CIANJUR, [KC].- Untuk menjalankan fungsi pengawasan, Komisi 3 DPRD Kabupaten Cianjur mendatangi sejumlah proyek pembangunan yang didanai oleh APBD Kabupaten Cianjur. Tiga proyek yang menelan anggaran miliaran rupiah disambangi oleh anggota Komisi 3 yang berjumlah 13 orang itu.
Pembangunan proyek yang pertama didatangi Komisi 3 adalah pembangunan dan penataan Lapang Prawatasari Joglo di Jalan Pangeran Hidayatulloh Kelurahan Sawah Gede Kecamatan Cianjur, kemudian dilanjutkan ke pembangunan kantor Dinas Pertanian, Tanaman Pangan dan Holtikultura di Jalan Raya Bandung Kecamatan Karangtengah dan terakhir menyambangi pembangunan pasar Pasir Hayam di samping terminal Pasir Hayam Kecamatan Cilaku.
Ketua Komisi 3 DPRD Cianjur, ‎​Dheni Lutfi Rahman didamping anggotanya H. Denny Aditya mengatakan, dari tiga proyek yang dikunjungi, semuanya sesuai dengan progres yang telah ditetapkan. Seperti pembangunan Lapang Prawatasari Joglo, progresnya sudah mencapai 74 persen dengan masa kerja selama 90 hari. Hal tersebut melebih timeskejul pihak rekanan.
"Dilapang joglo setidaknya karyawan yang bekerja itu dibagi empat grup. Kita juga melihat mutu kualitas bahan. Kami juga menyarankan taman Prawatasari itu mempunyai tema seperti yang di Bandung dan Surabaya. Kita sarankan taman ini mempunyai konsep jelas untuk masyarakat Cianjur. Selain sebagai tempat hiburan rekreasi, dan olahraga, yaman juga harus miliki ciri khas ngaos, mamaos dan maenpo. Gerbang masuknya ada seperti kacapi dan suling," katanya.
Sedangkan untuk pembangunan gedung kantor Dinas Pertanian Tanaman Pangan dan Holtikultura, progresnya juga telah sesuai dengan tahapan waktu. Hanya saja pembangunan yang dilaksanakan ada kelanjutannya tidak selesai ada tahap kedua tahun 2015. "Rencana anggarannya Rp 4 miliar, tahap pertama dilaksanakan dengan alokasi anggaran Rp 2,7 miliar, sisanya Rp 1,3 miliar tahun 2015. Kondisinya saat ini sudah lebih 70 persen terbangun," jelasnya.
Kondisi sedikit berbeda terjadi dipembangunan pasar Pasir Hayam. Meski pihak pengusaha dan Dinas Tata Ruang dan Permukiman (Distarkim) Kabupaten Cianjur menyatakan bahwa progres pembangunannya telah mencapai 56 persen dengan deviasinya 5 persen, pihaknya merasa ragu pembangunan pasar yang terdiri dari sekitar 4000 kios itu akan selesai tepat waktu.
"Memang saya bukan orang tekhnis, tapi jika melihat kondisi dilapangan saat ini saya pesimis pekerjaan itu akan selesai tepat waktu pada 47 hari kedepan. Tapi Tarkim yakin selesai, kita tetap akan melakukan pemantauan dalam perkembangannya," katanya.
Apalagi jika melihat adanya deviasi dalam progres pembangunannya. "Seharusnya per 14 Oktober 2014 harus mencapai 56 persen ternyata hanya 51 persen, dengan adaya kekurangan tersebut pihak telah mengambil langkah-langkah salah satunya karyawan jumlahnya hingga mencapai 600 orang denga dua sif kerja selama 24 jam," jelasnya.
Dikatakan Deny, pelaksanaan pembangunan pasar Pasir Hayam tersebut merupakan tahap yang ke 4. Pembangunannya sendiri telah dilaksanakan sejak 2010 silam. "Dalam perjalananya memang ada beberapa kendala, mulai dari capainya tidak sesuai, investornya di blacklist, anggarannya dialihkan. Tahap sekarang pengusaha khususnya dan Distarkim agar jangan sampai terhambat lagi. Karena direncanakan relokasi pedagang dari Pasar Induk, Jalan Raya dan lainya itu tahap terakhir September 2015," paparnya [KC-02]**.



Sent from my BlackBerry® smartphone from Sinyal Bagus XL, Nyambung Teruuusss...!








Axact

Kabar Cianjur

Pemimpin Redaksi : Asep Moh. Muhsin, Redaktur Pelaksana : Mustofa, Wartawan/Reporter : Asep M, Iman Sulaiman, Yedi Mulyadi, Ahmad Jaelani, Muhammad Fikri, Produksi TV : Aves Marley.Kantor Redaksi Kabar Cianjur : Jl. Siliwangi Kp. Kebonmanggu Sawahgede Cianjur 085724070444

Post A Comment:

0 comments:

Terima Kasih atas saran, masukan, dan komentar anda.