demo pasir besi/dok
CIANJUR, [KC].- Kuasa Hukum Direktur Utama PT MIS (PT. Megatop Inti Selaras) Hubungan Instansi Pemerintah dan Masyarakat, John N Palinggi, membantah, ada kerusakan lingkungan akibat kegiatan yang dilakukan PT MIS. Menurutnya, PT MIS adalah perusahaan penanaman modal asing yang didirikan berdasarkan UU di negara Republik Indonesia.

"Manajemen PT MIS menjamin bahwa akan tetap bekerja dan berusaha di Indonesia khususnya di Cianjur dengan tetap mentaati seluruh ketentuan perundang-undangan yang berlaku untuk ikut serta membangun ekonomi republik Indonesia, pertumbuhan wilayah sekaligus penciptaan lapangan kerja," kata John N Palinggi dalam siaran persnya.

Dikatakannya, tahapan perizinan telah di selesaikan dan memperoleh dukungan dari pemrintah meliputi surat izin mendirikan bangunan (SIMB) dan Izin gangguan (HO). Pengesahan site plan pembangunan sarana dan pra sarana, izin usaha pertambangan (IUP) Operasi produksi yang didahului dengan izin ekplorasi, izin lokasi tanah, izin membangun terminal khusus, izin pengerukan alura pelayaran dan kolam pelabuhan terminal khusus.

"Bahkan kami sudah memperoleh sertifikat clear dan clean termasuk kelayakan lingkungan meliputi analsisi dampak lingkungan (Amdal), Rencana pengelolaan lingkungan hidup (RKL), rencana pemantauan lingkungan hidup (RPL)," tegasnya.

Sejalan dengan hal tersebut PT MIS juga secara aktif mensosialisasikan kegiatan, membagun hubungan sosial yang harmonis dengan masyarakat sekitar lokasi proyek. Antara lain membantu sarana ibadah 22 generator berikut perbaikan rumah ibadah masjid dan pesantren, ganti rugi kebisingan dan debu, pembebasan tanah, bantuan gempa bumi, bantuan langsung tunai, dukungan perbaikan kantor pemerintahan, perhatian kepada sekolah, bantuan ambulance untuk puskesmas kecamatan cidaun, memelihara ubungan baik penuh rasa hormat dan menggalang hubungan baik dengan tokoh masyarakat, tokoh agama, ormas pemuda dan LSM.

"Kami menjamin tidak ada kerusakan lingungan yang dilakukan PT MIS dan akan tetap memperhatikan setiap arahan dan petunjuk dari pemerintah khususnya dari kementerian LH RI guna susksesnya pembangunan PT MIS. Berita yang dimuat tentang adanya kerusakan lingkungan akibat kegiatan PT MIS tidak benar dan menyesatkan," tandasnya [KC-02/gc]***.
Axact

Kabar Cianjur

Pemimpin Redaksi : Asep Moh. Muhsin, Redaktur Pelaksana : Mustofa, Wartawan/Reporter : Asep M, Iman Sulaiman, Yedi Mulyadi, Ahmad Jaelani, Muhammad Fikri, Produksi TV : Aves Marley.Kantor Redaksi Kabar Cianjur : Jl. Siliwangi Kp. Kebonmanggu Sawahgede Cianjur 085724070444

Post A Comment:

0 comments:

Terima Kasih atas saran, masukan, dan komentar anda.