syafriel Lubis mengatakan, pihaknya menerima laporan adanya kesurupan massal di pabrik boneka itu sekitar pukul 08.30 WIB. Mendapatkan laporan, pihaknya segera terjun kelokasi dengan membawa sejumlah personel untuk membantu.

"Dari keterangan saksi kesurupan itu bermula dari salah seorang buruh yang tiba-tiba berteriak mana budak aing, mana budak aing (mana anak saya, mana anak saya). Ketika dibawa ke luar oleh rekannya yang lain, ternyata buruh lainnya ikut kesurupan juga," kata Kapolsek.

Melihat gelagat yang kurang kondusif, pihaknya langsung berkoordinasi demgan pihak manajemen termasuk untuk meliburkan karyawannya karena dikhawatirkan akan menyebar ke buruh lainnya serta mendatangkan orang pintar.

"Ini kejadian pertama kalinya di PT Aurora. Semua karyawan akhirnya diliburkan untuk mengantisipasi hal yang tidak diinginkan," katanya.

Berdasarkan pantauan terakhir, situasi di lingkungan pabrik yang memproduksi berbagai macam boneka untuk diekspor itu berangsur normal. Meski sejumlah karyawan memilih pulang ada diantaranya yang masih berjaga-jaga disekitar areal pabrik [KC-02]***.
Axact

Kabar Cianjur

Pemimpin Redaksi : Asep Moh. Muhsin, Redaktur Pelaksana : Mustofa, Wartawan/Reporter : Asep M, Iman Sulaiman, Yedi Mulyadi, Ahmad Jaelani, Muhammad Fikri, Produksi TV : Aves Marley.Kantor Redaksi Kabar Cianjur : Jl. Siliwangi Kp. Kebonmanggu Sawahgede Cianjur 085724070444

Post A Comment:

0 comments:

Terima Kasih atas saran, masukan, dan komentar anda.