CIANJUR, [KC].- Buntut dari amblasnya jembatan yang menghubungkan beberapa Kampung di Desa Cihea Kecamatan Bojongbicung serta terjadinya pergerakan tanah yang mengakibatkan sejumlah rumah rusak dan terancam, para warga masyarakat yang akan melaksanakan pencoblosan Pemilu memerlukan A5 atau pindah TPS untuk menyoblos.
Hal itu mengingat akses warga jadi terputus dan perlu mendapatkan penanganan segera.

Anggota KPU Iwan Kurniawan, mengatakan, pihaknya akan segera berkordinasi dengan pihak Panitia Pemilihan Kecamatan (PPK) Bojongpicung untuk memastikan apakah warga yang terdaftar dalam Daftar Pemilih Tetap (DPT) diwilayah bencana itu bisa menggunakan hak pilihnya ditempat atau memerlukan A5 untuk menyoblos ditempat lain.

"Sejauh ini memang PPK setempat belum lapor kepada kami mengenai kondisi warga dilokasi bencana alam itu. Sehingga kami belum bisa menentukan apakah warga dilokasi bencana itu perlu formulir A5 atau tidak," kata Iwan.

Diakui Iwan, ada beberapa kemungkinan warga yang berada di lokasi bencana alam dalam menyalurkan hak pilihnya dalam Pemilihan Umum Anggota DPR, DPD dan DPRD tahun 2014 ini. Diantaranya apakah warga itu pencoblosannya pindah TPS atau TPSnya itu yang direlokasi.

"Hari ini, Selasa (1/4/14), kami akan meninjau lokasi warga di Desa Cihea yang perkampungannya terkena bencana. Apakah TPSnya perlu direlokasi atau warga hanya perlu A5 saja untuk melaksanakan hak pilihnya," katanya.

Dia menyebutkan, selain di wilayah Desa Cihea, wilayah lainnya yang sudah terkena bencana alam seperti di Desa Mekarsari Kecamatan Cikalongkulon, Cikadu, dan Kecamatan Pagelaran, sebagian warga akan menggunakan A5 untuk menyoblos di TPS lain saat Pileg nanti.

"Semuanya sudah kami antisipasi bagi warga yang tinggal didaerah yang rawan bencana. Kita ingin saat pencoblosan nanti mereka bisa melaksanakan hak pilihnya dan tidak terganggu," tegasnya.

Di contohkan Iwan, seperti diwilayah Cikalongkulan, sebelumnya dari 400 orang yang masuk DPT, 100 orang diantaranya telah direkomendasikan untuk membawa A5 untuk mencoblos. Namun, karena lokasi itu sudah dianggap aman, sehingga 400 orang tersebut akan menyeblos di TPS yang sudah ditentukan nantinya.

"Bagi warga yang tinggal didaerag rawan bencana alam, semuanya sudah kami pikirkan bagaimana agar warga tersebut tidak terganggu dan bisa melaksanakan hak pilihnya. Kita ingin tidak ada warga yang tidak bisa mencoblos pada pemilu nanti," harapnya [KC-02/r]***.
Axact

Kabar Cianjur

Pemimpin Redaksi : Asep Moh. Muhsin, Redaktur Pelaksana : Mustofa, Wartawan/Reporter : Asep M, Iman Sulaiman, Yedi Mulyadi, Ahmad Jaelani, Muhammad Fikri, Produksi TV : Aves Marley.Kantor Redaksi Kabar Cianjur : Jl. Siliwangi Kp. Kebonmanggu Sawahgede Cianjur 085724070444

Post A Comment:

0 comments:

Terima Kasih atas saran, masukan, dan komentar anda.