CIANJUR, [KC].- Kabar yang menyebutkan bahwa jembatan Rajamandala diperbatasan antara Cianjur dan Bandung Barat putus hingga mengakibatkan 11 kendaraan terjun kesungai yang beredar melalui pesan short massage service (sms) maupun Blackberry massanger (BBM) ternyata hanya hoax. Kabar tersebut sengaja disebarkan oleh orang yang tidak bertanggung jawab.

"Kami tegaskan bahwa pesan atau kabar berantai yang beredar melalui sms atau bbm yang menyatakan bahwa jembatan Raja mandala Citarum putus dan 11 kendaraan, masuk jurang itu tidak benar. Kabar itu merupakan kabar bohong," kata Kapolres Cianjur AKBP Dedi Kusuma Bakti didampingi Kasubag Humas, AKP Achmat Suprijatna, Sabtu (7/12).

Dikatakannya, bahwa jembatan buatan Belanda yang menghubungkan antara perbatasan Cianjur dangan perbatasan Bandung Barat itu kondisinya saat ini masih baik dan tidak ada masalah. Jembatan

Pihaknya meminta kepada masyarakat Cianjur khususnya tidak terprovokasi atas tersiarnya kabar berantai yang tidak bisa dipertanggungjawabkan itu. ""Saya tegaskan bahwa jembatan Rajamandala Cianjur-Bandung tidak mengalami kerusakan . Jembatan normal seperti biasanya, lalulintas kedua arah berjalan seperti biasa baik kendaraan besar atau kecil," katanya.

Kapolres meminta agar provokasi semacam ini (kabar jembatan Rajamandala putus), segera di hentikan dan masyarakat jaga mudah percaya dan terpancing isu-isu yang tidak bertanggungjawab. "Kami minta masyarakat yang mengetahui kondisi sebenarnya juga menyebarlauaskan himbauan kami. Bila masih kurang yakin silahkan hubungi layanan kami di 110," tegasnya  [KC-02]***.
tersebut hingga saat ini masih tetap bisa dilalui oleh semua jenis kendaraan.
Axact

Kabar Cianjur

Pemimpin Redaksi : Asep Moh. Muhsin, Redaktur Pelaksana : Mustofa, Wartawan/Reporter : Asep M, Iman Sulaiman, Yedi Mulyadi, Ahmad Jaelani, Muhammad Fikri, Produksi TV : Aves Marley.Kantor Redaksi Kabar Cianjur : Jl. Siliwangi Kp. Kebonmanggu Sawahgede Cianjur 085724070444

Post A Comment:

0 comments:

Terima Kasih atas saran, masukan, dan komentar anda.