CIANJUR, [KC].- Pemerintah Kabupaten Cianjur akan mencetak 360 santri dari 360 desa/kelurahan di Kabupaten Cianjur agar menjadi tahfid al quran. Tidak tanggung-tanggung untuk mensukseskan program yang diberinama Gerakan Pembinaan Penghapal Al-Quran (GPPQ) itu, Pemkab rela menggelontorkan anggaran dari APBD senilai Rp 11 miliar.
Kepala Bagian Kesejahteraan Rakyat Setda Cianjur, Gunawan Jamhur mengatakan, GPPQ merupakan salah satu upaya untuk megembalikan Cianjur sebagai kota "santri" yang belakangan ini disinyalir terkesan nyaris punah.
"Untuk mengikis penilaian yang cukup minor mengenai kota santri, mulai 1 Oktober mendatang, Pemkab Cianjur dipastikan bakal menggembleng 360 santri dari 360 desa yang ada di kabupaten Cianjur," kata Gunawan ketika dihubungi, Selasa (2/9/2014).
Para santri yang nantinya akan digembleng akan mengambil hasil dari seleksi. Rencananya dalam waktu dekat ini pihaknya akan menyeleksi 1.080 santri dari 360 desa yang ada di Cianjur atau dari masing-masing desa sebanyak tiga orang.
"Kami sudah bentuk tim sembilan yang tugasnya untuk menyeleksi para santri tersebut. Materi pada seleksi nanti, selain mengenai tentang tata cara membaca Al-Quran dengan baik, juga batasan usia mereka minimal harus berusia 13 tahun dan maksimal 18 tahun serta belum menikah," kata Gunawan.
Dikatakan Gunawan, tim memiliki kewenangan penuh untuk menentukan formasi 360 santri yang akan dibina. Para santri yang lolos seleksi itu nantinya akan ditampung dan dibina para Ustad di 14 Pondok pesantren (Pontren) yang tersebar di 14 kecamatan, antara lain di Pontren Attaqwa Cianjur, Pontren Nurul Irfan Haurwangi, Pontren Assalam Sukaluyu, serta Pontren lainnya yang ada di Pasirterong Karangtengah, Cikalongkulon, Warungkondang, Cibeber, Cipanas, Cugenang, Campaka, Cijati, Sindangbarang, Takokak, dan Cibinong.
Setiap Pontren kata Gunawan, nantinya akan membina santri sekitar 25 orang lebih. Program ini diharapkan selesai serta berhasil 20 bulan kedepan terhitung sejak 1 Oktober 2014. "Jika ini berhasil sesuai rencana, di Cianjur ini bakal ada santri sebanyak 360 yang benar-benar hapal Al-Quran, dan kami optimis program ini akan terealisasi dengan baik dengan hasil yang memuaskan," ujar katanya.
Terkait anggaran yang akan "digelontorkan" Pemkab Cianjur sekitar Rp 11 miliar, Gunawan, menjelaskan, anggaran tersebut diantaranya digunakan bagi para santri hasil seleksi Rp 1 juta/orang/bulan, dan 36 guru atau pembina para santri yang ada di 14 Pontren tersebut sebesar Rp 1 juta/orang/bulan, serta untuk pembelian kasur dan bantal yang diperuntukkan bagi para santri.

"Selain itu, juga dianggarkan untuk biaya monitoring dan evaluasi (monev) bagi para petugas yang besarnya bervariasi karena disesuaikan dengan lokasi monev yang dikunjunginya. Dalam waktu dekat ini kita akan mensosialisasikan program tersebut kepada para Camat, para Kepala KUA, para Ketua LPTQ kecamatan," pungkasnya [KC-02]**
Sent from my BlackBerry® smartphone from Sinyal Bagus XL, Nyambung Teruuusss...!







Axact

Kabar Cianjur

Pemimpin Redaksi : Asep Moh. Muhsin, Redaktur Pelaksana : Mustofa, Wartawan/Reporter : Asep M, Iman Sulaiman, Yedi Mulyadi, Ahmad Jaelani, Muhammad Fikri, Produksi TV : Aves Marley.Kantor Redaksi Kabar Cianjur : Jl. Siliwangi Kp. Kebonmanggu Sawahgede Cianjur 085724070444

Post A Comment:

0 comments:

Terima Kasih atas saran, masukan, dan komentar anda.